Lamborghini SC18 Alston, Aventador Setan!

by  in Lamborghini&Mobil Baru
Lamborghini SC18 Alston, Aventador Setan!
0  komentar

Autonetmagz.com – Berbicara mengenai sub-brand merk mobil yang juga menggeluti dunia motorsports, apa yang pertama kali ada dalam pikiran? BMW Motorsport, AMG Motorsport, McLaren Racing, Gazoo Racing, Nismo, atau N-Division-kah? Banyak sebenarnya jika kalian teliti mencari sub-brand yang ikut dalam ajang ketangkasan mobil ini. Bahkan dari negara pencipta supercar dan pasta teranyar yaitu Italia, sub-brand performa juga dibuat untuk memaksimalkan mobil yang sudah menyandang status super. Misalnya pada sang banteng emas Lamborghini, yaitu Squadra Corse.

Kurang familiar dengan nama tersebut? Mungkin kalian lebih familiar dengan Lamborghini Huracán Super Trofeo Evo atau Huracán GT3 Evo? Yup yang ada stiker Pertamina dan Pertamax Turbo-nya, itu hasil karya mereka loh. Jadi tak perlu diragukan lagi kemampuan divisi tersebut dalam hal ‘recreating a masterpiece.’ Baru-baru ini nama Squadra Corse atau yang biasa disingkat SC ini kembali mencuat. Kenapa? Karena divisi ini membuat versi Aventador menjadi lebih, lebih menyeramkan lagi. Ok mari kita sambut, Lamborghini SC18 Alston.

Dari segi eksteriornya, terlihat sekali bahwa mobil kolaborasi antar konsumen dan desainer SC tersebut mengambil basis dari Aventador. Bagian depannya kental dengan aura versi SV-nya, namun lekukan yang berbeda pada bagian moncong serta penambahan air intake ala Huracán GT3 Evo membuatnya jauh lebih garang dari versi STMJ sekalipun, eh SVJ. Lalu tiap sisi kanan kiri hingga buritan, semua terinspirasi oleh Huracán Super Trofeo Evo. Sirip-siripnya, fender, airscoops, ke-12 air intakesdiffuser, bahkan spoiler dengan tiga pengaturannya semua mengambil dari mobil balap Lambo. Mengingatkan kita semua akan seekor Veneno kan? Jangan tanya material bodinya, hampir keseluruhan pastinya carbon fibre dan bahan ringan lainnya.Walaupun hal tersebut belum dikonfirmasi penuh oleh pihak SC.

Masuk ke dalam interior, yang ternyata pihak SC tidak membocorkan sisi tersebut sama sekali. Namun jika melihat video-videoyang sudah beredar di kanal YouTube, dashboard-nya memiliki bentuk yang persis dengan SVJ. Pembeda terdapat pada MID yang jauh lebih besar dan center console yang memanjang ke belakang. Kursi bucket seat-nya juga tidak tipis karena mobil ini diungkap oleh divisi motorsport Lambo, akan menjadi sebuah road legal track focused supercar. Jadi untuk bagian ini tidak akan seradikal Sesto Elemento. Penggunaan material beludru, kulit, hingga carbon fibre pun digunakan dalam interior SC18 Alston.

Untuk bagian mesin, Lambo yang satu ini percaya pada mesin V12 n/a 6,5 L kepunyaan SVJ. Mengeluarkan output sebesar 770 hp dengan torsi 720 Nm pada 6.750 rpm, dikawinkan dengan transmisi 7-percepatan viaIndependent Shifting Rod (ISR), ditambah ground clearance 109 mm dan berat yang lebih ringan, pastinya performa SC18 jauh lebih baik ketimbang korban ‘kanibalan’-nya. Sayangnya, lagi-lagi pihak Lamborghini SC belum menyertakan top speed dan waktu tempuh 0-100 km/h. Untuk kaki-kakinya sendiri sang Alston menggunakan velg ukuran 20 inci pada bagian depan, dan belakang 21 inci yang dibalut Pirelli P Zero Corsa.

Memiliki warna eksterior Grigio Daytona dengan paduan Rosso Alala, dan Nero Ade untuk bahan beludru pada bagian interior, SC18 Alston belum terungkap nominal harganya. Namun bagaimana menurutmu monster Aventador ini? Apakah pihak Lamborghini SC akan mengeluarkan Avent-Avent lain yang lebih gahar nan beringas? Utarakan pendapatmu dalam kolom Disqus yang ada di bawah, mari diskusikan banteng setan karya divisi motorsport Lambo ini.

Read Prev:
Read Next: