Penjualan Loyo, Muscle Car Dodge Viper Bakal Disuntik Mati Tahun 2017

Penjualan Loyo, Muscle Car Dodge Viper Bakal Disuntik Mati Tahun 2017
0  komentar
dodge viper launch edition

AutonetMagz.com – Ular berotot asal Amerika Serikat, Dodge Viper punya tempat khusus di benak para petrolhead. Di generasi terkininya, mobil yang mengusung emblem ular viper ini mengusung mesin yang ukurannya sangat besar, 8.400 cc V10 dengan tenaga 645 hp dan torsi 813 Nm pada Viper ACR. Torsi badak sebesar itu sepertinya sudah setara dengan torsi mesin truk, jadi jika anda cukup nekat, silakan pakai Viper untuk kerja rodi.

Tidak hanya itu, kapasitas mesinnya pun lebih besar dari Bugatti Veyron yang “hanya” 8.000 cc meski Veyron punya 6 silinder lebih banyak dibanding Viper. Memang karakter khas American Muscle sih, mesin besar, minimal V8, torsi raksasa, bonnet panjang dan lainnya. Bagaimana dengan karakter satu lagi yang khas American Muscle, yakni ejekan kalau muscle car susah belok? Tidak tahu, kami tidak pernah mencoba Viper, tapi kalau dibandingkan dengan city car ya jelas kalah beloknya.

dodge viper acr

Sayangnya, semua hal yang loveable dari Viper bakal sirna dalam waktu dekat. Serikat United Auto Worker baru meratifikasi kontrak dengan Fiat Chrysler Automobiles. Dalam perjanjian setebal 250 halaman itu, ada bagian yang menyinggung soal pabrik perakitan di Connor Avenue. Sekedar informasi, itu adalah pabrik yang menjadi tempat lahirnya Dodge Viper sejak tahun 1992, alias sejak Viper baru pertama kali diperkenalkan ke dunia.

Inti dari bagian yang menyinggung pabrik tersebut adalah bahwa tak akan ada lagi Dodge Viper yang bakal keluar dari jalur perakitannya pada tahun 2017, alias disuntik mati. Mengapa demikian? Mungkin karena penjualan Viper sangat minim, hanya 760 unit di tahun 2014 dan di tahun ini tidak lebih baik dari angka penjualan tahun lalu.

dodge viper takometer

Dari sisi fanatisme, mungkin kejam jika harus menyuntik mati mobil ikonik ini, tapi dari sisi bisnis, hal itu wajar. Jelas, ngapain bela-belain produk yang untungnya dikit, jualannya susah dan malah bikin rugi? FCA mungkin lebih suka mengalokasikan dana untuk mobil-mobil yang lebih laku, misalnya Fiat 500 atau Jeep Renegade.

Kemungkinan akan dihadirkannya suksesor Viper untuk masa depan bisa saja terjadi, tapi hal itu belum dikonfirmasi oleh FCA. Ehem, FCA, kalau boleh saran, itu Viper yang belum terjual diekspor saja ke Indonesia, tapi konversi ke setir kanan dulu. Orang kaya di sini kan ada saja yang cepat bosan, bisa kali Dodge Viper jadi alternatif. Bagaimana menurutmu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next:
  • farid

    sudah pernah baca beritanya disitus paultan,tapi sayang juga salah satu mobil ikonik dari group chrysler distop produksi.tapi ada apa dgn fasilitas pabrik perakitannya,apa karena penjualanya yg menurun bikin para pekerja jadi tdk bisa bekerja maksimal

  • farid

    faktor harga bisa jadi penyebab,karena viper dianggap terlalu eksklusif jadi harganya jauh lebih mahal dibanding rival terdekatnya corvette c7.di amerika viper dibandrol 86 ribu dollar dan corvette yg gak kalah kerennya dari viper cuma 55 ribu dollar untuk varian termurah,soal penjualan corvette bisa terjual lebih puluhan ribu unit dibanding viper yg penjualannya cuma ratusan

  • Rafli Santosa

    waha sayang American muscle harus suntik mati padahal nih mobil keren banget. Tapi kenapa dodge di indonesia tidak mau masukin ini mobil ke indo padahal mobil2 keren sperti Viper, Charger, Challenger

    • Hillarius Satrio

      “memangnya banyak yang mau beli?”

      dijamin gitu pikirannya garansindo. kalo yang beli dikit kan nggak untung, secara di sini nyaris semuanya cari profit, sekalipun segmennya udah tinggi kelasnya