Volvo : Ucapkan Selamat Tinggal Mesin Diesel Pada 2020

by  in Berita&International&Volvo
Volvo : Ucapkan Selamat Tinggal Mesin Diesel Pada 2020
0  komentar

AutonetMagz.com – Semakin hari perkembangan dunia otomotif semakin mengarah ke mobil berpenggerak hybrid, listrik dan juga self-driving car. Dalam kondisi ini, Volvo memprediksi bahwa pada tahun 2020 mesin diesel tidak akan diproduksi lagi dan hanya akan menjadi cerita belaka layaknya mesin 2-tak.

Hal ini disampaikan oleh Chief Executive Volvo, Håkan Samuelsson yang menyatakan “Kami harus membuat mesin diesel yang memiliki kadar NOx setara dengan mesin bensin, pada saat kami berhasil melakukannya, pastinya kami telah mengeluarkan uang yang sangat banyak dan untuk jangka panjang pengeluaran tersebut merupakan hal negatif bagi perusahaan”.

Menurut Samuelsson, mesin diesel memegang peranan penting dalam industri mobil angkutan dan barang, namun pada pertemuan terkait regulasi CO2, mesin diesel akan menjadi kuno. Setidaknya mesin diesel akan bertahan hingga 2020 dan setelah itu segala perhitungan efisiensi akan dialihkan kepada mobil dengan mesin hybrid dan mobil elektrik.

Target emisi dibawah 95g/km sangat sulit dicapai mobil diesel dan Volvo juga enggan menjual mobil bertenaga diesel lagi. Volvo sendiri menargetkan pada 2019 mobil full elektrik mereka akan dijual dan pada 2025 mereka akan memiliki seluruh model dengan mesin listrik.

Sayang sekali dan sedih rasanya apabila mesin diesel dihapuskan di dunia ini. Meskipun banyak yang complain akan asap dan suara berisiknya. Rasanya baru 10 tahun belakangan image diesel dari mesin yang hanya mengandalkan kuat berubah menjadi mesin yang bisa kencang dan tidak berisik.

Apabila kalian tahu, sebenarnya asap dari mesin diesel memang hitam dan bau, tapi tidak mematikan, ‘hanya’ merusak paru. Sebaliknya, asap mobil bensin tampak bersih namun mematikan, setidaknya hal itu terjadi pada mesin konvensional.

Jika kita refleksikan dengan keadaan Indonesia, dimana harga solar lebih murah daripada premium, akankah mesin diesel akan benar – benar mati? Saat dimana produsen memperhatikan cost and benefit bagi perusahaan dan seharusnya hal tersebut bisa dilakukan oleh mesin diesel? Kami sangat mengharapkan bahwa logistik dan transportasi menggunakan mobil bermesin diesel dengan solar canggih namun bersubsidi, tapi mau bagaimana jika kebutuhan akan bumi yang lebih baik tidak dapat tercapai? Bagaimana menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: