Magnitude Finance : Harga Jual McLaren P1 Tidak Akan Turun, Malah Bisa Naik!

Magnitude Finance : Harga Jual McLaren P1 Tidak Akan Turun, Malah Bisa Naik!
0  komentar
mclaren-p1-kuning

AutonetMagz.com – Membeli mobil biasa dengan berharap harga jual kembalinya naik adalah mustahil, makannya mobil biasa tak bisa disebut sebagai investasi karena nilainya pasti turun. Lain ceritanya dengan supercar atau hypercar, terutama yang limited edition, mobil-mobil ini bisa saja harga jualnya naik menjadi 2-3 kali lipat lebih mahal daripada saat baru dibeli. Makannya, mobil-mobil tersebut lebih layak disebut alat investasi dibanding kendaraan.

Contoh yang baru-baru ini dikaji oleh pakar dari Inggris, Magnitude Finance adalah supercar hybrid McLaren P1. Banyak orang menganggap mereka yang mampu membeli mobil ini seharga 866.000 Poundsterling (17 M Rupiah) sebagai orang yang kebanyakan duit, pamer atau sejenisnya. Tapi sebenarnya ini adalah sebuah investasi yang menjanjikan jika kita mau mendalami situasi dan status mobil jenis ini.

interior-mclaren-p1

Faktanya sudah terjadi di lapangan. Beberapa McLaren P1 sudah dijual kembali oleh pemiliknya dengan harga jual lebih mahal 400.000 Poundsterling daripada harga barunya. “Ini cukup mengejutkan, karena nilai P1 hanya akan naik, tidak turun. Bahkan mobil seperti Ferrari Enzo harganya sempat merosot di bawah harga jual umumnya pada titik-titik tertentu sebelum kembali ke ekuitas positif. Kami tidak mengharapkan ini terjadi dengan P1,“kata Tim Marlow, Direktur Magnitude Finance.

Kenapa bisa begini? Jika anda malas mendengar penjelasan yang berbelit, mari pakai hukum ekonomi yang mudah saja. Banyak yang ingin supercar, tapi yang mampu beli hanya sedikit, dan jumlah supercar-nya lebih sedikit lagi. Jika peminat banyak namun barang langka, maka harga otomatis akan melambung tinggi. Selain McLaren P1, hal ini juga mungkin terjadi pada supercar lain seperti Ferrari LaFerrari atau Porsche 918 Spyder.

mclaren-p1-kuning-belakang

Ini berarti ia sudah mulai bisa mengikuti jejak sang legenda McLaren F1, yang harga jual bekasnya kini bisa mencapai ratusan miliar rupiah. Contohnya, Rowan Atkinson alias Mr. Bean kini sedang menjual McLaren F1 miliknya seharga 150 miliar rupiah, dan tentu saja itu jauh lebih mahal daripada saat ia baru membelinya. Penawaran pun mulai berdatangan dari seluruh dunia.

Singkatnya, tak akan ada satu pun dari 375 pemilik McLaren P1 yang dompetnya jadi lebih ringan saat menjual kembali supercar 3.800 cc V8 twin turbo dengan motor listrik yang punya total tenaga 903 hp-nya, dengan akselerasi 0-100 km/jam 2,8 detik, top speed 350 km/jam dan konsumsi BBM 7,6 km/liter. Ini baru namanya investasi!

Sekarang jelas kan kenapa pembeli mobil seperti ini sudah masa bodoh dengan harga jual kembali, soalnya bisa saja harganya lebih mahal lagi kalau dijual. Bagaimana pendapat anda? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next:
  • amar

    cool…..

  • ap88

    mau nanya mas hilsat,apakah kejadian seperti ini serupa dgn toyota land cruiser fj 40 dan 100?yg dimana fj 40 dulunya sangat murah namun seiring berjalannya waktu dan fj40 yg semakin langka,harganya malah semakin mahal bahkan ada teman saya yg merupakan pecinta land cruiser pernah menjual fj40nya dgn harga Rp.250 juta dgn kondisi super mulus,hal yg sama juga terjadi saat TLC 100nya pernah ditawari oleh teman sesama fanboy TLC dgn harga Rp.550jt padahal dulu pada saat dia beli tuh tlc tahun 2001 harganya juga dikisaran 500jt,dan yg gilanya dia juga pernah membeli fj40 diesel dan fj45 bensin dgn harga masing2 Rp.400jt dan Rp.300jt

    mohon banget penjelasannya mas hillsat

    • Hillarius Satrio

      pertanyaan bagus..

      yak, kondisinya sama. FJ40 sama Land Cruiser (untuk beberapa seri) sekarang udah jadi mobil hobby, penggemarnya juga banyak, tapi karna yang masih bisa jalan udah tinggal dikit, dan yang minat rela nebus mahal, akhirnya harganya naik drastis

      • ap88

        makasih bgt jawabannya

        soalnya gile bgt,apalagi yg tlc 100 teman saya tuh,nyaris gak turun tuh harganya thn 2001 dia beli dgn kisaran Rp.500 jt,sekarang malah banyak bgt yg nawar,mulai nyaris Rp.500jt,515jt,535jt sampe yg terakhir 550 jt,ama fj 40 diesel yg dia beli nyaris Rp.400jt

        ane jadi tertarik bgt ama fj40 dan 100 setelah baca penjelasan mas hillsat ini

  • siEG

    Cuma kesampaian warna kuningnya doang… 17M euy

  • Nandi

    Disini udah ada 3 biji P1 hehe

    • ap88

      bukannya 9 biji yah?……majalah Autocar bilangnya di indonesia sdh ada 9 unit P1

      LaFerrari pun udah ada yg punya di indo,tapi gak jelas berapa unit yg ada di indo

      • Hillarius Satrio

        3 doang, semuanya mejeng di sirkuit sentul. laferrari 1 warna abu-abu

        • ap88

          indonesia memang sudah negara supercar,Indonesia udah gak bisa dianggap remeh lagi kalo soal populasi supercar

          pagani zonda dan ferrari enzo aja ada yg punya di indonesia,ferrari enzo yg punya adalah CEO salah satu maskapai penerbangan terbesar di indo,kalo pagani yg punya kalo gak salah adalah pengusaha importir