NIO EP9, Supercar Elektrik China Penakluk Nurburgring!

0  komentar

AutonetMagz.com – Mobil buatan China – terutama yang desainnya hasil bajak merek lain – kadang suka bikin illfeel. Namun untuk yang satu ini, sama sekali tidak menggelikan. Perkenalkan NIO EP9, supercar elektrik rancangan NextEV yang merupakan perusahaan asal China. Biarpun disebut supercar, nama NIO EP9 sendiri memang tidak sedramatis “Huracan”,”GranTurismo” atau “Zonda”, malah namanya seperti kode mesin fotokopi, atau pakde Clarkson bilang pada McLaren MP4-12C, nama mesin fax.


nextev-nio-ep9-wallpaper

Namun NIO EP9 bukan mobil buat bahan bercandaan. Ia adalah supercar listrik terkencang di Nords, dengan waktu satu putarannya mencapai 7 menit 5,12 detik. Lebih cepat daripada Nissan GT-R dan Lexus LFA, dan tidak begitu jauh terpaut dari Porsche 918 Spyder (6 menit 57 detik) dan Lamborghini Aventador SV (6 menit 59 detik). Di sirkuit Paul Ricard, ia juga mencetak rekor bagi mobil listrik dengan catatan waktu 1 menit 52,78 detik.

nextev-nio-ep9-nurburgring-record

Sama seperti Mitsubishi Lancer Evolution MIEV, NIO EP9 punya 4 motor listrik untuk keempat rodanya, termasuk girboks individual. Tenaga yang dihasilkan adalah 1 MegaWatt, atau setara 1.360 hp. Wah, ini sih zonanya Bugatti dan Koenigsegg. Namun meski sasis dan bodinya dibuat dari bahan carbon fiber dan sesuai standar mobil balap LMP1 supaya ringan dan kuat, bobot NIO EP9 sendiri tidak bisa dibilang enteng-enteng amat, karena mencapai 1.735 kg.

nextev-nio-ep9-back

Dibandingkan Pagani Huayra yang bobotnya hanya 1.300 kg-an, tentu ini berat, tapi kalau mengacu pada standar mobil listrik yang rata-rata berat karena baterai dan motor listriknya, angka 1,7 ton milik NIO EP9 masih standar. Soal penampilan, kira-kira mirip seperti McLaren, menguatamakan fungsi dan bukan fashion. Memang, kalau urusan bentuk supercar yang dramatis dan penuh akan soul, biasanya orang Italia yang jago mendesain supercar seperti itu.

nextev-nio-ep9-photo

Tapi angka bisa membantu NIO EP9 untuk berbicara. Akselerasi 0-100 km/jam cukup 2,7 detik, lalu 0-200 km/jam cukup 7,1 detik dan 0-300 km/jam cukup 15,9 detik, di mana kecepatan maksimalnya sekitar 313 km/jam. Luar biasa kan? Untuk menunjang performanya, ada diffuser yang membentang sepanjang kolong mobil, adjustable front air splitter, active spoiler dengan 3 mode posisi (park, low drag, high performance) dan pelek 19 inci di depan serta 21 inci di belakang.

nextev-nio-ep9-interior

Jika anda mengikuti drag race 402 meter dengan NIO EP9, ia bisa menuntaskannya dalam 10,1 detik dan mencapai kecepatan 249 km/jam saat finish. Mantab jiwa ini untuk sebuah merek China. Urusan jarak tempuh dan pengisian daya, NIO EP9 memerlukan waktu pengisian 45 menit dengan jarak tempuh maksimal 427 km.

nextev-nio-ep9-rear

Saat melaju kencang, NIO EP9 bisa menghasilkan gaya tekan ke bawah alias downforce sebesar 24.000 Newton, di mana itu 2 kali lebih banyak daripada yang dihasilkan oleh mobil F1. Sayang meski sudah diluncurkan, mobil ini belum dijual. Semoga cepat-cepat, soalnya kami penasaran bagaimana mobil ini saat dihadapkan dengan supercar lain, atau malah dihadapkan dengan Tesla Model S P100D. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: