Mobil Otonom Akan Diuji di Jalanan Jepang Tahun Depan

Mobil Otonom Akan Diuji di Jalanan Jepang Tahun Depan
0  komentar

AutonetMagz.com – Jika kita berbicara mengenai perkembangan teknologi di bidang otomotif, maka ada dua topik yang tengah menjadi concern dari pabrikan otomotif di dunia global. Yang pertama tentunya terkait dengan tenaga listrik untuk sebuah kendaraan, baik teknologi mesin PHEV maupun EV. Dan yang kedua adalah teknologi mobil otonom. Kabar terbaru, menunjukkan bahwa mobil otonom akan segera diuji secara resmi di Jepang, lebih tepatnya tahun depan.

Mengacu pada pemberitaan via Bloomberg, Pemerintah Jepang bakal segera meresmikan pengujian terhadap mobil – mobil otonom di jalanan Jepang. Nah, pihak Pemerintah Jepang sendiri sebelumnya sudah menjalin kerjasama dengan dua pabrikan otomotif lokal yaitu Toyota dan Nissan. Baik Toyota maupun Nissan bertugas untuk mengembangkan mobil otonom yang akan digunakan oleh para peserta dari Tokyo Olympics 2020 mendatang. Tokyo Olympics sendiri bakal dihelat di bulan Juli 2020 mendatang.

Sedangkan peresmian mobil otonom akan dilaksanakan seminggu sebelum gelaran tersebut. Mobil – mobil otonom yang akan digunakan selama Tokyo Olympics 2020 sendiri akan menjadi showcase yang mempertontonkan sejauh mana pabrikan asal Jepang mampu mengembangkan teknologi mobil otonom. Pasca Tokyo Olympics, pengujian dari mobil otonom masih akan terus dilanjutkan selaam 2 tahun hingga thaun 2022 mendatang. Sedangkan targetnya, di tahun 2025 mendatang mobil – mobil otonom sudah bisa dijual bebas di Jepang.

Dari Toyota sendiri bakal memamerkan Toyota E-Palette yang bertenaga listrik untuk gelaran ini, sedangkan untuk Nissan sendiri sejauh ini belum ada informasi resmi terkait model produk yang akan diuji di gelaran tersebut. Yang jelas, jikalau nantinya produk – produk ini sukses mengawal Tokyo Olympics 2020, maka masa depan dari mobil otonom akan semakin menjanjikan. Oiya, mobil – mobil otonom ini kabarnya sudah setara level 4 Autonomous (High Automation) yang yang artinya sistem akan menguasai penuh kendaraan, namun pengguna juga masih bisa melakukan intervensi.

Jadi, bagaimana menurut kalian, kawan?

Read Prev:
Read Next: