Audi PB18 e-Tron Concept, Hatchback ‘LeMans’ Anti Autonomous!

by  in Audi&Mobil Konsep
0  komentar

Autonetmagz.com – Bagaimana jika sebuah hatchback mempunyai driving feel layaknya mobil-mobil LeMans? Mungkinkah hal tersebut bisa terjadi, bahkan mobil LeMans saja tidak ada yang mendekati bentuk hatchback. Tapi nyatanya, salah satu pabrikan asal Jerman ini membuat mobil berstatus concept yang menggabungkan dua hal tersebut, hatchback dan LeMans. Dalam dunia otomotif nothing is impossible memang selalu terjadi.

Lalu, bagaimana dengan desain mobil konsep tersebut? Apakah jadi sesuatu yang mengherankan? Untuk hal desain memang bersifat subjektif, tetapi menurut saya mobil ini benar-benar outstanding. Kenapa? Bayangkan mobil-mobil GT concept dari game GranTurismo, lalu jadikan mobil tersebut sebuah kenyataan. Maka iniilah mobil konsep terbaru lansiran Audi, PB18 e-Tron Concept.

Muncul perdana dalam ajang Pebble Beach Automotive Week di Monterey, California tahun ini, PB18 langsung menjadi pusat perhatian. Bagaimana tidak? Desainnya yang radikal namun bertipe simple hatchback membuat mobil ini seperti keluar langsung dari game GranTurismo. Banyaknya garis yang bertabrakan dari mulai fascia depan, lalu ke samping di mana jendelanya saja memiliki lekukan unik, hingga ke bagian belakang yang mempertahankan garis desain dari depannya walaupun tidak terlalu radikal. Untuk bagian belakangnya, terdapat spoiler yang gerakannya tidak seperti kebanyakan supercar lain. Alih-alih ke atas, sayap belakangnya bergerak terlebih dahulu ke belakang baru bergerak ke atas sedikit dan melebar layaknya Panamera. Lalu pada bagian diffuser belakang juga dapat bergerak turun untuk meningkatkan downforce PB18 ini. Kedua hal tersebut dapat berubah saat anda mengubah mode berkendara ke “Level 0.”

Desainnya tidak memiliki karakter LeMans nih, lalu LeMans-nya mana? Sabar wahai netizen-netizenku, masuk dulu yuk ke dalam sama om. Pada bagian interior, barulah kesan mobil balap ketahanan 24 jam itu terasa. Mengusung model centered driver layaknya R18 LeMans, rasa berkendara mobil inipun berubah drastis. Sebuah hatchback yang terasa seperti mobil balap. Tapi keunikannya tidak berhenti sampai di situ saja. Model centered driver tersebut hanya terjadi saat anda mengaktifkan “Level 0” saja, jadi tidaklah fixed namun dapat diubah agar muat membawa satu penumpang. Sisi pengendara yang semuanya termasuk panel Multi Information Display (MID) OLED, tuas gas dan rem, steer column, hingga kursinya saja dapat sekaligus bergerak ke sisi pengendara yang biasanya. Wah mirip mobilnya manusia kalongnih kursinya bisa geser-geser.

Lalu masuk ke ruang mesinnya, eh salah inikan fully electric jadi kita masuk ke ruang kelistrikannya. Baterai 95kWh yang tertanam pada bagian tengah belakang pengemudi membuat mobil ini terasa seperti mid-engine sportscar. Baterai tersebut menghasilkan output sebesar 670hp dengan torsi 830Nm yang membuat PB18 ini dapat melesat dari 0-100km/h hanya dalam waktu 2 detik lebih sedikit saja. Jangan heran kalau mobil ini badak tenan, Audi hanya memasangkan 3 motor listrik saja sehingga mobil ini hanya memiliki berat 1.550 kg. Yah bukan quattro dong mobil ini? Tenang, satu motor listrik yang ada di bagian depan bertempat pada front axle-nya, lalu sisa dua motor listrik lagi masing-masing untuk ban bagian belakang.

Menurut klaim pabrikan empat cincin tersebut, PB18 yang memiliki bodi berbahan campuran aluminium, karbon, dan berbagai material lain ini memiliki jarak tempuh sepanjang 500 km dalam tes Worldwide harmonized Light vehicles Test Procedure (WLTP). Proses charging juga tidak membutuhkan waktu lama mengingat mobil ini menggunakan 800-volt charging cable yang digunakan pada Aston Martin RapidE dan Porsche ‘sate’ Taycan juga. Ah ya sebelum saya lupa, jika anda berharap mendapatkan teknologi autonomous pada mobil ini, janganlah berharap. Dari judul artikel ini saja, sudah terlihat kalau Audi membuat PB18 untuk keasyikan berkendara, jadi semua kendali ada di tangan driver. This is not for the weak hearted fellas, jadi bye-bye mobil otonom dan halo mobil sport beneran.

Baca juga :  Driving Cycle Test #1 Mengenal Apa Itu WLTP

Jadi bagaimana menurut anda, apakah mobil ini layak dinaikkan statusnya dari konsep ke produksi massal? Kalau saya sih pasti yes besar karena kapan lagi mobil yang seperti ada dalam game bias menjadi sebuah kenyataan. Menurut kalian bagaimana? Untuk menikmati keindahan dari mobil ini, tonton video di atas dan lihatlah galeri di bawah. Jangan lupa ramaikan kolom komentarnya!

Read Prev:
Read Next: