Bukan Hybrid, Peugeot 208 BlueHDi Jadi Mobil Berbakar Fosil Terbersih

Bukan Hybrid, Peugeot 208 BlueHDi Jadi Mobil Berbakar Fosil Terbersih
0  komentar
peugeot-208-bluehdi-2016-front

AutonetMagz.com – Masalah emisi memang menjadi isu di tahun tahun ini, semua pabrikan berlomba-lomba agar mobilnya bisa lolos regulasi emisi Euro 6. Bahkan ada pula yang setelah dicek kembali emisinya menjadi lebih parah dan terjerat hukum seperti yang Volkswagen dan Renault yang sempat tersandung.

Namun karena kerja keras engineering Peugeot, mereka mendeklarasikan 208 BlueHDi menjadi produk dengan emisi paling minim diantara mobil berbakar fosil lainnya. Model ini adalah model terbaru dari line up 208 dengan menggunakan mesin diesel BlueHDi S&S yang menghasilkan tenaga 75 hp. Mau tahu emisinya berapa? Mobil ini menghasilkan hanya 79 gram/km dari emisi CO2 nya.

peugeot-208-bluehdi-2016-rear

Bukan isapan jempol belaka jika Peugeot 208 pada akhirnya dinobatkan sebagai mobil berbahan bakar fosil non-hybrid terbersih di dunia saat ini. Mesin diesel pintarnya BlueHDi yang mempunyai kapasitas 1.6-liter ini juga mempunyai figur konsumsi yang menakjubkan dengan mencetak 94,2 mil per gallon atau perkiraan kasar saya sekitar 40 km/liter di Inggris sana. Sial, motor saya saja kalah hemat!

Namun ada juga tawaran dari Peugeot dengan mesin sama namun menghasilkan tenaga 100 hp dan 120 hp dengan kombinasi transmisi otomatis 6-speed. Semua mesin diesel 208 yang baru ini mencetak angka emisi CO2 di bawah 95 gram/km.

peugeot-208-bluehdi-2016-interior

Kunci dari semua ini adalah teknologi baru dari Peugeot bernama Selective Catalytic Reduction yang dikombinasikan dengan filter aditif, mobil ‘alien’ dengan kehematan menakjubkan ini sudah dipertontonkan pada Mei 2015. Untuk kasus berbeda, Peugeot 206 1.6-litre BlueHDi S&S diesel dengan model tenaga 100 hp dan transmisi manual 5-speed dapat berjalan 2.152km hanya dengan 43 liter saja. Angka yang diperoleh adalah 141,2 mpg alias 2 liter/100 km atau 50 km/liter. What the hell…

Model ini tersedia dengan 2 opsi Active dan Allure untuk pasar inggris. Namun patut diingat bahwa figur-figur menakjubkan tersebut belum tentu bisa dirasakan di Indonesia meskipun barang ini dibawa mentah-mentah kesini. Faktor X yang masih jadi permasalahan tentu saja BBM yang masih kurang layak, kondisi jalanan dan kemacetan di Jakarta yang belum normal, selain itu mungkin ada pengaruh dari iklim tropis? Namun apapun itu kami sangat yakin bila disini, mobil ini tetap punya figur lebih hemat dari LCGC. Bagaimana pendapat anda? Kasih dong corat-coretnya di bawah ini.

Read Prev:
Read Next:
  • Rockmeo

    kayaknya susah buat peugeot untuk jualan di indo
    model bagus cuman kurang menarik aja

  • qoqo

    Di Indonesia mobil diesel masih identik sama kebul, boyot dan jadul. Di Eropa jadi alternatif buat yg mau green and clean.

    Bahkan konsumsi BBM versi nyata (pemakaian sehari2, bukan klaim pabrikan yg keluar dari hasil uji lab) beberapa bisa lebih hemat dari hybrid.

    Bahkan rekan2 kerja gue ga percaya pas gue tunjukkin kalo BMW 320d pake diesel ?

    • hawthorn

      hahaa rekan2 kerja ente pada lugu amat (atau malas cari info ?), udh ketauan belakangnya pake “d” (yg biasanya “i”) pasti ada something different lha …

    • farid

      Orang awam yg gak ngerti otomotif menganggap mobil mesin diesel itu cuma mobil komersil(niaga),truk sama bus doang,padahal mobil merek premium seperti BMW juga punya varian bermesin diesel

  • zul ari

    anjayy….iritan ini mobil daripada motor gw ?

    • farid

      Motor ente apa gan?

  • Aryo Wicaksono

    irit sih irit, kanker ya tetap kanker.

    • farid

      Kanker buat beli mobilnya,apalagi kalau brand eropa yg disini masih mahal

  • panameraboy

    kayaknya masih jauh ya buat menikmati mobil dengan teknologi penghematan bahan bakar yang canggih kayak peugeot 208 ini di indonesia. jangankan sampe ke sana, auto start/stop atau idling stop aja masih jarang di mobil dengan harga di bawah 500 juta. cuma mazda 2 sama mitsubishi delica CMIIW.
    pemerintah malah masih berkutat sama program mobil hemat bbm yang cara pengehematannya konvensional banget. cc kecil dengan bodi ringan. patokan ramah lingkungan juga cuma dari konsumsi bbm kan, belom mikir emisi CO2 per km nya

    • ditra

      yap benar sekali, kalau saja undang-undang kita sudah menerapkan pajak untuk emisi karbon maka niscaya pertamina dan para APM mobil dan motor akan menghadirkan produk yang makin irit dan go green disini. Skrg mah mereka enak regulasi longgar

  • Dwi

    Om , bahasa2 umpatan ga perlu dipakai lah… ngakunya kan media nasional 🙂

    • Aryo Wicaksono

      BBC media internasional pakai bahasa umpatan. :v

  • Zakwan Umarella

    bukan cuma iklim tropisnya, kalo reliablitynya dibaikin sih bolehla