Yamaha EV : Motor Listrik Yamaha Yang Akan Diuji Pasar

Yamaha EV : Motor Listrik Yamaha Yang Akan Diuji Pasar
0  komentar

Jakarta, AutonetMagz.com – Isu masalah energi yang melanda dunia juga tentunya berimbas pada industri di Indonesia. Pabrikan – pabrikan Otomotif juga mulai bergerak untuk menelurkan produk bertenaga alternatif seperti tenaga listrik. Lihat saja Viar yang sudah berinovasi dengan Viar Q1 da, juga GESITS dengan motor listriknya. Dan kali ini, pabrikan berlogo Garpu Tala yaitu Yamaha pun turut memperkenalkan kepada media produk bertenaga listriknya yang akan diuji pasar.Bertempat di Kuningan, Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) resmi memperkenalkan sebuah motor bertenaga listrik buatan mereka yang sementara ini bernama Yamaha Electric ataupun Yamaha EV alias Yamaha Electric Vehicle. Ya, motor ini seperti bentuknya diambil dari basis Yamaha Vino, skutik retro modern Yamaha untuk pasar diluar Indonesia. Dan telisik punya telisik, ternyata Yamaha EV sendiri bukanlah motor yang benar – benar baru, karena Yamaha Jepang pernah menjual Yamaha e-Vino pada 2015 lalu yang punya bentuk yang mirip dengan motor ini.

Oke, yuk kita lihat lebih lengkap tentang motor ini. Yamaha EV sendiri sebenarnya sudah digunakan oleh pihak YIMM selama ini, namun untuk kendaraan di dalam fasilitas produksi mereka saja. Dan melihat isu energi yang bergeser ke tenaga listrik, pihak YIMM pun juga tengah serius melakukan studi terkait motor – motor listrik di tanah air. Oleh karena itu, pihak YIMM akan menggandeng beberapa pihak seperti Kebun Raya Bogor, Universitas Pelita Harapan, PT Mitsubishi Motor Krama Yudha Indonesia, dan juga The Breeze BSD untuk mencoba menggunakan unit Yamaha EV sebagai kendaraan dalam lingkup internal mereka.

Ya, motor ini diuji pasar di keempat tempat tersebut. Mengapa? Karena sejauh ini memang Yamaha EV belum bisa berjalan di jalanan umum, dan hanya boleh digunakan di kawasan internal saja, nampaknya perkara surat – surat kendaraan. Motor ini sendiri memang memiliki detail beberapa komponen dari Yamaha Vino, kecuali pada tameng depan yang dibubuhi tulisan ‘Electric’. Dan seperti Honda PCX yang muncul di TMS 2017 lalu, bagasi dari Yamaha EV ini sendiri harus direlakan untuk menjadi tempat bagi baterai motor ini. Baterai dari motor ini sendiri ada dua, dimana satu baterai merupakan baterai utama dan sisanya adalah baterai cadangan.

Untuk menghidupkan motor ini sendiri juga unik, dimana motor harus di standar tengah, lalu kita baru boleh memutar saklar ke posisi ‘on’. Selanjutnya, lampu pada panel instrumen akan menyala, dan kita harus menekan tombol ‘mode’ yang ada di panel instrumen, ketika indikator ‘RUN’ sudah menyala hijau, maka motor barulah siap untuk diajak jalan. Pengisian daya dari Yamaha EV ini juga cukup mudah, anda bisa melepas baterainya, lalu menghubungkannya ke charger dan diiisi dayanya di colokan listrik biasa.

Tak bisa dipungkiri, jika uji pasarnya berbuah bagus, maka bisa jadi Yamaha EV ini akan segera dilepas ke pasaran. Jadi akan ada motor listrik lain setelah Viar Q1 dan GESITS yang nantinya akan mengisi segmen ini, yaitu Yamaha EV. Bagaimana menurut kalian? Yuk sampaikan pendapat kalian kawan.

Read Prev:
Read Next: