Nissan Dikabarkan Tutup Pabrik di Indonesia, Tak Produksi Lokal Lagi?

by  in Berita&Merek Mobil&Nasional
Nissan Dikabarkan Tutup Pabrik di Indonesia, Tak Produksi Lokal Lagi?
0  komentar

AutonetMagz.com – Dalam beberapa bulan terakhir ini, berita terkait merk Nissan yang diluar produk mereka tergolong kurang menggembirakan. Mulai dari masalah skandal di jajaran manajerial level atasnya di Jepang hingga adanya isu efisiensi berupa pengurangan jumlah karyawan dan juga fasilitas produksi. Nah, kabar terbaru terkait hal ini juga datang dari Nissan di negeri kita tercinta, Indonesia.

Kabar terbaru yang kami kutip via Japantimesmenyebutkan bahwa pihak Nissan telah menutup salah satu dari dua pabrik perakitan mereka di Indonesia. Bahkan, penutupan tersebut telah dilakukan sejak 6 bulan lalu. Kalau mau dihitung – hitung, maka penutupan tersebut terjadi di bulan Maret 2019. Sebenarnya, berdekatan dengan momen tersebut ada beberapa kejadian yang menarik. Salah dua diantaranya adalah peluncuran dari Nissan Livina terbaru dan juga Nissan Serena C27. FYI, keduanya tidak diproduksi di pabrik perakitan Nissan di Indonesia.

Nissan Serena didatangkan langsung dari Jepang, sedangkan Nissan Livina terbaru diproduksi di pabrik perakitan Mitsubishi Indonesia. Komoditas lain Nissan (Diluar Datsun) adalah Nissan Teana, Nissan X-Trail, dan Nissan Terra serta Nissan March. Sayang beribu sayang, kesemuanya dihadirkan ke pasar Indonesia dengan status CBU. Artinya, saat ini produk Nissan di Indonesia tidak diproduksi oleh pabrik yang ada di tanah air. Sehingga, pabrik tersebut kehilangan fungsinya. Dari sumber, produksi terakhir dari pabrik yang ditutup adalah bulan Februari 2019.

Momen tersebut sangat bertepatan dengan momen peluncuran Nissan Livina sebagai suksesor Nissan Grand Livina yang sebelumnya dirakit di pabrik Nissan. Presiden Nissan Motor Indonesia (NMI), Isao Sekiguchi, menyebutkan bahwa saat ini pihaknya tengah menerapkan optimalisasi produksi dan juga restrukturisasi operasi. Otomatis, saat ini pabrik Nissan hanya memproduksi unit mobil berlogo Datsun saja. Pada tahun 2018 silam, produksi lokal dari Nissan juga terjun bebas sebanyak 70% dibandingkan tahun 2017. Di semester pertama 2019 ini, pabrik Nissan memproduksi 2.596 unit mobil Datsun.

Angka tersebut merosot sebanyak 72% dibandingkan dengan periode yang sama tahun silam. Nah, tentunya tren negatif ini harus diputus oleh pihak Nissan, karena, bagaimanapun Nissan sebenarnya punya kans cukup besar untuk menghadirkan produk yang berkualitas. Jadi, kalau menurut kalian bagaimana? Apa tanggapan kalian?

Read Prev:
Read Next: