Volvo Berencana Menambah Mobil Kecil Serta Plug-In Hybrid

by  in International&Volvo
Volvo Berencana Menambah Mobil Kecil Serta Plug-In Hybrid
0  komentar
volvo-s90-2016-plugin-hybrid

AutonetMagz.com – Pada ajang pameran Geneva Motor Show 2016, Volvo cukup totalitas dengan memamerkan semua line up terbarunya dari XC90. S90, V90 hingga line up terbaru V40 facelift. Sejauh ini perusahaan tersebut mendapatkan tanggapan yang cukup positif, ini cukup berguna untuk menyeimbangkan langkah yang tertinggal bersama dengan mobil luxury lainnya yang penjualannya sudah balance.

Lalu bagaimanakah arah kedepannya dari pabrikan Swedia ini? Untungnya Volvo president & CEO Hakan Samuelsson mau untuk berbagi cerita tentang plan ke depan Volvo di hadapan para jurnalis. Mr.Samuelsson sendiri mengakui belajar dari pengalaman masa lalu untuk mengangkat brand ini memang bukan sesuatu yang mudah. Menyampingkan Volvo sedang mempersiapkan penggantian model lawas pada portofolio baru, Volvo masih berambisi rencana jangka menengah untuk meningkatkan penjualan.

Volvo-Concept-Coupe-back

Goal terakhir mereka tidak hanya sekedar meningkatkan penjualan saja… berikut juga meningkatkan profit, produktivitas yang lebih baik dan pengakuan luas sebagai sebagai salah satu merek premium terkemuka Eropa. Untuk tahap pertama mereka adalah memperbaharui sasis dengan Scalable Product Architecture (SPA) yang kini sudah di terapkan di lini seri 90 maupun seri 60.

Untuk memuluskan impian, mereka akan segera memperkenalkan sasis baru dengan kualitas serupa dengan SPA pada mobil kecilnya, sasis ini dinamakan Compact Modular Architecture (CMA). “Dengan memperluas jangkauan pasar global kami di sektor mobil kecil akan meningkatkan dan memperluas kehadiran Volvo di segmen pasar yang penting dan berkembang,” jelas Samuelsson.

volvo-v40-2016-line-up

Selain itu untuk program jangka menengahnya, Volvo memang berencana untuk memasarkan kendaraan listriknya sebesar 10% dari total penjualan mereka saat ini. Sepertinya Volvo pun menginginkan posisi sebagai pembuat mobil listrik terkemuka berskala global, produksinya sendiri akan dimulai dari seri 40 dengan mesin 4-silinder atau 3-silinder yang dikawinkan dengan rotor listrik sebagai mesin keduanya. Samuelsson memberi tahu bahwa tiap line upnya nanti akan ada opsi PHEV dan untuk memberikan opsi tersebut dibutuhkan waktu kurang lebih 3 tahun. Bagaimana menurut anda? Monggo berikan coretannya di bawah ini.

Read Prev:
Read Next:
  • Aryo Wicaksono

    CMA itu kan hasil kerja sama volvo dengan geely, ya. masih sisa-sisa jejak peninggalan dari ford global c platform, nggak, di platform baru? justru karena masih ada pengaruh ford yang bikin volvo menarik, kecuali xc90, ya, nggak diapa-apain juga udah bagus.

    • nusantara nusantara

      lebih mahal bikin sasis ato body y gan?banyak liat mobil pake 1 sasis berbagai platform, klo bodi sekarang pabrikan gak berani bikin radikal

      • Aryo Wicaksono

        Bodi mah kulit doang jadi murah, yang mahal justru chassis, jadi biar murah harus berbagi platform. platform nggak bagus mah ntar kebawa ke pengendalian yang nggak enak.