Toyota 86 dan Subaru BRZ Baru Tak Pakai Turbo, Tenaga Naik

Toyota 86 dan Subaru BRZ Baru Tak Pakai Turbo, Tenaga Naik
0  komentar

AutonetMagz.com – Sukses dengan duet Toyota 86 dan Subaru BRZ, Toyota dan Subaru melihat mobil ini pantas untuk mendapatkan generasi penerus. Menurut Best Car Japan, Subaru sudah menjadwalkan untuk berhenti menerima pesanan Subaru BRZ di Jepang pada 20 Juli 2020 mendatang. Jika Subaru sudah punya jadwalnya, tidak mungkin Toyota tidak punya jadwal pesanan terakhir untuk Toyota 86 juga.

Sudah lama terdengar bahwa Toyobaru masih mematangkan generasi kedua dari Toyota 86 dan Subaru BRZ. Masih lumayan banyak gosip yang beredar soal mobil sport kembar ini, contohnya rumor untuk memakai sasis TNGA tapi ada juga rumor yang bilang kalau sasisnya tetap yang sekarang tapi dengan sedikit modifikasi. Kabar lainnya adalah bahwa baik 86 maupun BRZ tidak akan pakai turbo.

Sebagai pengganti, kemungkinan besar Toyota dan Subaru akan menggunakan mesin boxer 2.400 cc 4 silinder naturally aspirated berkode FA24 yang sudah dipakai di Subaru Ascent. Jika saat ini mesin 2.000 cc 86 dan BRZ bisa menghasilkan 205 hp, maka yang baru diklaim bisa 217 hp. Torsi juga akan naik jadi sekitar 240 Nm dari yang tadinya 211 Nm (86 dan BRZ manual) dan 205 Nm (86 dan BRZ otomatis).

Toyota dan Subaru memang menyetel 86 dan BRZ sebagai mobil sport yang mengutamakan pengendalian, bukan tenaga. Sedikit kenaikan tenaga akan selalu disambut hangat, tapi toh 86, BRZ dan MX-5 adalah mobil yang bisa membuktikan bahwa tenaga bukanlah segalanya. Banyak faktor lain yang membuat sebuah mobil sport menjadi bagus, tidak hanya tenaga. Lagipula, jika ada orang yang tidak bisa mengendalikan mobil 200 hp, mana bisa orang itu mengendalikan mobil 700 hp?

Kembali ke perencanaan Toyota 86 dan Subaru BRZ baru, transmisi manual 6 percepatan akan tetap dipertahankan meski Toyobaru akan memperkenalkan transmisi otomatis baru yang lebih sporty. Paling awal harusnya Toyota 86 dan Subaru BRZ baru bisa memperkenalkan diri pada Maret 2021, namun karena virus COVID-19 mungkin jadwalnya akan mundur sedikit. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: