Mesin Mitsubishi Xpander Diproduksi di Pabrik Nissan, Kode?

Mesin Mitsubishi Xpander Diproduksi di Pabrik Nissan, Kode?
0  komentar

AutonetMagz.com – Sebuah kabar yang menarik kembali hadir dari sebuah Mitsubishi Xpander. Yap, LMPV milik Mitsubishi ini nampaknya tak henti – hentinya memberikan kabar yang menarik untuk dibahas. Apakah ini terkait unit yang terbakar beberapa hari lalu? Bukan, kami belum akan membahas hal tersebut sampai hasil investgasi diungkap ke publik, namun mengenai mesin dari Mitsubishi Xpander yang akan diproduksi di pabrik milik Nissan. Lho? Jadi? Oke, daripada banyak berspekulasi, yuk kita bahas.

Jadi, pihak Mitsubishi Motors yang berkantor di Jepang baru saja mengumumkan rilis bahwa pihaknya memiliki rencana untuk melakukan peningkatan kapasitas produksi tahunan dari fasilitas produksinya yang ada di Bekasi, Indonesia. Hal ini sendiri dilakukan untuk merespon permintaan yang bisa dibilang besar terhadap LMPV mereka, Mitsubishi Xpander, baik di pasar Indonesia dan ekspor. Nah, Kapasitas produksi tahunan dari pabrik Mitsubishi saat ini yang mencapai 160.000 unit (dalam kondisi maksimal), dan akan ditingkatkan menjadi 220.000 unit pada tahun fiskal 2020 mendatang, jadi masih perlu waktu untuk prosesnya, kawan. Pengembangan ini merupakan hasil dari investasi sekitar 4 miliar Yen.

Penginkatan ini sendiri diklaim Mitsubishi juga akan memberikan tambahan lapangan kerja bagi 800 orang di pabrik Bekasi untuk melengkapi total karyawan mencapai 4.100 orang yang sudah ada. FYI, dengan adanya peningkatan kapasitas produksi di pabrik MMKSI ini, maka volume produksi Mitsubishi Xpander akan meningkat dari 115.000 unit menjadi 160.000 unit pada tahun fiskal 2020. Eksport pun juga akan meningkat dari 30.000 unit menjadi 50.000 unit untuk memenuhi permintaan pasar luar negeri, khususnya negara-negara ASEAN. Nah, bersamaan dengan kabar peningkatan produksi inilah juga muncul kabar bahwa mesin dari Mitsubishi Xpander akan diproduksi di Nissan Motor Indonesia (NMI).

Hal ini akan meningkatkan rasio penggunaan suku cadang lokal pada Mitsubishi Xpander dari angka 70% menjadi sekitar 80% yang diklaim akan membawa manfaat ekonomi bagi rantai pasokan lokal. Pengembangan di fasilitas NMI akan mampu memproduksi 160.000 unit mesin per tahunnya. Nah, apakah diproduksinya mesin Mitsubishi Xpander di pabrik NMI ini adalah ‘kode’ bahwa akan ada simbiolis mutualisme antara kedua pabrikan ini? Jadi, Nissan Grand Livina dirakit di Pabrik MMKSI, dan mesin Mitsubishi Xpander dirakit di pabrik Nissan? Ah, anggap saja ini hanya asumsi kami saja, belum tentu benar. Kalau kalian sendiri bagaimana? Apakah berasumsi yang sama dengan kami akan hal ini? Yang jelas, toh memang Mitsubishi dan Nissan berada di bawah aliansi yang sama, dan sosok Nissan Grand Livina terbaru cepat atau lambat akan terealisasi, masa NMI tak minat dengan segmen LMPV.

Jadi, kita tunggu saja, seperti apa kolaborasi antara MMKSI dan NMI, atau secara umum Mitsubishi dan Nissan di masa depan. Kapasitasnya akan bertambah, mesinnya diproduksi di pabrik NMI, maka peluang menambah produksi maupun menambah produksi ‘produk lain’ (yang kalian tentu tahu produk apa) pun akan semakin terbuka lebar. Jadi, yuk sampaikan pendapat kalian.

Read Prev:
Read Next: