Motor ‘Nganggur’ Selama PPKM? Yamaha Berikan Solusinya

by  in Berita&Yamaha
Motor ‘Nganggur’ Selama PPKM? Yamaha Berikan Solusinya
0  komentar

AutonetMagz.com – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) merupakan salah satu upaya pemerintah Indonesia guna menekan angka korban jiwa dari pandemi COVID-19. Upaya yang kini diperpanjang hingga 30 Agustus tersebut membuat segala aktifitas di luar tempat tinggal menjadi terbatas. Hal ini membuat kendaraan yang kita miliki juga ikut ‘nganggur’ karena jarang dipakai bepergian hingga bisa menyebabkan kondisi yang tidak prima saat digunakan kembali. Namun pihak Yamaha memiliki solusi agar kendaraan kalian terutama sepeda motor, tetap dalam kondisi yang selalu siap untuk digunakan kapan saja.

Jangan Biarkan Kendaraan Hanya Jadi Pajangan

Masih banyak yang mengira kalau sepeda motor yang disimpan saja tanpa digerakkan akan selalu berada dalam kondisi yang prima seperti saat terakhir digunakan. Padahal banyak sekali parts yang perlu bergerak maupun tetap dirawat dalam kondisi diam sekalipun agar tidak menyebabkan kotoran menumpuk atau bahkan karat yang bisa berakibat fatal pada kondisi sepeda motor. Maka dari itu pihak Yamaha Direct Distribution System (DDS) Jabodetabek memberikan beberapa tips perawatan ringan untuk sepeda motor kesayangan kalian:

  1. Mencuci sepeda motor untuk menghindari timbulnya karat dan risiko lainnya yang berpotensi merusak komponen.
  2. Memberi pelumas pada bagian yang berpotensi akan berkarat, seperti rantai roda, kabel kopling, kabel gas dan bagian-bagian lainnya yang bergesek.
  3. Memanaskan mesin secukupnya setiap hari, kira-kira sampai suhu kerja mesin antara 80-100 derajat celcius, biasanya memakan waktu sekitar 3-5 menit.
  4. Untuk motor matic, sebaiknya diparkir dengan standar tengah agar mudah ketika ingin melakukan pemanasan mesin.
  5. Jika motor tidak digunakan dalam jangka waktu cukup lama, simpan ditempat yang terhindar dari paparan sinar matahari secara langsung karena dapat menyebabkan retakan pada kaca speedo meter dan dapat membuat warna body motor menjadi kusam serta memudar.

Hasan Ardiansyah selaku Senior Service Advisor Yamaha Flagship Shop (FSS) Jakarta turut mengingatkan, “Jangan lupa untuk cek kondisi ban, jika motor diparkir terlalu lama berdampak pada tekanan anginnya bisa berkurang bahkan kempes. Disarankan untuk menambahkan tekanan angin dengan ukuran standar dari pabrikan. Dengan rata-rata ukuran 29.0 Psi untuk ban depan dan 33.0 Psi untuk ban belakang”

Yamaha Siapkan Fasilitas SKY

Pihak Yamaha DDS Jabodetabek mengerti bahwa banyak masyarakat khususnya pelanggan setia Yamaha yang kini sepeda motornya lebih sering ‘mendekam’ di tempat tinggal karena kondisi yang membatasi mobilitas. Maka dari itu guna mempermudah pelanggan melakukan servis rutin, Yamaha menghadirkan fasilitas ‘Service Kunjungan Yamaha (SKY)’ yang dapat dinikmati oleh seluruh konsumen Yamaha. “Walaupun sedang dalam kondisi PPKM, pengguna sepeda motor tetap perlu melakukan pemeriksaan dan perawatan berkala secara rutin,” ungkap Frengky Rusli selaku Chief Yamaha DDS Jabodetabek.

Adapun fasilitas SKY ini meliputi servis rutin berkala hingga perawatan ringan yang bisa dilakukan di rumah atau tempat tinggal pelanggan setia Yamaha. Jadi teruntuk kalian para pengguna motor Yamaha, tidak perlu repot-repot lagi untuk pergi keluar guna melakukan servis berkala. Cukup download aplikasi My Yamaha atau kunjungi website resmi Yamaha, lakukan booking online atau hubungi nomor telfon (021) 421 5 888 atau melalui WA (0813 -1474 – 0914), teknisi Yamaha siap mendatangi anda dan motor Yamaha kesayangan.

Namun selain dari tips-tips yang telah disebutkan serta fasilitas SKY diatas, pihak Yamaha tetap menyarankan untuk melakukan service berkala secara rutin ke bengkel resmi. Agar motor terhindar dari kemungkinan masalah dikemudian hari yang lebih major dan juga agar sepeda motor kesayangan kalian selalu dalam kondisi yang prima. Untuk pengguna motor Yamaha yang berada di wilayah Jabodetabek bisa datang langsung ke diler dan bengkel resmi Yamaha. Konsumen tak perlu khawatir karena diler dan bengkel resmi Yamaha sudah menerapkan protokol kesehatan dan seluruh staff sudah divaksin Covid-19.

Read Prev:
Read Next: