Toyota C-HR Hybrid Laku Keras Di Thailand Berkat Insentif

Toyota C-HR Hybrid Laku Keras Di Thailand Berkat Insentif
0  komentar

AutonetMagz.com – Jika barusan kita membahas mengenai Honda HR-V yang berpeluang mendapatkan mesin Turbo, maka kita sekarang akan membahas sang rival dari pabrikan saingan Honda, yaitu Toyota dengan Toyota CH-R. Jika pihak Honda dikabarkan memilih menggunakan mesin turbo untuk CUV-nya tersebut, maka beda dengan pihak Toyota yang lebih memilih menggunakan mesin hybrid yang lebih ramah lingkungan.

Yap, tak seperti Indonesia, nampaknya kali ini pasar otomotif Thailand lebih beruntung karena sudah mendapatkan Toyota C-HR terlebih dahulu ketimbang pasar Indonesia. Bahkan tak berhenti sampai di sana, di Thailand, Toyota C-HR juga mendapatkan varian hybrid yang mana tentunya punya tenaga yang lebih besar, namun juga ramah lingkungan. Nah, di Thailand sendiri ternyata varian Toyota C-HR Hybrid adalah primadonanya, dimana sejak diperkenalkan di tahun 2017 kemarin, Toyota C-HR Hybrid yang mendapat kesempatan istimewa menjadi mobil pertama yang menikmati insentif  khusus untuk mobil hybrid bisa dikatakan laku keras.

Yap, sejauh ini sudah ada 3.000 inden dari Toyota C-HR di Thailand, dimana 75% dari total inden tersebut merupakan varian Toyota C-HR Hybrid. Skema insentif ini sendiri juga ditujukan bagi beberapa pabrikan lain seperti Honda, Mazda, Nissan, Suzuki, Mercedes-Benz dan juga BMW, dan juga melingkupi beberapa varian mobil ramah lingkungan, seperti Hybrid, PHEV, dan juga mobil listrik murni. Toyota C-HR Hybrid sendiri juga merupakan produk rakitan lokal Thailand, dan tak hanya dijual lokal, Toyota C-HR Hybrid rakitan Thailand juga akan diekspor ke 100 negara lain yang menjual mobil ini. Apakah Indonesia juga? Kami tak mempunyai informasinya.

Namun terlepas dari kehadiran Toyota C-HR Hybrid di Thailand, fakta mengenai 75% dari pemesan Toyota C-HR merupakan pemesan varian hybrid menjadi sebuah fakta yang menarik. Yap, masyarakat di Thailand nampaknya kini sangat tertarik dengan mobil ramah lingkungan ini, namun memang kenyataannya pemerintah setempat memberikan insentif yang menarik. Harga Toyota C-HR Hybrid sendiri adalah 1,069 juta Bath di sana untuk varian menangah, bandingkan dengan versi non-hybrid varian menengah yang dibanderol 1.039 Bath, alias selisih 30.000 Bath. Selisihnya jika diuangkan ke Rupiah sendiri adalah di angka 12 jutaan rupiah, yang tentunya membuat konsumen disana berpikir ulang untuk memilih varian non-hybrid.

Toyota C-HR Hybrid sendiri ditenagai oleh mesin 2ZR-FXE Atkinson Cycle berkubikasi 1.800cc dengan tenaga maksimal 98 PS dan torsi 142 Nm yang dipadukan dengan motor elektrik bertenaga 72 PS dengan torsi 163 Nm. Keluaran maksimal dari gabungan mesin konvensional dan motor listriknya sendiri adalah di angka 122 PS namun dengan konsumsi bahan bakar di angka 24.4 km/l. Untuk fitur, Toyota C-HR hybrid Thailand sudah komplit seutuhnya dengan fitur Toyota Safety Sense P yang mencakup auto high beam, collision warning system, autonomous braking, adaptive cruise control, lane departure alert dan rear cross traffic alert. Tentunya memilih varian Hybrid untuk mobil ini di Thailand adalah pilihan yang menarik. Bagaimana kalau menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: