Kia Tak Ingin Buat Sub-Brand Khusus Performa

by  in Mobil Baru
Kia Tak Ingin Buat Sub-Brand Khusus Performa
0  komentar

Autonetmagz.com – Sebagaimana yang kita ketahui, banyak sekali manufaktur mobil yang sudah membuat sub-brand khusus bertemakan performa. Sebut saja AMG pada Mercedes Benz, M Performance untuk BMW, John Cooper Works-nya Mini, Gazoo Racing milik Toyota, dan masih banyak lagi sub-brand performance yang ada di dunia ini. Sepertinya divisi khusus yang memang ditugaskan untuk memaksimalkan sebuah model mobil tertentu sudah menjadi tren masa kini. Bahkan hingga manufaktur dari Korea Selatan pun juga membuat divisi khusus performance belakangan ini.

Ialah Hyundai, yang pada 2015 lalu telah mengumumkan divisi khusus untuk memaksimalkan performa mobil road legal-nya, N Performance. Oke sebelum anda berpikir ‘Kok namanya seperti lanjutan dari M Performance sih,’ sebenarnya tidak ada hubungan sama sekali dengan pabrikan asal Jerman tersebut. Ya walaupun memang beberapa engineer dan desainer dari BMW ada yang masuk ke dalam grup Hyundai. Huruf N dipakai karena mewakili kota tempat R&D center Hyundai itu sendiri, yaitu Namyang. Untuk yang lapar jangan sampai salah baca jadi samyang ya.

Divisi tersebut membawa angin segar kepada pasar otomotif roda empat asal negeri Ginseng. Kalian yang menyukai mobil pabrikan asal Korea Selatan pun juga bahagia karena varian kendaraan yang lebih fun to drive dan kaya akan perfroma tinggi bisa dibeli sebagai versi opsional. Dengan langkah Hyundai yang cukup besar itu, apakah nanti anak perusahaannya seperti Genesis ataupun Kia juga akan membuat divisi khusu membuat mobil jalanan yang berperforma tinggi?

Saat ini memang Genesis masih fokus pada pembuatan mobil-mobil luxury sehingga kejelasan mengenai versi sporti dari lini mereka belum kami dapatkan. Namun untuk anak perusahaan Hyundai yang lain yaitu Kia, kejelasan mengenai eksistensi sub-brand perfroma dari pabrikan tersebut akhirnya terungkap. Lalu jawaban mereka mengenai hal tersebut adalah? sub-brand tersebut tidak akan mereka buat.

Mungkin anda bingung dengan pernyataan tersebut karena Kia sudah membuat Stinger GT S yang bahkan bisa disandingkan dengan mobil-mobil bergelar M, AMG, dan RS. Tetapi mengapa mereka tak ingin membuat divisi khusus perfroma? Albert Biermann selaku bos R&D high-performance Hyundai-Kia menjelaskan kepada Autocar, “Untuk Kia, bukanlah sebuah keputusan untuk masuk (ke pasar) dengan mobil berperforma tinggi. Kami melakukannya dengan Hyundai N tetapi ada keputusan yang jelas untuk tidak pada Kia, dan GT sudah menjadi opsi yang rasional.”

Menurut Biermann sendiri, jika mereka ingin masuk ke dalam pasar mobil bergelar performa, mereka perlu memperhitungkan sektor riset, biaya, hingga pemasaran yang cukup rumit. Hal tersebut merupakan langkah yang memiliki konsekuensi tinggi bagi Kia. Jadi jika anda mengharapkan sub-brand performa dari Kia, say goodbye to your expectacion. Saat ini bagi Biermann N Performance sudah cukup, dan varian GT adalah jawaban terdekat pada harapan kalian.

Jadi bagaimana menurut kalian langkah yang diambil oleh grup Hyundai terebut? Tuliskan komentar anda mengenai keputusan Kia ini dalam kolom yang telah tersedia di bawah.

Read Prev:
Read Next: