Yamaha E01, Bukti Komitmen Pengembangan Kendaraan Listrik

by  in Berita&Hi-Tech&Yamaha
Yamaha E01, Bukti Komitmen Pengembangan Kendaraan Listrik
0  komentar

AutonetMagz.com – Perkembangan teknologi yang dinamis terutama pada sektor kendaraan membuat banyak pabrikan mulai beralih memproduksi kendaraan yang ramah lingkungan. Tak terkecuali Yamaha sebagai salah satu produsen kendaraan roda dua terbesar di dunia, pihaknya terus berinovasi dalam membuat fully electric vehicle (FEV). Hingga akhirnya dalam gelaran Indonesia International Motor Show 2022 lalu, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) memperkenalkan sepeda motor listrik terbarunya yang bernama Yamaha EV Model E01 untuk publik Indonesia.

Bagian Dari Lini Masa Perjalanan EV Yamaha

Melihat dari lini masa perjalanan FEV Yamaha, Yamaha E01 ini bukanlah kali pertama Yamaha membuat kendaraan listrik. Salah satu perwujudan dari passion Yamaha berlandaskan “Kando” dapat dilihat dari perjalanan pengembangan teknologi kendaraan listrik Yamaha yang dimulai dengan munculnya Yamaha Power Assist System (PAS) e-bike di tahun 1993. Setelah itu inovasi Yamaha terus berkembang lagi menghasilkan sepeda motor listrik ditandai dengan kehadiran Yamaha Passol 2002, Yamaha EC-02 2005, Yamaha EC-03 2010, E-Vino 2014, Yamaha EC-05 2019, Yamaha EMF 2022, hingga akhirnya Yamaha E01 2022 yang diperkenalkan secara resmi pada Jum’at (22/04) lalu di Head Office PT YIMM, Pulogadung, Jakarta Timur.

”Tantangan Yamaha dalam mengembangkan EV telah dimulai di tahun 2002 dengan model pertama yang diberi nama “Passol”. Sejak saat itu kami telah menjual sebanyak 6 model EV ke pasar global yang tercatat dalam sejarah Yamaha. Dan saya dengan bangga ingin mengatakan sebuah fakta bahwa Yamaha adalah perusahaan paling berpengalaman dengan teknologi baterai melalui sepeda PAS (Power Assist System) kami. Hingga saat ini Yamaha telah berpengalaman memasok lebih dari 5 juta unit electrical power assist untuk sepeda secara kumulatif ke pasar dunia dalam sejarah panjang kami,” ungkap Minoru Morimoto, President Director & CEO PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Proyek Proof of Concept, Upaya Tes Pasar Di Indonesia

Minoru Morimoto juga menambahkan mengenai pengembangan sepeda motor listrik Yamaha di Indonesia saat ini masih sebatas test market. Memang hingga saat ini, Yamaha belum terlihat ingin menjual model EV di Indonesia. Namun sebelumnya mereka telah melakukan test market dengan Yamaha e-Vino sejak 2017 lalu. Sama seperti e-Vino saat awal perkenalan, kemunculan Yamaha E01 di IIMS 2022 dilakukan untuk melihat peluang terkait model tersebut yang ternyata disambut antusiasme yang tinggi dari masyarakat. “Ini adalah “Proof of Concept” untuk menjawab tantangan EV Yamaha di Indonesia ke depan,” papar Minoru Morimoto.

Yamaha E01 sendiri diposisikan untuk memiliki fungsi dari skuter kelas 125cc dan memiliki performa yang cocok untuk mobilitas jarak pendek hingga menengah. Mengusung desain ala Maxi dengan sentuhan tema futuristik, E01 mengadopsi fixed battery yang bisa di charge dimanapun sesuai keinginan konsumen dengan tiga tipe sistem charging (fast, normal, dan portable). Mengadopsi segitiga ergonomi ala segmen Maxi Yamaha, E01 sangat nyaman dikendarai serta memiliki fitur canggih nan cerdas yang mendukung mobilitas pengendara. Teknologi tersebut termasuk Y-Connect yang kini sudah bersifat telematics yang tak perlu lagi mengkoneksikan smartphone lewat bluetooth.

Adapun tujuan Yamaha melakukan market test di Indonesia adalah untuk mendapatkan informasi terkait pengembangan kendaraan berbasis listrik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Nantinya konsumen akan diberikan kesempatan untuk mencoba Yamaha E01 yang akan dimulai pada semester 2 2022 dalam Proof of Concept Project Yamaha. Tak hanya itu, Yamaha juga turut mendukung gerakan carbon neutral dengan memasang panel surya di dua pabrik Yamaha di Indonesia sebagai bentuk keseriusan Yamaha dalam program berkelanjutan untuk Bumi yang lebih baik.

Read Prev:
Read Next: