Wuling Almaz Dapat Mesin Mild Hybrid, Tapi di India

Wuling Almaz Dapat Mesin Mild Hybrid, Tapi di India
0  komentar

AutonetMagz.com – Wuling Almaz alias Baojun 530 nampaknya masih mempesona bagi banyak pabrikan di lingkup GM selain kedua merk dalam naungan SGMW tersebut. Chevrolet dan MG Motors merupakan salah dua yang sudah mengumumkan untuk melakukan rebadge pada produk yang sama. Menariknya, untuk MG Motors sendiri nampaknya bakal tampil sedikit berbeda dengan SUV asal China ini. Selain opsi mesin diesel, ternyata MG Hector alias Wuling Almaz versi India, juga bakal ditawarkan dengan opsi mesin ramah lingkungan.

Mengutip dari pemberitaan via AutoCarIndia, pabrikan asal Inggris tersebut bakal memberikan opsi ketiga untuk MG Hector yang bakal dirilis pertengahan tahun ini di pasar India. Selain mesin 1.500cc Turbo yang kita kenal, lalu disusul mesin 2.000cc Turbodiesel milik Jeep Compass, pihak MG bakal menawarkan MG Hector dalam skema mesin mild hybrid. Nah, varian mesin mild hybrid ini sendiri akan menggunakan sistem dengan arus 48V yang akan dipadukan dengan mesin 1.500cc bertenaga 143 hp. Walau tak ada informasi apakah mesin tersebut adalah mesin 1.500cc Turbo yang kita kenal di Indonesia, namun keluaran 143 hp tentunya susah dihasilkan oleh mesin naturally aspirated kan? Jadi, jelas mesin ini mesin Turbo.

Sistem mild hybrid ini sendiri bakal bertugas untuk memberikan tambahan torsi di putaran bawah saat mobil berjalan dengan kecepatan rendah. Tambahan torsi yang diberikan juga lumayan, mencapai 20Nm, tak besar, tapi masih oke lah. Tambahan torsi ini sendiri nampaknya bakal digunakan untuk ‘menutupi’ gejala Turbo lag yang memang menjadi ciri khas sebuah mobil berturbo. Dengan tambahan torsi 20Nm, tentunya kita berharap ada peningkatan dalam hal akselerasi dari mobil ini. Oiya, sistem regenerative braking juga ada di mobil ini untuk mengisi daya dari sistemnya. Selain itu, ada 1 fitur lain yang hadir di varian ini, yaitu idle start – stop untuk menghemat daya saat mobil berhenti dalam waktu tertentu.

Selain bertugas menambah daya dorong saat Turbo Lag terjadi, sistem Mild Hybrid di MG Hector juga memberikan tambahan nilai positif dalam hal emisi kendaraan. Kabarnya, varian Mild Hybrid ini mampu mengurangi emisi dari kembaran Wuling Almaz ini hingga 12% dibandingkan dengan varian 1.500cc Turbo biasa. Oiya, kehadiran varian – varian Mild Hybrid sendiri menjadi sebuah tren baru di India, karena pihak Pabrikan dan Pemerintah sendiri nampak ingin mulai mengurangi ketergantungan konsumen akan mesin diesel yang memiliki emisi lebih buruk. Tentunya langkah ini bisa kita apresiasi sebagai sebuah langkah yang positif.

Nah, kalau menurut kalian bagaimana? Apakah kalian juga berharap varian serupa dijual oleh pihak Wuling Indonesia melalui Wuling Almaz? Yuk sampaikan pendapat kalian, kawan.

Read Prev:
Read Next: