Pemilik Toyota Fortuner Keluhkan Masalah Transmisi Yang Kasar di Filipina

by  in Toyota
Pemilik Toyota Fortuner Keluhkan Masalah Transmisi Yang Kasar di Filipina
0  komentar

AutonetMagz – Di lansir dari Top Gear Filipina, Toyota Fortuner terbaru yang memiliki mesin 2.400 cc dan 2.800 cc diesel dikeluhkan oleh pemiliknya karena transmisi 6 percepatan otomatis yang kerap kali kasar atau sering disebut dengan “shift shock”.

Masalah ini paling sering terjadi jika pengguna mobil ini menurunkan kecepatan dalam kondisi sports mode atau saat mobil menurunkan gigi. Umumnya perpindahan gigi pada kecepatan 35 hingga 80 kilometer perjam, perpindahan gigi kadang halus, kadang mengganggu bahkan bisa menjadi sangat kasar.

interior toyota fortuner 2016 indonesia

Keluhan ini ditemukan oleh grup sosial media pemilik All New Toyota Fortuner di sana, beberapa pemilik berspekulasi hal ini diakibatkan oleh komponen elektronik yang salah mengkalkulasi perpindahan gigi pada saat digunakan, tapi beberapa juga ada yang mengatakan bahwa hal tersebut diakibatkan oleh kopling torque converter yang lengket.

Untungnya tidak semua unit Toyota Fortuner mengalami hal serupa, dan bengkel Toyota disana sangat koperatif dalam menindaklanjuti hal tersebut. Untuk sementara ini beberapa solusi diantaranya seperti penggantian oli matic hingga penggantian unit transmisi, konon hal tersebut bisa memperbaiki transmisi secara permanen atau sementara, bahkan menurut Top Gear Filipina, ada unit kendaraan yang mendapatkan penggantian unit transmisi secara keseluruhan.

mesin toyota fortuner 2016 indonesia

Baca juga : Test Drive Toyota Fortuner VRZ Indonesia: Lebih Mewah Namun Kurang Nendang

Berdasarkan keterangan Toyota Filipina, masalah ini bukanlah masalah keselamatan, hanya sebuah kesalahan pada software, secara mekanikal semuanya baik-baik saja. Yang dibutuhkan hanya reprogramming ECU untuk memperbaikinya, dan tidak terjadi pada semua unit Toyota Fortuner yang ada disana.

Di artikel tersebut, mereka mengatakan bahwa Toyota Fortuner yang ada di Filipina merupakan mobil yang diimpor dari Indonesia, jadi masalah ini ada kemungkinan juga terjadi pada Toyota Fortuner di tanah air. Semoga saja unit Toyota Fortuner yang di Indonesia tidak mengalami hal serupa ya.

Read Prev:
Read Next: