Paten Rancangan Mesin Rotary Mazda SkyActiv-R Muncul, Yuk Simak Detailnya!

Paten Rancangan Mesin Rotary Mazda SkyActiv-R Muncul, Yuk Simak Detailnya!
0  komentar
mazda rx vision

AutonetMagz.com – Bukan rahasia lagi kalau Mazda tengah bermeditasi di dalam dojo-nya untuk mengusahakan yang terbaik bagi RX-Vision Concept supaya bisa masuk ke jalur produksi dengan inovasi mutakhir mesin rotary yang jadi ciri khas Mazda. Disiapkan menjadi penerus RX-7 dan RX-8, RX Vision akan mengusung mesin rotary baru yang konon dinamai SkyActiv-R dan diklaim bisa menghapus dosa mesin rotary lama yang torsinya kecil, boros BBM, emisi kotor dan tidak reliable.

desain mesin skyactiv-r rotary mazda

Tapi belum lama ini, di Amerika Serikat terdeteksi sebuah paten yang diklaim menggambarkan rancang bangun mesin rotary baru milik Mazda sudah didaftarkan di sana. Bertajuk SkyActiv-R, mesin ini terlihat punya rancangan yang agak beda dibanding mesin rotary Renesis 13B-MSP milik RX-8 lawas, salah satunya karena mesin rotary ini pakai turbo. Nah, berarti sudah ketahuan satu formulanya, dan ini bukan lelucon April Mop, karena didaftarkan tanggal 24 Maret 2016.

internal mesin skyactiv-r rotary mazda

Akan saya jelaskan bagian-bagian dari rancangan ini. Kalau dulu, mesin rotary punya jalur intake di atas dan exhaust di bawah, sekarang kebalikannya, jalur exhaust di atas dan intake di bawah. Kenapa? Karena turbonya terletak di atas, dan dengan menempatkan jalur exhaust di atas, pipa exhaust menuju turbo bisa makin pendek, dan pipa pendek berarti minim pressure loss saat gas mengalir dari exhaust ke turbo, sehingga turbo dapat makin banyak gas sehingga bisa beputar lebih cepat.

Dan dengan dimensi intake manifold yang cukup panjang, intakenya disebutkan masih bisa mengantarkan udara dengan baik. Diklaim, rahasianya karena adanya common passage (saluran normal) dan independent passage (saluran independen) yang menurut Mazda adalah usaha “dalam mempertahankan efek dinamis induksi udara paksa yang disebabkan efek inersia.”

konstruksi mesin skyactiv-r rotary mazda

Berikutnya, tentang exhaust manifoldnya, yang disebutkan, “memiliki saluran independen dan manifold normal. Panjang jalur pembuangan menjadi relatif singkat, dan dengan demikian, tahanan saluran di jalur gas buang bagian dapat menurun.” Melihat jumlah pipa-pipanya, diklaim ini mesin twin rotor seperti RX-8 dan RX-7, bukan 3 rotor seperti Eunos Cosmo atau 4 rotor seperti 787B.

Sementara itu dulu yang bisa kita tahu mengenai mesin ini. Soal hybrid atau tidak, single turbo atau twin turbo, lalu berapa kapasitas mesinnya, belum ada yang tahu pasti. Namun yang jelas, mesin ini pasti dinantikan, karena kita harus tahu seperti apa mesin rotary yang dijanjikan Mazda lebih bertenaga dan efisien dari yang lama. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next:
  • Buzzera

    Gagal paham ane

    • Aryo Wicaksono

      nggak apa-apa, Gan, yang penting terus belajar dan tidak malu bertanya.

  • haikal fahmi almaidani

    Mas Satrio.
    Ada gak artikel di AutonetMagz yg isinya tentang kelebihan dan kekurangan masing2 jenis mesin mobil seperti mesin Rotary, Inline, Konfigurasi V?

    Kalo belum, tolong ditulis artikelnya ya, mas.
    Supaya kita semua tau mengenai hal ini.

    Kalo ternyata sudah ada, apa judul artikelnya, mas? Biar saya baca.

    Karna penasaran, terutama dgn mesin Rotary yg kata teman2 saya tdk terlalu populer dibandingkan Inline atau V.

    • Hillarius Satrio

      hmmm.. boleh, saya buat nanti

      • haikal fahmi almaidani

        Oke, mas. Thank you. 🙂

    • Andy

      Jangan lupa mesin boxer juga om..

      • haikal fahmi almaidani

        Oh iya. Benar. Benar, mas. Saya lupa. Mesin boxer yg menjadi ciri khas semua jajaran produk Subaru (koreksi kalo saya salah, mas).

        • Andy

          Subaru dan Porsche ya setahu saya..

          • Hillarius Satrio

            tul, cuma subaru dan porsche yang masih berani pake mesin boxer.

          • Ismail Fikri

            mesin W configuration juga boleh :))

          • Aryo Wicaksono

            sama mesin VR6 punya volkswagen juga. 🙂

          • haikal fahmi almaidani

            Nah. Ini dia.
            Thanks ya mas atas info sekaligus koreksinya. 🙂

  • Aryo Wicaksono

    yang pasti dengan knalpot dan turbo ditaruh di atas pusat massa mesin makin turun jadi pengendalian makin baik. knalpot lebih pendek juga mengurangi “pumping losses”. Efek Helmholtz “intake” panjang untuk putaran rendah dan pendek untuk putaran tinggi, seperti T-VIS (Toyota Variable Induction System) 4AGE dulu.
    Mesin wankel tuh “total oil loss” seperti mesin dua langkah, jadi jangan heran konsumsi oli tetap tinggi. justru karena makan oli mesin jadi lebih kuat karena pelumasan lebih baik. 🙂

    • Levi

      Jujur gw gak mudeng ?

      • Aryo Wicaksono

        secara sederhana seperti ini, Cak. hambatan pipa semakin panjang kan semakin besar, jadi biar hambatan kecil dibuat sangat pendek. hal ini juga berlaku untuk knalpot turbo.
        efek helmholtz tuh memanfaatkan resonansi, Cak.
        T=1/f (periode berbanding terbalik dengan frekuensi)
        v=l/T=l.f (kecepatan terminal udara sama dengan panjang pipa dibagi periode putaran mesin atau panjang pipa kali rpm mesin)
        T: periode putaran mesin (detik)
        f: frekuensi (hertz) atau rpm
        l: panjang pipa (meter)
        v: kecepatan maksimum udara (meter/detik)
        kecepatan maksimum fluida di dalam pipa tuh tetap, jadi untuk rpm rendah pipa harus panjang dan rpm tinggi pipa harus pendek.
        efek resonansi meningkatkan tekanan udara yang masuk ke ruang bakar. pada saat putaran rendah pipa pendek ditutup dan putaran tinggi dibuka semua. 🙂

        • Hillarius Satrio

          kalo udah ngeliat pembahasan begini, semangat gw naik ke ubun2 ?

        • Mas Bejo Wakwaw (penerus Bejo)

          Dah main ke fisika nih gan… Wkwkwkwk

          • Hillarius Satrio

            mau nggak mau, soalnya kalo udah bahas mobil, nggak akan lepas dari fisika, terutama mesin dan suspensi.

            dan kalo udah mbahas istilah kayak efisiensi volumetrik, efisiensi termal, air fuel ratio, back pressure, torque steering, otto vs atkinson cycle, dependent vs independent suspension, toleransi maksimum, bla bla bla

            awalnya emang ribet, tapi makin ditelusuri, jadi makin suka sama teknik dan mobil…. tapi tuntutan jadi engineer berat memang… hehehe..

          • Mas Bejo Wakwaw (penerus Bejo)

            Klo gk mau ribet jdi engineer, jdilah designer mobil…. wkwkwkwk. Gambar mobil sesuka hati sesuai bahasa desainnya. Lgi pula bang hilsat tertarik di otomotif sejak kapan bang??

          • Hillarius Satrio

            sejak kenal Gran Turismo 2 di PS One, jaman masih SD

          • Jeem

            Mantap bung HillSat dari game jadi Car Enthusiast

          • Hillarius Satrio

            enggak, emang bawaan lahir kayaknya. dulu main winning eleven kalah terus, tapi main need for speed sama gran turismo bisa lumayan. ngoleksinya juga diecast mobil

          • Jeem

            Keren ya bakatnya bung HillSat

          • Hillarius Satrio

            oh ya, ngedesain nggak sesuka hati juga sih… gw diajarin sama senior2 gw, ngedesain itu nggak sekedar coret2 aja, kadang butuh cari inspirasi di mana aja, even pas nongkrong di toilet pun bisa kepikiran mendadak.

            diskusiin juga sama tim desain, sesuai nggak sama identitas merek tempat kerja mereka (dalam hal ini, perusahaan mobil), karena desain asal jadi tanpa identitas yang kuat sih ke laut aja sono. itu belom termasuk berunding sama tim teknis dan keuangan perusahaan

            ini contohnya. render ini contoh gagal sih, hasil 1,5-2 taun lalu, dan ngabisin 3-4 taun buat gw belajar dari nol sampe bisa ngedesain kayak gini. sampe sekarang gw masih ngasah cita plus rasa biar kalo ngerender bisa jelas

        • farid

          wow…penjelasan yg lumayan rumit,sebenarnya saya gak mudeng amat soal mobil,tapi kalau fisika dan rumus jadi sulit nangkapnya

          • Aryo Wicaksono

            cukup percaya sajalah, Gan, mesin ini tidak diperoleh dari hasil mandi kembang tujuh rupa, bakar kemenyan, dan bertapa saat bulan purnama di lab sambil minta wangsit ke arwah Felix Wankel dan para leluhur.

        • Jeem

          Walaupun udh disederhanain tetap tidak sederhana ?. maklum ane amatir Dan tidak jago fisika :v

          • Aryo Wicaksono

            knalpot turbo tuh seperti pompa air aja, semakin pendek semburan semakin kuat. trus panjang pendek “intake” tuh tinggal lihat youtube mesin formula satu atau mazda 787 26B quad rotor aja, putaran rendah panjang, pas digas putaran tinggi jadi tambah pendek.

          • Jeem

            Ok thanks penjelasannya bung Aryo

          • Hillarius Satrio

            nggak harus jago fisika, minimal ngerti fisika itu harusnya udah paham prinsip2nya

          • Jeem

            Wkwkwk begitu toh… Mohon bimbingannya biar makin ngerti perihal mesin mobil ?

        • Levi

          Widih fisikanya mantep bener gan

          Gw acungin 2 jempol deh buat agan

          Btw, agan ini teknisi atau apa ya kok hafal bgt mslh ginian ?

          • Aryo Wicaksono

            kegiatan dari mahasiswa ya oprek beginian, kan buat balap. sampai sekarang juga masih belajar terus, Gan. 🙂

          • Levi

            Mantaaap ! Semoga bakat dan minatnya segera kesampaian nih gan

            Atau kl gak tuh Om Mobi punya Avanza mungkin bs agan turboin ?

          • Aryo Wicaksono

            makasih, Gan.
            untuk masalah pasang turbo mah ane bukan siapa-siapa, banyak orang Indonesia yang lebih jago. serahkan saja pada yang lebih ahli.

  • Nakazato Kira

    Simpelnya sih, ini upaya mazda mengurangi Turbo Lag pada putaran rendah dengan mememdekkan pipa biar gas buang bisa langsung memutar turbonya :v
    Cmiiw

    • Hillarius Satrio

      nah, bisa dibilang gitu

  • agismaniax

    durability-nya gimana? katanya mesin dg piston rotary terkenal kurang tahan lama dibanding mesin dg piston konvesional

    • Hillarius Satrio

      durability hanya waktu yang bisa menjawab, meski ada yang bilang bisa diukur pakai pendekatan kalkulus atau matematika teknik, tapi teknik yang paling akurat adalah dengan menunggu hasilnya setelah beberapa tahun

  • alfian

    buka citroen survolt deh liat lampu depannya pasti agak mirip

  • Ngiler555

    bingung bacanya…

  • nusantara nusantara

    rotary, high rev, 10 ribu rpm, merdu