Mobil Baru Bugatti Batal Gara-Gara COVID

Mobil Baru Bugatti Batal Gara-Gara COVID
0  komentar

AutonetMagz.com – Sejak Bugatti melesatkan kembali citra merek mereka sebagai mobil terkencang di dunia melalui Bugatti Veyron, semua mata tertuju pada Bugatti. Sampai saat ini Bugatti hanya punya 1 jenis model, yakni coupe/convertible 2 pintu bermesin tengah. Nah, tadinya Bugatti mau bikin model baru lagi untuk dijual, namun datangnya virus COVID-19 yang meresahkan mengacaukan semuanya, termasuk kehadiran model baru ini.

Bos Bugatti, Stephan Winkelmann berbicara kepada Top Gear bahwa tadinya tim Bugatti sudah siap untuk mengerjakannya awal tahun 2020 ini. “Kami sudah siap mulai, kami sudah melakukan semua hal yang harus dilakukan, tapi tiba-tiba virus COVID muncul. Jadi kami menghentikan semuanya sebab ada aturan yang datang dari Volkswagen Group,” kata Stephan Winkelmann yang selain jadi bos Bugatti, sekarang juga jadi bos Lamborghini.

Aturan ini diketahui banyak orang dan sudah disepakati bersama-sama bahwa : Selama masa ketidakpastian ini , anda harus berkonsentrasi pada mode ‘Survival’ atau bertahan hidup. Kami sangat ahli dalam hal ini, karena kami menjual habis semua mobil untuk tahun 2020 dan 75 persen dari seluruh produksi tahun depan juga dialokasikan. Lihat saja bagaimana nanti,” ujarnya. Padahal sampai sekarang model baru ini belum ketahuan wujudnya mau seperti apa oleh publik.

Sebenarnya dulu sempat muncul rumor kalau Bugatti ingin membuat sedan 4 pintu mewah nan besar bernama Bugatti Galibier, bahkan ada gosip juga kalau Bugatti ingin membuat coupe 4-seater bermesin hybrid, tapi entah model baru mana yang dimaksud. Satu hal yang pasti, Winkelmann ingin melihat mesin pembakaran dalam terus hidup di mobil-mobil performa tinggi, khususnya di tengah-tengah era kebangkitan mobil listrik seperti saat ini.

Chiron adalah mobil kebanggaan kolektor, mobil seperti itu mungkin adalah yang terakhir dari spesiesnya. Mobil itu adalah tentang mempertahankan atau meningkatkan nilainya seiring waktu berjalan. Itulah puncak pencapaian teknologi otomotif. Mungkn itu terakhir kalinya mesin pembakaran dalam sehebat itu bisa dibuat,”tutupnya. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: