Renault Duster Facelift Kini Punya Transmisi Automatic!

by  in Renault
0  komentar
Renault Duster Facelift Indonesia 2015

AutonetMagz – Renault Duster sebenarnya bukanlah mobil yang baru bagi Indonesia, dibandingkan dengan kompetitornya di kelas crossover yang dihuni oleh HR-V, Juke, Ecosport dan Trax, Renault Duster merupakan satu-satunya mobil di kelas ini yang menawarkan interior super lega dan mesin diesel bertenaga serta irit luar biasa.

Tapi membandingkan mobil ini dengan crossover yang sudah disebutkan diatas rasanya tidak sebanding, karena mayoritas pembeli di segmen ini memilih transmisi automatic ketimbang manual yang melelahkan di kemacetan. Karena hadir dalam varian transmisi manual saja, jelas Renault Duster yang menjadi favorit James May ini tidak begitu sukses di Indonesia.

Renault Duster Facelift Indonesia

Namun di India, mobil ini memiliki nasib yang berbeda, tercatat mobil ini cukup sukses menjadi tulang punggung Renault disana karena mayoritas pengemudi di India lebih memilih mobil manual ketimbang automatic, dan di varian facelift ini, kini Renault Duster mendapatkan opsi transmisi automatic AMT.

Yup, AMT, bukan matic konvensional, CVT apalagi dual clutch seperti Ford Ecosport, Renault menyebutnya transmisi ini dengan nama Easy-R AMT, transmisi yang dibuat oleh ZF Sachs langsung dari Jerman untuk Renault Duster ini memiliki 6 percepatan yang cocok untuk mobil diesel, tapi menurut beberapa review, transmisi AMT ini masih sama lemotnya seperti transmisi AMT lainnya.

Renault Duster Facelift Indonesia Interior

Selain transmisi automatic, Renault Duster Facelift ini sebenarnya juga memiliki banyak ubahan baru yang membuat mobil ini semakin laya untuk diperhitungkan, mulai dari eksteriornya, kita mendapatkan lampu depan, grille dan bumper baru, velg model baru dan lampu belakang model baru, perangkat keamanan aktif seperti hill hold dan understeer control juga disematkan di dalam mobil ini.

Dengan hadirnya varian transmisi Renault Duster Automatic di India, sebenarnya ini adalah langkah yang baik untuk Renault memasukan line up baru Duster di Indonesia sekaligus memberikan facelift bagi mobil ini. Lantas apakah mobil ini bisa bersaing dengan crossover sekelas? Mungkin sulit, tapi bisa jadi lebih baik dari penjualan Renault Duster sebelumnya.

Read Prev:
Read Next:
  • Indra

    Orang India lebih suka transmisi manual meskipun keadaan lalu lintas kota sama seperti di Jakarta karena dianggap lebih hemat BBM dan hemat perawatan (orang India dikenal sensitif dgn biaya) daripada transmisi otomatis. Merek mobil disana kemudian menyediakan AMT yang menjadi alternatif bagi konsumen yg ingin mudah dalam berkendara tapi tetap hemat BBM, dan terbukti disana cukup sukses.

  • 206er

    Dulu pernah test drive sebentar (versi sebelum facelift)

    – koplingnya keras
    – tachometer sama dengan versi bensin (ga ada redline, angka sampe 7 atau 8 ribu rpm)
    – respon mesin enak, cuma lupa cek unit tes pake turbo atau belum
    – plastik interior jelek

    Berhubung test drive cuma bisa jarak pendek dan rutenya diatur sama sales (keliling kompleks perumahan doang) jadi ga bisa dapet banyak impresi

    Dulu harga versi 4×2 270 jutaan, 4×4 300 jutaan kalo ga salah, kalau nissan mau rakit di indo harusnya harganya bisa lebih bersaing sama brv, terios-rush dan mungkin bisa jadi ujung tombak kalau nissan mau kembangin di daerah yang kondisi jalannya belum bagus soalnya suv 4×4 harga 300 jutaan belum ada saingan kecuali mobil2 double cabin

    • Rockmeo

      Kayaknya mobil dcab pun sekarang rata2 uda 350juta keatas
      Nissan g bakal rakit kesini kecuali ada perjanjian sm renault nya langsung toh mereka beda perusahaan cuman kayak aliansi kerja sama aja g terikat beda sama datsun yg jelas2 anak perusahaan

      • Indra

        Selama ada permintaan tinggi sprti ANPS, maka bisalah dirakit disini.

        • Rockmeo

          Ia c bisa tinggal kemauan renault ny aja

    • Krisnadi Imam

      Unit mesin nya semua turbo klo ga salah, tp state of tune nya saja yg berbeda.
      Kopling kerasnya sih rasanya 11/12 sama kijang diesel kapsul, msh wajar lah.

      Interior nya sih yg kurang enak menurut gue.

  • fasc

    request review dong
    toyota ft86/ brz
    mazda mx5, yg model lama gapapa
    honda s2000
    swift sport

  • Indra

    Orang beli mobil Eropa lebih suka transmisi otomatis, semoga Renault mau bawa duster AT, atau sekalian dirakit disini biar harga ditekan dan meningkatkan brand Renault di Indonesia.

    • farid

      gak salah renault duster udah dirakit di indonesia di fasilitas perakitannya indomobil.BTW emang apa salahnya kalau nyetir mobil merek eropa tapi manual ?,emang semua merek mobil eropa itu dianggap mewah?

      • Indra

        Nggak. Contoh VW itu sekelas Toyota Hyundai tapi masuk sini jadi mahal dan dianggap sebagai premium brand. Maksudnya untuk kebiasaan orang2 sini kebanyakan dgn mobil Eropa, orang lebih prefer dgn Matik daripada manual.

        • farid

          kalau untuk pasar sini emang dianggap premium brand,tapi sebenarnya VW itu brand mainstream bukan brand premium,buktinya VW punya mobil segmen bawah di negara berkembang seperti VW gol(brazil),VW polo vivo(afsel) juga vw polo spek india dan VW ameo

  • Dordor

    pernah testdrive versi 4×4…. tenaga muantap, suspensi nyaman, handling mantap… kopling yang versi 4×4 FL terakhir ini lebih empuk dari yang 4×2….. selevel beratnya dengan innova

    beresnya masih terbatas banget

  • Krisnadi Imam

    AMT ngga enak … pernah pakai sedan eropa dengan AMT … pengen marah rasanya

    • farid

      itu sedannya model apaan gan ?

      • Krisnadi Imam

        maap… waktu itu peugeot 207

  • farid

    kapan nih renault bisa meningkatkan penjualannya lebih besar di indonesia,biar makin banyak model renault terbaru bisa masuk ke indonesia.terutama soal jaringan dealer dan after sales service lebih diperluas lagi,kalau bisa numpang di dealer nissan,kan perusahaannya satu aliansi dan di indonesia renault dan nissan itu induknya adalah indomobil.kalau kaya gini kan asik,lebih banyak pilihan merek lain jadi konsumen gak cuma milih merek jepang doang

  • Aryo Wicaksono

    Renault duster sangat menarik, asal jangan pakai AMT lemot ya, tapi nggak mungkin juga pake AMT LFA, ya. mending CVT daripada AMT lemot.

    • Rockmeo

      Setidaknya xtronic cvt deh kayak om mobi blg cvt yg mendingan masi responsif
      Hahaha

  • Indra

    Renault jg bikin AMT untuk Kwid, pindah tuas tinggal putar2 aja

  • Brabusbus

    Beberapa kali nyetir mobil ini, mesin dieselnya halus banget dan tenaga lumayan. Tapi….kualitas Interiornya kacau banget. Wajar sih, aslinya ini mobil memang mobil murah dari brand Dacia.

  • haikal fahmi almaidani

    Kalo saya, tetap suka yang manual. Hehehe…

  • Dewi Ratih

    Wah asikk duster matic, tambah nyaman donk.. Naik ini sih enak bgt, perjalanan jkt- jawa tanpa pegel2 badan.. #recommended

    • sereal

      jakarta – jawa ? emang jakarta sekarang pindah kalimantan ya mbak ? 😐

      • Krisnadi Imam

        hehehe… gue juga bingung kenapa klo orang jakarta selalu bilang “jawa”, padahal kan jakarta ada di pulau jawa juga. habit masyarakat yg kurang baik nih, pelan2 dihilangkan dong… kesan nya diskriminatif gimana gitu.

  • nusantara nusantara

    AMT tuh yg kayak si juki wagon R kan, gak jelas nih barang, klo At y DCT 7 speed minmal