Mitsubishi Outlander Facelift Siap Tanding di Kandang Sendiri

Mitsubishi Outlander Facelift Siap Tanding di Kandang Sendiri
0  komentar
mitsubishi-outlander-facelift

AutonetMagz.com – Sebelum kami memulai artikel ini, perlu kami ingatkan, jangan suka menyamakan Outlander dan Outlander Sport. Meski sama-sama buatan Mitsubishi, keduanya amatlah beda. Outlander Sport adalah versi crossover untuk mereka yang masih memikirkan harga bersahabat dan ukuran kecil, sementara Outlander jauh lebih besar dan mahal. Hal yang sama juga berlaku untuk Pajero – Pajero Sport serta Santa Fe – Santa Fe Sport.

Masuk ke bahasan utama, sekarang Mitsubishi sudah melepas SUV Outlander di negara asalnya, Jepang. Dijual dalam 2 varian, yakni reguler dan PHEV. Versi reguler punya batang chrome besar pada grilnya dan pelek 5 spoke yang sama seperti Mitsubishi ASX facelift Australia, tapi versi PHEV grilnya berwarna glossy black dan peleknya berdesain 8 spoke dengan laburan warna two tone.

mitsubishi-outlander

Overall, desain tampak depan Outlander sangat mirip dengan beberapa mobil konsep Mitsubishi, XR-PHEV misalnya yang katanya bakal menjadi Outlander Sport baru. Menurut beberapa laporan, memang produk Mitsubishi akan berwajah seperti ini, meninggalkan identitas inverted slant-nya yang dulu. All New Pajero Sport pun diklaim mukanya sebelas-dua belas dengan Outlander, dengan beberapa perbedaan tentu saja.

mitsubishi-outlander-facelift-non-PHEV-interior

Masuk ke dalamnya, Mitsubishi memberikan pelapis dan aksen jahitan baru untuk jok dan door trim Outlander facelift, dan khusus untuk tipe G Premium, bahan kulitnya berwarna cokelat. Konsol tengah dan beberapa ornamennya dilabur dengan finishing warna hitam khusus yang biasa digunakan dalam seni kerajinan tangan Jepang, begitu menurut Mitsubishi.

mitsubishi-outlander-facelift-PHEV-interior

Oh ya, antara Outlander PHEV dan non-PHEV memiliki desain setir dan tuas transmisi yang berbeda. Jika versi non-PHEV setirnya palang tiga, mirip dengan ASX facelift versi Australia, maka versi PHEV setirnya palang empat, sedikit mirip desain setir Hyundai Santa Fe.

Kalau mau membawa 7 orang, pilihlah yang versi non-PHEV, karena versi PHEV harus merelakan sebagian ruang baris ketiganya untuk dikuasai baterai sehingga kapasitasnya berkurang menjadi 5 seater. Yah, anggap saja bagasinya jadi lebih lega, lagian seberapa sering sih bangku baris ketiga dipakai untuk membawa orang?

kabin-mitusbishi-outlander-facelift

Kinerja sistem PHEV dan mesin bensin milik Outlander facelift telah mengalami beberapa revisi, tujuan utamanya adalah jarak tempuh yang lebih jauh. Menurut hasil tes JC08 di Jepang, konsumsi BBM Outlander facelift mencapai 20,2 km/liter, membaik 1,6 km/liter dari yang lama. Di lain sisi, jarak tempuh motor listriknya kini bisa lebih jauh 600 meter dari sebelumnya, menghasilkan jarak tempuh 60,8 kilometer. Lumayan, bisa jalan hampir 61 kilometer tanpa bensin.

mitsubishi-outlander-facelift-non-PHEV

Variasi warna Outlander facelift adalah Ruby Black Pearl, Quartz Brown Metallic, Black Mica, Technical Silver Metallic, Titanium Red Metallic, Red Metallic dan White Pearl. Harga jualnya di Jepang adalah 2.519.640 Yen ( 273 juta Rupiah) untuk yang non-PHEV dan 3.596.400 Yen (390 juta Rupiah) untuk yang PHEV. Cocokkah Outlander untuk Indonesia? Ehem, sepertinya kita tak punya pilihan lain selain Pajero Sport kalau ingin SUV besar berlogo tiga berlian.

Bagaimana opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: