Nissan Tangguhkan Registrasi Mobil Baru di Jepang

Nissan Tangguhkan Registrasi Mobil Baru di Jepang
0  komentar

AutonetMagz.com – Sebuah kabar datang dari Negeri Matahari Terbit, Jepang, dimana Nissan baru saja mendapatkan permasalahan beberapa waktu lalu. Nissan bermasalah dengan Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi dimana pabrikan Jepang ini menyalahi peraturan dalam hal prosedur persetujuan mobil dengan spesifikasi JDM alias Japanese Domestic Market.

Karena persoalan ini pun, Akhirnya Nissan pun harus melakukan tindakan tegas dengan menangguhkan semua registrasi dari kendaraan produksinya di Jepang. Penangguhan ini sendiri dilakukan pada kendaraan yang ada di Dealer maupun yang ada di dalam gudang di pabrik – pabrik Nissan. Perkara ini sendiri dimulai dengan temuan Kementerian terkait terhadap adanya beberapa teknisi dari Nissan yang melakukan kecurangan dalam proses produksi di pabrik pabrikan Jepang ini.

Kecurangan yang dilakukan oleh teknisi tersebut adalah dengan melewatkan sejumlah proses yang seharusnya dilakukan dalam proses produksi. Dan sejak temuan ini diangkat ke publik, Nissan sudah mulai bergerak untuk melakukan inspeksi terhadap kejadian ini, termasuk mengecek tiap registrasi produk yang diproduksi dalam perkiraan rentang waktu sejak proses dicurangi.

Nissan juga memberlakukan tindakan bagi produk yang terkait yang sudah dilepas ke konsumen. Pihak pabrikan akan memanggil kembali produk yang sudah terjual dan melakukan inspeksi menyeluruh untuk menemukan bagian yang bermasalah. Dan tak hanya sendirian, dikabarkan Nissan juga menggandeng pihak ketiga yang secara independen akan menilai dan melakukan investigasi terhadap permasalahan ini.

Nissan sendiri hingga hari ini belum membeberkan fase proses apa yang dilewati oleh teknisinya sehingga masalah ini terjadi. Namun pihak konsumen-lah yang dirugikan pada kejadian ini karena tentunya proses produksi tak berjalan sebagaimana yang telah di instruksikan, dan mungkin saja dapat berpotensi mencelakakan konsumen. Namun patut kita apresiasi dengan tindakan aktif pabrikan Jepang ini untuk bertanggung jawab. Bagaimana menurut kalian? Sampaikan pendapat kalian ya kawan.

Read Prev:
Read Next: