Boneka Tes Tabrak Toyota THUMS 5 Membawa Standar Baru Dalam Keamanan Crash Test

Boneka Tes Tabrak Toyota THUMS 5 Membawa Standar Baru Dalam Keamanan Crash Test
0  komentar
toyota-thums-5

AutonetMagz.comCrash test dummy yang kita bisa lihat di video tes tabrak umumnya hanya berupa manekin dengan dot berwarna hitam-kuning untuk memonitor dampak benturan dan menentukan seberapa parah efek pasca tabrakan. Untuk menunjukkan kecanggihan mereka dalam kepedulian menerapkan standar tinggi dalam keselamatan, Toyota merilis Total Human Model for Safety (THUMS) generasi kelima, lengkap dengan software spesialnya.

Boneka bernama Toyota THUMS 5 ini punya kemampuan untuk mendeteksi bagaimana kondisi penumpang setelah tabrakan dari simulasi cedera-cedera otot yang dialami THUMS 5, tapi ia juga bisa menentukan bagaimanakah posisi mengemudi pengendara berdasarkan rekonstruksi cedera otot dan posisi tubuh untuk mencari tahu, apakah posisi mengemudinya bahaya atau sudah aman.

toyota-thums-5-crash-test-dummy

Toyota THUMS 5 bisa membantu para engineer yang berjibaku dengan fitur-fitur keselamatan untuk menilai efektivitas fasilitas keselamatan seperti sabuk pengaman, airbag dan lain-lain dengan data yang lebih spesifik. Dengan data-data ini, engineer bisa membuat fitur keselamatan yang lebih efektif untuk mencegah bahaya akibat benturan.

Versi pertama dari software Toyota THUMS diperkenalkan pada tahun 2000, lalu sistem generasi keduanya diluncurkan pada tahun 2004 dengan penambahan pada simulasi wajah manusia dan struktur rangka untuk kecelakaan virtual. Software generasi ketiga memperkenalkan model otak manusia sedangkan versi keempat yang diluncurkan pada tahun 2010, menambahkan sejumlah anatomi manusia yang lebih besar dari detail.

toyota-thums-5-crash-test

Dengan makin berkembangnya teknologi uji keselamatan sih, kami harap berkurang juga tingkat kematian di jalan akibat kecelakaan. Tinggal pengemudinya saja, mau hati-hati atau tidak. Nyawa hanya ada satu lho. Bagaimana menurutmu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next:
  • HR-V

    Kalo untuk negara maju sih gak apa-apa. kalo negara berkembang safety itu nomor sekian lah. Lagian kalo mortalitas tinggi di Indonesia bisa membantu BKKBN mengendalikan populasi di Indonesia. Menurut hemat saya sih seperti itu

  • Agung Ardy

    Kapan anabele jadi boneka test tabrak hehehe

  • Agung Ardy

    Kapan anabele jadi boneka test tabrak hehehe