Perusahaan Inggris Mulai Melirik Kendaraan Listrik Karena Lebih Hemat Perawatan

by  in BMW&Hi-Tech&International
Perusahaan Inggris Mulai Melirik Kendaraan Listrik Karena Lebih Hemat Perawatan
0  komentar
go-low-emission-uk

AutonetMagz.com – Kendaraan listrik memang menjadi booming di dunia global pada saat ini, banyak yang berlomba-lomba untuk menciptakan transportasi beremisi nol. Melihat masalah transportasi bebas emisi maka kita hanya menyimpulkan 2 jenis kendaraan yang sudah siap akan hal tersebut, kalau bukan kendaraan hidrogen ya kendaraan listrik.

Memang masih debatable manakah opsi yang betul dan cocok untuk menggantikan kendaraan berbahan bakar fosil. Namun bila kita sedikit melirik Inggris, pemerintah Inggris sedang gencar-gencarnya mengkampanyekan penggunaan kendaraan ber-emisi rendah dan zero emission. Mereka meyakini bahan bakar paling urgensi dan ready to serve untuk menggantikan bahan bakar fosil adalah kendaraan listrik. Bahkan pemerintah Inggris tidak segan-segan menghilangkan beberapa item pajak kendaraannya apabila kendaraan tersebut layak dipakai dan ultra low emission vehicles alias ULEV.

ride BMW i3

Dikutip dari pernyataan Menteri Transportasi Inggris, Andrew Jones, ia menyimpulkan kendaraan listrik akan membuat Inggris lebih hijau dan dari segi pelaku usaha pula, maintenance kendaraan listrik terlampau mudah dan murah. Sejak kampanye ‘Go Ultra Low‘ digencarkan, sudah 20.992 ULEV yang terdaftar sebagai mobil komersial perusahaan di Inggris mulai januari sampai september tahun ini. Pertumbuhannya meningkat 138.5% dibandingkan 2014. Diprediksi pada tahun 2020, 5 % kendaraan niaga yang beredar di Inggris adalah kendaraan ber-emisi rendah.

Kampanye ULEV sendiri bukan didasari pada masalah lingkungan semata. Meskipun dari segi harga, ULEV tidak bisa lebih murah dibanding kendaraan berbahan bakar fosil, namun ULEV menawarkan penghematan bahan bakar dan juga penghematan dari segi servis dan maintenance. Selain itu di Inggris, ULEV mendapatkan keringanan pajak dari negara sehingga ULEV menjadi tawaran menarik bagi para pelaku usaha.

Nissan Leaf 2014

Perusahaan leasing terbesar di Inggris, Lex Autolease mengungkapkan datanya bahwa menjalankan BMW i3 selama 4 tahun / 60,000 mil akan menghemat pengeluaran sebanyak £58 (Rp.1,2 juta) per bulan dibandingkan kendaraan konvensional. Bila 4 tahun maka anda bisa menghemat £2,784 (Rp.58 juta) dan apabila anda mempunyai perusahaan dan menggunakan 10 unit BMW i3 sebagai kendaraan niaga perusahaan anda maka selama 4 tahun anda sudah menghemat sekitar £28,000 (Rp.584 juta).

“Sangatlah penting untuk pelaku bisnis melihat kedepan lagi daripada hanya melihat harga dari kendaraan tersebut. Mobil listrik punya manfaat dari segi bantuan pemerintah dalam hal pajak dan biaya maintain dan biaya jalannya sangat murah, semua ini menolong dalam menekan biaya kepemilikan kendaraan. Ditambah lagi mobil ini jelas lebih ramah lingkungan,” jelas Poppy Welch, ketua dari kampanye Go Ultra Low.

mitsubishi-outlander-facelift-PHEV

Benefit dari mobil bertenaga listrik memang sangat menolong dari segi maintenance dan masalah biaya dan mengurangi emisi yang selalu menjadi momok bagi bumi kita ini. Tentu saja kampanye ini adalah ide yang bagus untuk mensosialisasikan mobil emisi rendah. Lalu bagaimana bila diterapkan di negeri kita? Nampaknya selama pembangkit listrik negara kita masih banyak menggunakan fosil, sepertinya hanya jadi memindahkan ketergantungan BBM. Jadi sepertinya kita harus mulai dari memperbanyak pembangkit listrik non-fosil. Bagaimana pendapatmu? Monggo tulis aspirasimu di bawah ini.

Read Prev:
Read Next:
  • farid

    Hmm…ada ide di masa depan rental mobil juga punya mobil listrik sebagai armadanya,karena mobil listrik itu zero emission,biaya yg murah,energi yg mudah didapat dan jarak tempuh yg lumayan jauh dalam kondisi full charge.lumayan kalau dijadiin kendaraan mudik,jadi kalau dah sampai di rumah sodara di kampung bisa sambil charge gratis buat balik lagi wkwkwkwkwkwk…

    • karena begini bro… mobil listrik itu kayak tamiya, terdiri dari rotor (gampangnya dinamo) dan baterai dan beberapa bagian kelistrikan. unsur mekanis hanya pada saat dinamo disalurkan ke penggerak.

      Otomatis kalaupun servis kita gak perlu ganti oli, bahkan sebenarnya kita tidak perlu servis periodik dengan batasan km atau waktu. Karena sistemnya sudah elektrical maka semua part dimasukkan ke data yang terkoneksi di internet yang ada di center cluster.

      misalnya tesla, divisi maintenance tesla hanya memantau kondisi mobil konsumennya dari internet, bila ada masalah (misal kampas kopling sudah habis) nanti terdeteksi, tinggal diberitahukan ke owner lewat konektivitas berukuran 10 inchi itu. nanti kita bisa deal2an servis disitu dan pada waktu yang dijanjikan dateng ke bengkel tesla atau ya montir tesla dateng ke tempat kita.

      • farid

        Panjang lebar amat min reply nya,tapi thanks buat info nya ya 🙂

    • kalo dibawa mudik atau jalan jauh sih, masalah mobil listrik yang itu2 aja sih ya kalau baterai habis ya mau tidak mau harus ngecas dalam waktu yang lama. beda sama mobil berbbm yang kalo habis tinggal ambil nozzle bbm dan currrr….

      yah mungkin suatu saat pengecasan mobil listrik bisa seperti ngisi bbm walau entah kapan.

      saat ini ya yang bisa diakalin ya hanya jarak tempuh lebih panjang