Audi Sport : Kami Ambil Angka Terburuk Tes Performa Kami

by  in Audi&International
Audi Sport : Kami Ambil Angka Terburuk Tes Performa Kami
0  komentar

AutoneMagz.com – Kalau membaca informasi resmi yang dirilis pabrikan, banyak data yang disampaikan. Misalnya tenaga, torsi, waktu 0-100 km/jam, konsumsi BBM dan lain-lain. Karena itu semua klaim pabrikan, tentu harus dites benar tidaknya. Kalau bisa pas, bagus, namun biasanya tes aktual dan klaim hanya selisih sedikit dan itu adalah hal yang wajar. Kalau selisihnya terlalu jauh, itu namanya kebangetan, malah keterlaluan.

Untuk mencari aman, ada beberapa pabrikan yang selalu mengambil data terburuk dari tiap hasil tes mereka untuk disajikan ke publik sebagai angka resmi yang telah matang. Audi misalnya, seperti saat ditanya CarAdvice saat peluncuran Audi RS 5 2018 baru di Australia. Mereka bilang kalau mobil-mobil Audi – khususnya Audi RS – selalu memakai angka terburuk sebagai data resmi, supaya saat tes aktual selisihnya benar-benar sedikit dari klaim. Malah kadang hasil tesnya lebih baik.

Ya, Audi sengaja memakai angka terburuk biar konsumen dan jurnalis yang mencoba mobilnya di kondisi real selalu dapat selisih seminimal mungkin antara ekspektasi dan realita. Itulah kata kepala teknikal Audi Sport, Stephan Reil.”Saya sudah bekerja di bidang ini selama hampir 20 tahun, dan pada semua mobil yang saya urus, angka performa yang kami rilis selalu cenderung konservatif,” tukasnya.

Alhasil, kalau kami bilang 0-100 km/jam bisa selesai dalam 3,9 detik, anda bisa kira-kira sendiri hasil tes anda. Mungkin bisa 3,7 detik kalau kondisinya bagus, mungkin 3,8 detik juga. Namun kalau kondisinya buruk, paling buruk pun anda akan dapat 3,9 detik. Tapi kalau 4 detik, tidak, tidak akan dapat angka segitu,” tambah Stephan Reil. Kalau istilah gampangnya, ambil pahitnya dulu, biar nanti tidak kecewa kalau hasilnya memang pahit.

Memang, hal sejenis ini bisa dibilang sebagai sebuah kebohongan, tapi ini lain dengan kasus dieselgate. Sementara dieselgate tidak bisa diterima, kalau kebohongan yang ini sih, kami terima-terima saja. Lebih baik merendahkan diri di awal daripada meninggikan diri di awal. Selain Audi, Porsche juga suka “merendah” soal angka performanya. Merek apa lagi yang kamu tahu suka merendah soal performa? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: