Mercedes-Benz Diprediksikan Akan Mematikan Smart di Masa Depan

Mercedes-Benz Diprediksikan Akan Mematikan Smart di Masa Depan
0  komentar

AutonetMagz.com – Semakin kencangnya perkembangan segmen otomotif ke arah elektrifikasi, memang memaksa banyak pabrikan otomtoif untuk mengatur ulang rencana masa depannya, dan memberikan titik berat pada produk bertenaga listrik yang diprediksi akan menjadi komoditas utama di masa depan. Termasuk diantaranya pihak Mercedes-Benz, dimana di dalamnya juga adalah merk mobil unyu bin imut, Smart. Nah, kabar terbaru, ada sebuah prediksi bahwa di masa depan eksistensi dari Smart akan terancam oleh induknya sendiri yaitu Mercedes-Benz.

Seperti yang kita tahu, pihak Mercedes-Benz bekerja sama dengan Renault perihal merk Smart. Salah satunya adalah kerjasama yang melibatkan Smart ForFour dengan Renault Twinggo. Namun, kabarnya pihak Renault sedang meninjau ulang kerjasama ini, dan diprediksi tak mau meneruskan kerjasama serupa pasca lifecycle dari Renault Twinggo dan Smart ForFour mencapai batas akhir nantinya. Artinya? Renault akan berhenti memproduksi mobil Smart, dan mengembalikan kewajiban itu ke Mercedes-Benz. Nah, kondisi inilah yang membuat pihak Mercedes-Benz diprediksi akan mengambil langkah berani dengan mematikan merk Smart, setidaknya di tahun 2026 paling cepat, mengacu pada pemberitaan Automobilemag. Langkah ini juga sebenarnya bukan hal yang asing, jikalau pabrikan lainnya merelakan jajaran produk Dieselnya, maka Mercedes-Benz merelakan merk Smart.

Lalu, jikalau benar, maka jelas dunia otomotif akan kehilangan salah satu merk unik nan khas yang pernah ada, padahal jika dipikir – pikir lagi, pangsa pasar dari mobil keluaran Smart masih ada dan bisa dimanfaatkan. Nah, tenang saja, bukan Mercedes-Benz kalau mereka mengambil langkah sengan serampangan. Kabarnya, jikalau benar Mercedes-Benz mengampakkan Smart, maka akan ada divisi lain yang akan menggantikannya. Namun tak akan seperti Smart, divisi ini akan mengurusi mobil supermini baru dari Mercedes-Benz nantinya. Praktis, jikalau Mercedes-Benz masuk ke segmen supermini, maka Audi dan MINI sudah menunggu disana dengan Audi A1 dan MINI Cooper. Nah, lalu mobil apa yang akan menjadi varian supermini dari Mercedes-Benz? Paling masuk akal adalah Mercedes-Benz A-Class.

Namun, dengan platform yang ada saat ini, agak mustahil Mercedes-Benz A-Class menjadi suksesor dari Smart dan masuk di kelas supermini. Salah satu peluang yang bisa terjadi adalah di generasi berikutnya dari Mercedes-Benz A Class yang diprediksi akan hadir di 2025. Itupun jikalau Mercedes-Benz A Class sudi untuk meninggalkan platform MFA2 yang digunakannya saat ini, dan beralih ke platform baru yang lebih ringkas dan sejauh ini memiliki codename MX1. Dengan platform MX1 ini, pihak Mercedes-Benz akan mengembangkan jajaran mobil barunya di masa depan, termasuk jajaran mobil EV, PHEV, maupun mobil kovnvensional dengan pembakaran internal. Yang menarik, ternyata Mercedes-Benz sudah berkomunikasi dengan BMW, seteru utamanya, untuk bekerja sama mengembangkan platform MX1 dan MX2 tahun lalu.

Sayangnya, pihak BMW yang mengakhiri komunikasi tersebut. Yah, gagal kerjasama deh. Namun, jikalau pada akhirnya gambaran mengenai supermini dalam diri Mercedes-Benz A-Class tak terwujud, ada nama lain yang sempat terpantau dan berpotensi menjadi supermini baru Mercedes-Benz. Nama dari produk ini adalah Mercedes-Benz U-Class yang masih abu – abu hingga hari ini. Jadi, bagaimana menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: