Sparks Up Bandung : Chevrolet Spark Jelajahi Dataran Lembang

Sparks Up Bandung : Chevrolet Spark Jelajahi Dataran Lembang
0  komentar

AutonetMagz.com – Beberapa hari lalu, Chevrolet Indonesia mengajak awak media untuk membelah jalanan Lembang yang sempit menggunakan city car baru merek, Chevrolet Spark. Sebenarnya tidak hanya Spark yang disedakan unit tesnya, melainkan juga SUV ladder frame dan small SUV mereka, Trailblazer dan Trax, namun fokus utama kami adalah Spark, karena itu adalah mobil yang belum pernah kami coba.

Perjalanan dilakukan dari Trizara Resort ke Gunung Tangkuban Perahu, lebih tepatnya ke lokasi Kawah Putih. Rute yang cenderung menanjak membuat ini jadi momen yang pas, bagaimana rasanya city car yang mesinnya sudah menyamai mobil yang beda kelas macam KIA Rio dan Suzuki Swift (sama-sama 1.400 cc) dengan girboks CVT ini berlaga di jalanan Lembang yang cenderung menanjak. Oh ya, mesin Chevrolet Spark tenaganya 98 PS dan torsinya 124 Nm.

Seperti yang sudah diduga, kadang agak terasa berat membawa Chevrolet Spark ke tanjakan yang curam, apalagi di posisi D. Kalau posisi girboks dipindah ke L, CVT akan menjaga di rasio gigi rendah dan ini membuatnya sedikit lebih enteng kala harus menanjak. Ekspektasi kami, meski di tanjakan agak berat, di dalam kota kombinasi mesin dan girboks begini harusnya tak ada masalah berarti. Peredaman suspensi rata-rata, tidak keras, tapi juga tidak empuk.

Keheningan kabin cukup oke, meski kalau membawa orang di belakang rasanya tidak selega city car lain, namun orang dewasa rata-rata tidak akan punya masalah besar duduk di sini. Bagasinya cukup akomodatif, dan saat ingin dilipat, jok belakang terpisah memberi nilai plus di sektor kepraktisan. Sama seperti Trax dan Trailblazer, Spark bersinar terang saat kita membahas fitur keselamatan standar.

Airbags dan ABS itu sudah biasa, namun Chevrolet Spark punya ekstra fitur keselamatan berupa hill start assist dan stability control. Jarang city car non-premium di Indonesia punya yang beginian. Desain mobil ini lumayan, meski tidak seikonik Ignis, tapi tidak buruk atau culun meski bagi beberapa orang, peleknya agak kekecilan. Kami akan segera mereview mobil ini jika ada kesempatan, dan sampaikan apa yang kamu kepo soal mobil ini di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: