Mercedes Benz Citan Generasi Terbaru Dirilis!

Mercedes Benz Citan Generasi Terbaru Dirilis!
0  komentar

Autonetmagz.com – Mercedes-Benz meluncurkan All-New Citan, sebuah van kompak yang tersedia dalam varian Panel Van dan Tourer (versi mobil keluarga) yang melengkapi jajaran line up kendaraan komersial Mercedes di bawah Vito dan Sprinter yang lebih besar. Namanya seperti suatu kota di Jawa Timur ya? Seperti generasi sebelumnya, Mercedes Benz Citan generasi terbaru ini berbagi platform dengan Renault Kangoo. Nantinya, Mercedes-Benz juga akan segera meluncurkan versi listrik dan versi yang lebih premium bernama T-Class. Sebelumnya Mercedes benz juga pernah memasarkan MPV bernama R-Class yang sayangnya tidak dilanjutkan lagi produksinya.

Mercedes-Benz Citan memiliki bentuk kaca dan pintu yang sama dengan Renault Kangoo. Tetapi bagian depan dan belakang didesain ulang agar berbeda dari kembarannya yang berasal dari Prancis itu. Dilengkapi lampu depan dengan teknologi LED pada trim tertinggi, bentuknya mirip dengan MPV B-Class. Sementara bumper, kap mesin, dan gril didesain sesuai dengan bahasa desain terbaru Mercedes. Mercedes Benz Citan memiliki panjang 4.498 mm (177 inci) dan jarak sumbu roda 2.716 mm (106,9 inci). Nantinya, Mercedes juga akan menawarkan varian long wheelbase yang memberikan ruang interior yang lebih luas.

Interior Berbeda

Desain dasbornya sama sekali berbeda dengan Renault Kangoo, tidak seperti generasi sebelumnya. Terdapat layar sentuh tengah 7 inci yang agak kecil untuk infotainment MBUX (tersedia dalam versi berbeda tergantung pada level trim), dan setir multifungsi there spoke. Citi Tourer memiliki lima kursi terpisah, dengan bangku belakang yang dapat dilipat dan beberapa kompartemen penyimpanan di sekitar kabin. Fitur perlengkapan termasuk sistem standar seperti Hill Start Assist dan Active Brake Assist, tetapi juga ADAS yang lebih canggih seperti Blind Spot Assist, Active Lane Keeping Assist, dan Active Distance Assist DISTRONIC yang memungkinkan mengemudi semi-otonom dalam kondisi tertentu. Citan Tourer dilengkapi dengan 7 airbag sebagai standar (termasuk airbag tengah) sementara versi Panel Van memiliki 6 airbag.

Seperti yang diwajibkan dari kendaraan komersial, desain difokuskan pada kepraktisan dengan satu atau dua pintu geser yang memungkinkan bukaan 615 mm (24,2 inci). Di bagian belakang, terdapat dua pintu asimetris dengan sudut 180 derajat untuk Citan Panel Van, dengan tinggi bukaan 1.059 mm (41,7 inci). Sementara tailgate buka keatas menjadi opsional untuk Citan Tourer. Walaupun Sebasis dengan Renault Kangoo, Mercedes-Benz menyatakan bahwa Citan mendapat settingan khusus untuk suspensinya untuk memberikan karakteristik berkendara yang unik dan kenyamanan lebih. Tentunya settingan suspensi untuk versi van dan tourer dibedakan, karena peruntukkannya juga berbeda.

Pilihan Mesin

Mercedes Benz Citan tersedia dengan dua pilihan mesin – diesel 1,5 liter dan bensin 1,3 liter. Varian Diesel hadir dalam tiga output daya yang berbeda, Citan 108 CDI dengan 74 hp bertorsi 230 Nm, Citan 110 CDI dengan 94 hp bertorsi 260 Nm dan Citan 112 CDI dengan 114 hp bertorsi 270 Nm. Namun, hanya versi kedua (110 CDI) yang tersedia di Citan Tourer. Mereka yang lebih suka bensin memiliki dua pilihan, Citan 110 dengan 101 hp bertorsi 200 Nm, dan Citan 113 dengan 129 hp bertorsi 240 Nm. Selain dalam transmisi manual enam kecepatan, juga tersedia dengan transmisi kopling ganda (DCT) tujuh kecepatan. Model dengan transmisi otomatis DCT menjadi salah satu mercedes dengan tuas transmisi di konsol tengah saat ini – bukan di kolom setir seperti line up passengger car Mercedes Benz lainnya.

Melihat ceruk pasar MPV yang besar di Tanah Air, sepertinya menarik apabila Mercedes Benz Indonesia memboyong Citan kesini. Apalagi bila dirakit lokal sehingga menjadikannya Mercedes Benz termurah di Tanah Air. Namun mengingat BMW juga pernah membawa 2-Series Gran Tourer, dengan ukuran mirip LMPV. Saat itu dibanderol Rp 700 jutaan dan didatangkan utuh dari Jerman yang sayangnya respon pasar tidaklah bagus membuat ekspetasi kami menurun untuk melihat mobil ini lalu lalang di jalanan Indonesia. Memang sulit untuk membuat mobil ini menjadi ‘terjangkau’ – at least berada di range yang sama dengan Toyota Innova. Bagaimana menurut kalian? sampaikan di kolom komentar ya.

Read Prev:
Read Next: