Yamaha Kesampingkan Mimpi Memproduksi Mobil

Yamaha Kesampingkan Mimpi Memproduksi Mobil
0  komentar

AutonetMagz.com – Pernahkah kalian melihat mobil – mobil konsep namun menggunakan logo garpu tala milik Yamaha? Jika pernah, kalian tidak salah lihat kok. Yap, Pihak Yamaha memang memiliki ambisi khusus untuk membuka divisi roda empat, dan oleh karenanya pabrikan asal Jepang ini menggandeng pihak ketiga yaitu Gordon Murray Design untuk mewujudkan impian mereka tersebut. Sayangnya, baru – baru ini pihak Yamaha harus mengambil keputusan yang kurang menyenangkan, dan mengesampingkan mimpi mereka tersebut.

Mengutip informasi via Autocar, Naoto Horie, Juru Bicara dari Yamaha menyebutkan bahwa mobil tidak menjadi salah satu fokus mereka di dalam rencana jangka panjang pabrikan. Naoto-san menjelaskan bahwa Presiden dari Yamaha, Yoshihiro Hidaka telah resmi mengampakkan program pengembangan mobil yang dikerjakan tim Yamaha bersama dengan Gordon Murray Design. Alasannya, karena mobil – mobil konsep yang selama ini dihasilkan melalui kolaborasi ini tidaklah terlihat menonjol jikalau dibandingkan dengan kompetitor lain yang sudah lebih dahulu ada.

Naoto-san juga menyebutkan bahwa mobil – mobil konsep bertipe sport yang selama ini dihasilkan oleh Yamaha memang akan memikat bagi para enthusiast, namun akan sulit bersaing di pasar otomotif yang tentunya tidak hanya sekedar enthusiast saja. FYI, pihak Yamaha sendiri sebenarnya sudah sempat memperkenalkan beberapa mobil konsep mereka seperti Yamaha Motiv.e yang diperkenalkan di tahun 2013, dan Yamaha Sports Ride yang keren pada tahun 2015 silam. Masih ada juga sebuah SUV kompak keren yang bernama Yamaha Cross Hub yang diperkenalkan di tahun 2017 silam.

Mobil – mobil Yamaha tersebut dibangun dengan material yang ringan, termasuk beberapa bagian yang menggunakan carbon-fibre. Alhasil, mobil – mobil lansiran Yamaha memiliki angka power to weight ratio yang memukau, dan karena itulah Pabrikan Garpu Tala ini pede menyebut mobil mereka cocok untuk enthusiast. Hanya saja, jika kita bicara produksi massal, maka modal tersebut tidaklah cukup. Oiya, beberapa waktu lalu pihak Yamah juga sempat menggandeng Sony dan memperkenalkan Yaaha SC-1 Sociable Cart yang merupakan sebuah shuttle car otonom dengan 5 kursi.

Entah apakah keputusan ini hanya berimbas pada produk hasil kerjasama Yamaha dan Gordon Murray Design saja, atau malah mempengaruhi mobil lain seperti SC-1 Sociable Cart. Bagaimana menurut kalian, kawan?

Read Prev:
Read Next: