Tes Keselamatan ANCAP Naikkan Standar, Pengereman Otomatis Direncanakan Jadi Fitur Wajib

Tes Keselamatan ANCAP Naikkan Standar, Pengereman Otomatis Direncanakan Jadi Fitur Wajib
0  komentar
Test uji tabrak Honda City di ASEAN NCAP Award 2014

AutonetMagz.com – Sejak puluhan tahun lamanya, orang-orang berilmu tinggi berpikir keras untuk meningkatkan keselamatan pengemudi dan penumpang di jalan raya. Penemuan-penemuan seperti seatbelt, ABS+EBD, airbags, stability control, traction control, dan fitur lainnya telah berkontribusi untuk mengurangi jumlah korban jiwa akibat kecelakaan di jalan raya. Demikian juga dengan pihak yang membantu menguji keselamatan mobil seperti Euro NCAP, ANCAP, Asean NCAP, IIHS dan NHTSA.

Belakangan ini, badan ANCAP (Australasian New Car Assessment Program) bersama dengan Australian Medic Association (AMA) saling bahu membahu dalam kampanye ‘Avoid the crash, Avoid the trauma’ dan mendesak pemerintah Australia untuk membuat sejumlah fitur keselamatan modern sebagai fitur wajib di mobil baru. Salah satu fitur yang paling diperlukan menurut mereka adalah Autonomous Emergency Braking (AEB) atau pengereman darurat otomatis.

tes-tabrak-depan-mazda-2-biru

Bagi yang belum tahu, teknologi ini memungkinkan mobil untuk mengerem sendiri secara darurat jika respons pengemudinya terlambat dan tidak bisa diandalkan. Fungsinya jelas, untuk mencegah tabrakan yang bisa menimbulkan korban. Metodenya banyak, ada yang pakai radar, kamera atau kombinasi antar keduanya.

Di pasar Indonesia, fitur ini biasanya hanya ada di mobil-mobil merek premium dengan harga mahal, tapi untuk mobil di bawah 500 juta, seingat kami hanya Ford Focus dan Mazda 2 yang punya. Menurut statistik ANCAP, teknologi ini membantu mengurangi insiden tabrakan belakang hingga 38%.

hasil-tabrakan-renault-espace

Teknologi AEB bisa mengurangi trauma akibat kecelakaan di jalan lebih baik daripada respons manusia normal yang biasa kita lakukan sekarang,” kata Professor Brian Owler, Presiden AMA kepada CarAdvice. “AEB akan sangat membantu mereduksi jumlah korban luka dan tewas akibat kecelakaan di jalan,” kata CEO ANCAP, Nicholas Clarke.

Di samping mewajibkan beberapa fitur keselamatan jadi standar, Nicholas berpendapat kalau pendidikan untuk para pengendara juga sama pentingnya. “Sudah terlalu sering saya melihat ada kecelakaan parah yang berakibat melayangnya nyawa disebabkan oleh pengemudi yang lalai,” katanya.

hasil-tes-tabrak-depan-fiat-500x

Wah, kalau yang satu itu sih kayaknya pengemudi di Indonesia juga butuh, termasuk kami. Nah, pihak yang kompeten soal keselamatan sudah mau menaikkan standar keselamatan mobil di luar sana, kalau di sini bagaimana? Masih mau minta tambah chrome di mobil baru tapi tingkat keselamatan segitu-gitu saja? Sampaikan pendapatmu di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next:
  • NAistheBest

    Itu City dapet bintang 4? Perasaan di berita sebelumnya grand new avz/veloz bintang 4 juga, avanza yang bagus apa city yang kurang baik?

    • ekkyfir

      Yg avanza xenia bintang 4 itu asia/asean ncap mbose…

      • Ilham

        Kayaknya Avanza cuma frontal crash doang ya?

  • dsainbar

    “Masih mau minta tambah chrome di mobil baru tapi tingkat keselamatan segitu-gitu saja?”
    seandainya konsumen Indonesia semua punya pemikiran seperti itu produsen gak akan sembarangan…konsumen kita yang penting mereknya bukan kualitasnya dan maunya harga jual lebih tinggi drpd harga beli

    • ekkyfir

      Bener bgt, kalau semua warga indonesia punya pemikiran yg gt, mobil macem duo itu (avz/xn,ag/ay,rsh/trs) penjualan nya sedikit dan lebih banyak yg beli mobil dgn safety yg top, macem ford, chevy, dll

      • jose

        Kaya ga tau indonesia aja bro yang penting bisa jalan di jual, ga kaya luar negri yang mentingin safety nya

    • lha… mobil banyak chrome kan ngga jalan kencang mas. ngga bisa ngeceng. percuma mobil bling-bling klo dilihat sekelebat aja saking kencangnya…he..h…

      • dsainbar

        siapa bilang yg full chrome jalanya pelan masbro cb liat di tol dengan fitur keselamatan minim, sasis&suspensi yang tidak mendukung pada ngebut aj tuh jalan 120+ kpj, kasian yg lain kl kena masbro..

  • masalah nya bro, setahu saya hasil test NCAP biasanya hanya bersifat informatif, rekomendasi dan tidak mengikat. tidak ada misalnya larangan penjualan satu tipe mobil karena tidak memenuhi rating keselamatan. sehingga tetap saja misal mobil2 dengan Rating 1 Bintang atau tak ada bintang sama sekali bisa beredar. jadi terserah ke produsen lagi mau memperbaiki atau tidak dan juga ke konsumen, mau beli mobil rating keselamatan rendah atau tinggi.
    dan lebih parahnya lagi, hasil NCAP yg baik di satu negara tidak bisa jadi patokan bahwa mobil yg sama juga mempunyai rating yang sama saat di edarkan di negara lain, dikarenakan banyak fasilitas keselamatan yang “disesuaikan” (kata lain dari disunat) dengan alasan biar harganya lebih kompetitif.

    • NAistheBest

      Iya bener nih selama ga mengikat produsen terserah mau perbaiki nilai ncap atau engga, wong datsun yang ga dapet bintang sama sekali bisa seliweran. Pokoknya emang harus jadi standar di Indonesia walaupun calon konsumen harus siap mobil harganya mahal2 gara2 naikin score ncap

      • ekkyfir

        Tp emang bener gan, ada harga, ada barang

      • rasanya susah gan, karena di negara2 yang lebih maju dari indonesia saja standar keselamatannya juga tidak tinggi2 amat. misalnya di jepang saja. banyak kan mobil Kei car yang ngga punya hidung. dan kalau di indonesia diberlakukan wah ngga bakal lolos tuh grandmax, luxio, APV, mega carry.
        padahal itu kan mobil penopang perekonimian mikro indonesia..he..he..

  • alfieri

    Yay pajero sport dan everest terbaru sudh punya fitur tsb!tapi sayangnya fortuner belum,haah pelit amet toyota ini,terlalu bangga dengan merk sendiri sih!fitur fortuner terbaru yg paling fresh hanya keyless entry dan start stop button,HSA,HDC,cool box,dan electric luggage folding,yg laennya udh lama semua,contoh dong everest dan pajero sport,fiturnya lebih fresh dan melimpah

    • ursa

      Jangan2 everest dan ps terbaru bisa dpt bintang 5 klo crash test,tp fortie cm bintang 4 gara2 gk ada automatic brakingnya,syg skali ya…

      • ekkyfir

        Kalau everest pasti bintang 5, secara mobil amerika plat besi nya berbobot sekali

        • bang ekky, plat besi tebal bukan jaminan dapat bintang 5. karena test NCAP bukan melihat kuat tidaknya bodi mobil, tapi keselamatan dan tingkat cedera manusia yg ada didalam mobil. bodi yang terlalu kuat juga tidak baik karena tidak mampu menyerap energi yg terjadi pada saat tabrakan. apa gunanya plat tebal jika energi kinetik dari tabrakan nya lgs impak ke penumpang dan pengemudi. analoginya mirip seperti telur yg dibungkus ditaruh rapat dalam kotak besi tebal kemudia dijatuhkan dari ketinggian. pasti telurnya pecah. tentu hasilnya berbeda jika dibungkus pakai busa atau styrofoam.
          tapi memang kebetulan rata2 produk ford yg lalu2 sering mencapai 5star. seperti Ford Ranger, Ford Fiesta, dan everesta. tapi itu bukan karena bodi tebal semata bang.

          • ekkyfir

            Iya ane tau itu, tp kalau untuk safety mobil amerika udh terbukti kok safe nya, ane udh pernah kecelakaan pake mobil amerika dan well good bgt

          • Levi

            Well, terakhir ford fiesta kebakar jg dicurigain gara” sistem central locknya gakmau kebuka ..

            Coba cek di Google, jgn lupa pilih link berita yg kredibel

  • Jamal Cast Away

    AEB? Pffffft, liat agan Hanif pake Mazda 2 masih nyundul tong di tengah jalan jadi gak yakin, kalo warung sebelah yg ngetest malah ngerem mendadak pas disalip motor dari kiri, jadi kikuk euy

    • Itu karena Mazda2 pake sistem laser, kalau focus dll pada di combined sama parking sensor jadi lebih akurat…. hehehe

      • ekkyfir

        Bang sistem laser apa mungkin bisa deteksi yg berbentuk mobil doang ? Karena ane pernah nonton di fifthgear dia tes autonomus bracking itu pake dummy mobil yg ringan bisa bergeser tp kerangka nya mirip mobil

  • Gemini29

    mau tanya, sebenernya di indonesia udah ada belom lembaga seperti ANCAP, JNCAP? kenapa mobil2 dibawah 250jt cuma dilengkapi dual airbags aja? padahal keselamatan penumpang belakang juga penting..

    • yaaahh, bang gemini gimana sih. udah jelas buat menekan biaya lah. harga Airbags kan lumayan mahal juga. airbags bukan acessories yang bisa dipasang sembarangan di toko2 acesories mobil. rasanya mobil di level 400 jutaan juga nda ada airbag penumpang belakang deh. kyk ditempat kerja saya, fortuner, pajero sport, everest, triton, hilux dan ranger semua ngga ada airbag belakang.

  • rizki

    sayang ASEAN NCAP cuma nabrakin model yang yang beredar di Malaysia saja, kurang representatif CMIIW