Mitsubishi Outlander PHEV 2022 : Jadi 7-Seater

Mitsubishi Outlander PHEV 2022 : Jadi 7-Seater
0  komentar

Autonetmagz.com – Setelah generasi terbaru Mitsubishi Outlander diperkenalkan kepada dunia pada bulan Februari tahun ini, Mitsubishi Outlander generasi terbaru juga akan mendapatkan model plug-in hybrid seperti sebelumnya. Kabar baiknya, model ini akan mulai dijual di Jepang pada paruh kedua tahun ini. Dari beberapa gambar teaser telah dirilis sejauh ini, banyak memperlihatkankan embel-embel “Plug-in Hybrid EV” dan “PHEV”, lengkap dengan foto port pengisian baterai di spatbor kanan belakang mobil.

Sementara Mitsubshi Outlander berbagi platform Common Modular Family (CMF), yang nantinya akan memiliki mesin berkapasitas 2,5 liter dan sebagian besar komponennya ada kesamaan dengan Nissan X-Trail. Mitsubishi Outlander PHEVIta Pearce ini diharapkan mendapatkan powertrain dari dua motor, yang berasal dari model sebelumnya. Kemungkinan akan mendapatkan beberapa penyesuaian, seperti yang ditinjau oleh konsep Engelberg Tourer yang juga memamerkan desain baru dari Mitsubishi Outlander sebelumnya.

Akan Jadi 7-Seater

Dilengkapi dengan mesin 2,4 liter yang lebih besar (sudah dipasang pada PHEV saat ini), motor listrik di setiap gandar dan baterai lithium-ion yang lebih besar 20 kWh. Pada saat itu, Mitsubishi menggembar-gemborkan jangkauan all-electric lebih dari 70 km dan jangkauan total lebih dari 700 km. Belum ada detail teknis yang diungkapkan, tetapi Mitsubishi telah mengkonfirmasi bahwa ada desain arsitektur baru, integrasi komponen yang ditingkatkan, dan tata letak yang direvisi telah membebaskan ruang di belakang untuk kursi baris ketiga. Model yang ada sebelumnya hanya ditawarkan dengan lima kursi, karena baterai berada di bawah lantai bagasi.

Pertama Dari Mitsubishi, Namun Bukan Pertama di Dunia

Ini berarti, Mitsubishi Outlander PHEV adalah salah satu 7 seater SUV dengan penggerak motor listrik pertama dari Mitsubishi. Mengenai mobil listrik dengan 7 seater, sebelumnya sudah ada Tesla Model X yang berbentuk sedan (ini juga pertama di dunia, sedan dengan 7 seater, namun bukan dalam bentuk limosin). Bila kita menilik dari body style MPV sudah banyak yang menawarkan konsep tersebut seperti Mercedes Benz EQV, yang berbasis dari Mercedes Benz V-Class. Atau yang lebih terjangkau juga ada juga Nissan e-NV200 yang berbasis dari Nissan Nv200 atau yang biasa kita kenal dengan Nissan Evalia.

Bisa dikatakan bahwa sampai 2025 nanti akan ada banyak model EV yang akan segera dirilis. Baik itu model yang benar-benar baru, maupun model yang menggantikan generasi sebelumnya-yang masih menggunakan bahan bakar minyak. Apalagi demi mengejar peraturan zero emission yang ketat di beberapa negara tertentu, membuat para pabrikan mobil memutar otak agar bagaimana mereka dapat menghasilkan cuan di negara tersebut. Mau tidak mau, suka tidak suka mereka harus ikut kedalam era elektrifikasi tersebut. Bagaimana menurut kalian? sampaikan di kolom komentar ya.

Read Prev:
Read Next: