Mitsubishi Xpander VS Toyota Avanza : Benarkah Lawan Sepadan?

Mitsubishi Xpander VS Toyota Avanza : Benarkah Lawan Sepadan?
0  komentar

AutonetMagz.com – Jadi, awal mula munculnya ide untuk membuat artikel ini adalah dari selentingan dari seorang pembaca yang menyebutkan, “Wah, kalau wholesalesnya Xpander dibandingkan dengan Avanza Tidak Fair, kan ada yang 1.300cc’. Nah dari selentingan itu kami sendiri mulai berpikir bahwa sejatinya ada benarnya juga pernyataan tersebut, terlepas fakta bahwa mau berapapun kubikasinya, keduanya memang masuk di kelas yang sama yaitu LMPV.

Lantas kami pun kepo dan ingin melakukan kroscek apakah kehadiran varian 1.300cc dari Toyota Avanza sangat besar pengaruhnya untuk penjualan wholesales model ini. Dan hasilnya ternyata cukup menarik. Dari total seluruh penjualan wholesales dari januari hingga November 2018 kemarin, untuk varian Toyota Avanza 1.3 dan Toyota Veloz 1.3 kamu menemukan angka 50.148 dan 6.593 unit. Praktis, varian 1.300cc dari mobil ini membukukan angka 56.741 unit banyaknya. Sedangkan varian 1.500cc dari Toyota Avanza 1.5 G dan Toyota Veloz membukukan angka 1.243 dan 14.553 unit.

Jika ditotal, varian 1.500cc dari Toyota Avanza dan Toyota Veloz menyumbang angka 15.796 unit banyaknya. Nah, jika keduanya ditotal,  varian 1,500cc hanya menyumbang 21% saja dari penjualan Toyota Avanza dan Toyota Veloz secara wholesales total sejauh tahun 2018 ini. Angka tersebut belum kami tambahkan dengan varian Transmover 1.300cc yang mencapai 2.956 unit hingga bulan lalu. Nah, mari kita lihat ke seberang, yaitu Mitsubishi Xpander. Berhubung kubikasi mesin dari LMPV Mitsubishi ini sama, maka langsung saja kita jumlahkan wholesales-nya, dan ditemukan angka 71.219 unit banyaknya.

Lalu apa yang mau kami cari dari data – data ini? Yang mau kami cari adalah jawaban, apakah memang benar Toyota Avanza / Veloz adalah lawan sepadan dari Mitsubishi Xpander? Dan kami menyimpulkan bahwa sebenarnya bukan. Dari data diatas, terlihat bahwa market terbesar dari Toyota Avanza ada di varian 1.300cc, khususnya di varian G manual dan E manual. Bahkan, perolehan wholesales varian G Manual saja bisa 2 kali lipat perolehan total varian 1.500cc (baik 1.5G ditambah Veloz). Oleh karenanya, kami pun mengerti selentingan pihak Toyota yang menyebutkan Mitsubishi Xpander bukanlah rival Toyota Avanza.

Jawabannya karena tujuan pasarnya beda, dan varian yang laku pun beda. Lantas, apakah Mitsubishi Xpander tak punya lawan? Oh tentu ada, dan sudah jelas lawan LMPV Mitsubishi ini adalah Toyota Rush. Mungkin masih ada saja yang tak mengakui bahwa keduanya ada di zona abu – abu. Dibilang LMPV kok berasa LSUV, sedangkan yang LSUV kok berasa LMPV. Nah, jika dibandingkan dengan Mitsubishi Xpander, capaian Toyota Rush terbilang lebih oke. Dengan kubikasi mesin yang sama, Toyota Rush mampu membukukan capaian 49.650 unit, jauh diatas Toyota Avanza / Veloz yang bermesin sama.

Nah, dengan melihat data – data ini, kami pun menyimpulkan bahwa sejatinya Toyota Avanza / Veloz dan Mitsubishi Xpander sejatinya bukalah lawan yang punya karakter yang sama, malahan cenderung berbeda. Oleh karenanya, pihak Toyota dan Mitsubishi satu suara menyebutkan bahwa satu sama lain tidak akan berpengaruh. Toh buktinya waktu penjualan Mitsubishi Xpander meroket, Toyota Avanza juga masih membukukan angka yang bagus. Nah, itu kesimpulan kami, kalau kalian?

Read Prev:
Read Next: