Porsche 718 Cayman T dan Boxster T : Touring atau Terondol?

Porsche 718 Cayman T dan Boxster T : Touring atau Terondol?
0  komentar

AutonetMagz.com – Ragam pribadi yang ingin menikmati mobil sport kepunyaannya punya preferensi yang bermacam-macam. Ada yang ingin mobil kencang tapi nyaman, ada yang suka mobil yang fun to drive meskipun pelan, ada yang suka mobil yang brutal dan tidak mempersoalkan jika mobilnya kasar, ada juga peminat mobil yang murni menawarkan sensasi berkendara tanpa gimmick yang berlebihan dan bisa membuat fokus kita teralihkan dari momen-momen saat kita menikmati mobil seutuhnya.

Nah, trim atau varian “T” dari Porsche memang sengaja digodok untuk menyasar segmen yang terakhir. Masih banyak jenis penikmat mobil sport lainnya, tapi mungkin terlalu banyak untuk disebutkan. Kembali ke varian Porsche “T”, di mana setelah menghadirkan kembali Porsche 911 Carrera T yang sudah kami jajal di Singapura, kini giliran adik 911 yang dapat treatment serupa. Inilah Porsche 718 Cayman T dan 718 Boxster T, varian baru untuk diposisikan di antara Cayman/Boxster reguler dan Cayman/Boxster S.

Porsche menjelaskan kalau “T” pada 911 Carrera T, 718 Cayman T dan 718 Boxster T adalah singkatan dari “Touring”, tapi mungkin cocok juga jika dibilang “Terondol”. Kenapa tidak, toh untuk model ini Porsche sengaja mereduksi bagian-bagian yang dinilai kurang memberikan sumbangsih besar dalam memperkuat sensasi mengendarai Porsche. Contohnya, selamat tinggal handle pintu reguler, sekarang hanya ada tali atau strap untuk membuka pintu. Biar enteng.

Pengurangan yang lebih kentara adalah hilangnya head unit standar. Untuk head unit ini, konsumen yang benar-benar butuh head unit di Porsche 718 Boxster T dan 718 Cayman T bisa meminta Porsche untuk memasangnya tanpa dipungut biaya sepeserpun. Jok sport bawaannya sudah pakai jahitan 718 di headrest, tapi pengaturan elektriknya hanya 2 arah, tidak seperti varian lain yang lebih fleksibel. Biar enteng.

Porsche akan berkata kalau pengurangan hal-hal tadi mereka lakukan karena adanya pemasangan GPF atau Gasoline Particulate Filter baru, di mana jika mereka menambahkan GPF sembari mengurangi hal-hal yang sudah disebutkan tadi, bobot 718 Cayman T atau Boxster T akan relatif sama dengan Cayman atau Boxster standar. Dari luar, 718 Boxster T dan 718 Cayman T dapat spion berwarna Agate Grey dan pelek alloy 20 inci dengan finishing Titanium Grey juga. Pemasangan sistem PASM alias Active Suspension bikin mobil ini lebih ceper 20 mm.

Porsche juga memasangkan stiker bertulisan 718 Cayman T dan 718 Boxster T khusus di bodi sampingnya. Karena basisnya adalah varian standar, ia pakai mesin 2.000 cc flat 4 turbo, bukan 2.500 cc flat 4 turbo seperti 718 Cayman S atau 718 Boxster S. Meski sudah punya sports exhaust, tidak ada perubahan berarti pada performa di atas kertas. Tenaga masih tetap 300 PS dan torsi 380 Nm, dan pilihan girboks tetap manual 6 percepatan atau PDK kopling ganda 7 percepatan.

Lari dari 0 ke 100 km/jam, versi manual bisa 4,9 detik dan PDK bisa 4,2 detik, dan keduanya bisa digas terus sampai sekitar 270 km/jam. Kedua adik Porsche 911 ini juga dapat Active Engine Mounting, Locking Differential dan sistem Torque Vectoring demi memaksimalkan handling. Setir milik Porsche 718 Boxster T dan 718 Cayman T sudah pakai jenis sport steering dengan tombol putar untuk memilih mode dari Normal, Sport, Sport Plus dan Individual.

Porsche belum merilis harga resmi untuk 718 Boxster T dan 718 Cayman T, mereka hanya bilang “Pembeli 718 T dapat menikmati keuntungan harga sekitar 5-10% dibandingkan dengan model reguler dengan fitur yang sama.” Sip, jadi sebelum 718 Boxster Spyder dan 718 Cayman GT4 hadir, kaum purist bisa menjajal trim “T” dulu. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: