Alasan Dibalik Desain Aneh Knalpot Honda Civic Type-R Terkuak!

by  in Honda&Hot Stuff&Mobil Baru
Alasan Dibalik Desain Aneh Knalpot Honda Civic Type-R Terkuak!
0  komentar

AutonetMagz.com – Baru – baru ini Honda Civic Turbo varian Hatchback muncul di tanah air dan memberikan harapan dari harganya yang lebih bersahabat dibandingkan versi sedan. Jika di negeri luar sana Civic Type-R sedang fenomenal, bukan tidak mungkin di Indonesia juga. Tapi maaf maksudnya membeli Civic Turbo Hatchback dengan add-on serupa Type-R, mungkin beberapa waktu lagi akan banyak toko yang menjual bodykit ala-ala Type-R.

Ngomong – ngomong soal Type-R, mobil ini punya love and hate relationship tersendiri bagi penggemar. Ya disatu sisi kami rasa wajah dan proporsinya lebih proper dibanding pendahulunya tapi tidak sedikit yang mengutuk bagian belakangnya, memang ada apa ya? Setidaknya hal yang menarik cibiran adalah sayapnya yang tidak jelas, terdapat sirip – sirip di bagian atas kaca belakang, sayap kecil yang menyambung lampu model udang dan sayap ekstra besar yang tampak lebay. Sudah lebay, ketika pintu belakang ditutup, sayap tersebut akan bergetar, apa – apaan deh.

Tidak berhenti sampai situ, lubang hitam besar yang seperti cetakan waffle berada sangat besar tanpa guna, sudah begitu terdapat lingkaran hitam polos yang seharusnya menjadi sensor parkir, dengan alasan memangkas bobot, mobil ini tidak memiliki sensor sama sekali. Terakhir, knalpot yang berjumlah 3 membuat mobil ini tampak seperti ricer, ya setidaknya hal – hal diatas merupakan keluhan yang paling sering disampaikan oleh reviewer maupun pemilik Type-R diluar sana, tapi kami baru tahu ternyata desain knalpot 3 buah tersebut bukan tanpa sebab. 

Jadi begini, mengutip dari wawancara Road&Track kepada Rob Keough, Civic Senior Product Planner, beliau berujar bahwa knalpot ini diciptakan untuk menghilangkan kebisingan saat mobil melaju di rpm tinggi. Normalnya knalpot akan semakin bising ketika digeber, terutama knalpot yang ada di Civic bukanlah knalpot mobil biasa dan bising tersebut akan membuat melaju konstan dengan kecepatan tinggi menjadi tidak nikmat.

Solusi dari mereka adalah menempatkan resonator yang akan berfungsi di kecepatan rendah, resonator ini merupakan knalpot tengah dan deru yang dihasilkan cukup merdu dan beraura sporti. Pada rpm tinggi hasil buangan knalpot akan melewati resonator dan begitu gas diinjak lebih dalam, flow ke resonator tidak mampu menampung debit yang banyak, sehingga, sesuai prinsip tekanan, kedua knalpot disampingnya lah yang akan meneruskan debit hasil pembakaran tersebut dan dengan suara yang lebih diredam karena perbedaan ruang resonansi.

Sistem ini tidak memakai teknologi rumit, murni mekanis dan durability-nya seharusnya lebih baik daripada mobil yang memiliki switch valve pada knalpotnya. Jadi seperti itu alasan dibalik penggunaan knalpot 3 lubang dari Type-R, ya setidaknya mobil ini beneran kencang dan traksi dari roda depannya sangatlah baik, apakah Honda mau mengklarifikasi kenapa sayapnya goyang – goyang? Bagaimana menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: