Mobil Listrik Justru Tingkatkan Polusi di China

Mobil Listrik Justru Tingkatkan Polusi di China
0  komentar

AutonetMagz.com – Mobil listrik saat ini nampak menjadi salah satu solusi paling masuk akal yang bisa ditempuh jika ingin menekan polusi dari emisi gas buang mesin konvensional. Mengapa? Ya jelas, karena mobil konvensional menghasilkan polusi, sedangkan mobil listrik tidak. Namun apakah dengan menggalakkan penggunaan mobil listrik, maka polusi akan langsung bisa ditekan? Nyatanya tidak, dan hal ini terlihat di China mengutip via Carscoops.

Studi yang dilakukan oleh bagian riset transportasi dari Universitas Michigan menyebutkan bahwa penggunaan mobil listrik di China justru meningkatkan jumlah polusi di Negeri Tirai Bambu ini. Lho? Kok bisa? Sejatinya memang mobil listrik tak menghasilkan polusi apapun, namun fakta yang ada menunjukkan bahwa mayoritas dari pembangkit listrik di China menggunakan batu bara sebagai sumber tenaga utamanya. Scott Kennedy, dari  Center for Strategic and International Studies di Washington, D.C. menyebutkan bahwa perubahan dari mobil konvensional di China menjadi mobil listrik tak akan mengeliminasi penggunaan bahan bakar yang menghasilkan polusi.

Scott juga menambahkan bahwa mobil listrik yang menggunakan tenaga listrik yang dibangkitkan dengan batu bara hanya memindahkan sumber polusi dari kendaraan bermotor ke pembangkit listrik. Merujuk pada publikasi dari Universitas Michigan, mobil dengan mesin internal combustion yang punya fuel economly di angka 14 km/liter malah lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan mobil listrik yang menggunakan listrik dari pembangkit bertenaga batu bara. Selain itu, merujuk pada sumber lain yaitu dari Harvard University dan Tsinghuang University Beijing, keduanya memberikan laporan bahwa produksi dari mobil listrik, mobil PHEV, dan mobil fuelcell di China juga menyumbangkan emisi gas buang lebih tinggi 50% dibandingkan dengan produksi dari mobil konvensional.

Lalu, apakah mobil listrik kini menjadi solusi yang masuk akal untuk mengurangi emisi gas buang? Jika kita bicara masalah mengurangi gas buang dari alat transportasi, maka jawabannya iya. Namun jika mengacu pada keseluruhan cycle yang terjadi, maka perlu ada studi dan juga kebijakan yang lebih jauh lagi. Untuk apa memproduksi mobil ramah lingkungan, jika produksi kendaraan tersebut dan produksi sumber tenaganya justru tidak ramah lingkungan, iya kan? Pada 2015 sendiri, sebanyak 72% dari pembangkit listrik di China menggunakan batu bara, sedangkan targetnya pada 2040 baru akan berkurang ke angka di bawah 50%, so? Masih lama. Dan dalam periode itu, jikalau penggunaan mobil listrik malah memperburuk emisi secara total, maka mobil hybrid atau mobil konvensional nampaknya akan lebih ramah lingkungan.

Menurut kami, perkara mengurangi emisi gas buang bukan hanya sekedar mengganti sumber tenaga dari sebuah kendaraan, namun juga merubah sistem yang terlibat dari cycle keseluruhan yang melibatkan kendaraan. Nah, kalau menurut kalian bagaimana? Yuk sampaikan pendapat kalian.

Read Prev:
Read Next: