Suzuki Swift Sudah Diuji di Thailand, Mesin 1.200 cc

Suzuki Swift Sudah Diuji di Thailand, Mesin 1.200 cc
0  komentar

AutonetMagz.com – Suzuki Swift adalah sebuah mobil kecil yang lucu, manis dan asyik, namun sayang pamornya kalah jauh dengan sesama subcompact hatchback Jepang yang jadi lawannya di sini. Tahu-tahu malah Suzuki Indomobil Sales mengimpor Baleno hatchback bermesin 1.400 cc untuk menggantikan Swift yang sudah stop dijual. Kalau sudah membahas Swift Sport generasi kemarin, jangan ditanya, itu adalah mobil kecil nan asyik dan sangat layak didambakan, apalagi dimiliki.

Pasca meluncurkan SX4 S-Cross facelift tempo hari, kabar mengenai produk baru Suzuki mulai terendus meski tidak menyengat seperti duet Rush-Terios yang sebentar lagi meluncur. Selain Suzuki Ertiga generasi kedua yang tertangkap basah sedang diuji coba di India, Suzuki Swift pun tertangkap basah sedang diuji di Thailand. Foto-foto dari HeadlightMag ini adalah bukti tak bergeraknya.

Meski lebih rendah dan pendek dibanding Suzuki Swift lama, Suzuki Swift baru ini punya wheelbase yang sedikit memanjang. Urusan penampilan, sejujurnya kami masih agak sulit untuk mencerna dan menerima desain Swift baru (Pengecualian untuk Swift Sport BoosterJet Turbo, itu keren). Itu sih kalau luarnya, sebab kalau interiornya kami akui memang punya desain yang membaik dan lebih cakep.

Hatchback ringan dan enteng ini sebenarnya punya beberapa pilihan mesin, termasuk mesin 3 silinder turbo atau mesin hybrid. Namun menurut sumber yang sama, Suzuki Swift Thailand akan memakai mesin 1.200 cc 4 silinder DualJet naturally aspirated bertenaga 91 PS dan torsi 118 Nm. Lucu juga sih, dulu Swift pakai mesin 1.500 cc, terus turun ke 1.400 cc, sekarang turun lagi ke 1.200 cc.

Mungkin ini persiapan supaya tidak bentrok dengan Suzuki Baleno yang bermesin 1.400 cc 4 silinder VVT berkode K14B. Sisi baiknya, berarti ada kemungkinan bahwa banderol Suzuki Swift nanti bisa lebih ramah dan bersahabat dengan kantong, sebab mesinnya pun mengecil. Gosipnya. Suzuki Swift akan mengaspal tahun depan di Indonesia dengan status CBU Thailand. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: