Kenaikan Harga Menggila, Sebagian Merek Korea Mulai Meradang

by  in Berita&Hyundai&Kia
Kenaikan Harga Menggila, Sebagian Merek Korea Mulai Meradang
0  komentar
kenaikan-harga-mobil-korea

AutonetMagz.com – Belakangan jika anda rajin memperhatikan pergerakan nilai tukar uang, Dollar belakangan ini semakin menguat. Transaksi jual beli mobil pun tak semeriah tahun lalu, seiring dengan naiknya pajak impor. Tidak, kami tidak mau ikut-ikutan menyalahkan presiden tanpa berbuat sesuatu untuk menyelamatkan mata uang kita, tapi kami ingin memperlihatkan apa yang terjadi pada harga mobil-mobil baru yang dijual Indonesia akibat hal-hal yang kami sebut di awal tadi.

Kami sudah sering memberitakan kenaikan harga mobil Jepang, mungkin sekarang saatnya kami melihat apa yang terjadi dengan merek Korea, alias Hyundai dan KIA. Yang kami highlight pertama adalah KIA, karena berdasarkan price list yang terpampang di website mereka hari ini, ada beberapa poin yang mencolok. Harga KIA Picanto Platinum misalnya, city car yang sudah di-facelift ini ternyata sudah tembus 200 jutaan. Wow, padahal dulu waktu muncul harganya sekitar 187 jutaan.

harga KIA Picanto baru facelift 2015

Selain Rio, perubahan signifikan lainnya ada di Rio Platinum. Saat peluncuran, KIA mengumumkan kalau harga hatchback pesaing Jazz, Yaris, Swift dkk. Ini ada di angka 242 juta Rupiah, namun hari ini angka tersebut melambung jadi 260 juta Rupiah. Jika diambil rata-rata dari semua model, persentase kenaikan harganya sekitar 8 persen dari harga semua model KIA sebelum kenaikan.

kia-rio-dan-kia-picanto-facelift

Beralih ke saudara sebangsa dan setanah airnya KIA, yakni Hyundai. Di price list yang tertera di situs Hyundai Indonesia, perubahan yang dialami Hyundai rupanya tidak se-spartan saudaranya. Harga saudara sepupu Picanto, yakni Hyundai Grand i10 masih bertahan di bawah 200 jutaan. Grand Avega pun harganya masih di ambang batas kewajaran untuk hatchback Korea, masih di bawah 250 jutaan. Mobil-mobil seperti H-1, Tucson, Santa Fe dan lain-lain pun cenderung aman meski ada sedikit perubahan harga.

Spesifikasi Hyundai Grand i10 Indonesia

Alasan kenaikan harga yang mencolok di KIA bisa jadi dikarenakan nyaris semua mobilnya berstatus CBU Korea. Karena masih impor, mereka terbentur pajak impor yang dinaikkan sehingga mau tak mau harga pun mengalami penyesuaian (baca : jadi makin mahal). Sementara Hyundai, mereka masih cenderung aman karena beberapa model jualan mereka berstatus semi-CKD, rakitan Pondok Ungu, Bekasi.

2015-Hyundai-Grand-Avega-GL

Solusi paling rasional? Tentu saja pembangunan pabrik untuk men-CKD model-model KIA. Banyak yang mendukung usulan itu, khususnya konsumen KIA dan beberapa pembaca kami. Sayangnya, mendirikan pabrik di sini tidak segampang minta diskon plus bonus ke SPG/SPB. Masalahnya, ada volume penjualan yang harus terpenuhi dulu sebelum memutuskan untuk mendirikan pabrik di Indonesia. Selama target penjualan belum terpenuhi, jangan harap deh ada pabrik perakitan KIA di Indonesia dalam waktu dekat.

Rupanya bukan hanya mobil-mobil premium saja yang kena efek pajak impor serta meroketnya kurs ya, mobil-mobil yang non-premium mau tidak mau juga kena dampak buruknya. Apa komentarmu mengenai kenaikan harga mobil Korea ini, dan apa usulmu untuk menstabilkan kembali harga-harga mobil di Indonesia? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next:
  • akm

    ya gue setuju dgn usulan memdirikan pabrik kia di indo!!!!

    • wowkeren

      nah bener nih. dengan bikin pabrik di indo, harga mobil KIA/Hyundai bisa jauuuh lebih murah atau juga dengan harga sama, fiturnya jauuuh lebih banyak

      • akm

        tapi ttp bung msh ad sunatan tp pstnya sdkt

  • farid

    saya gak suka amat dgn mobil merek korea,apalagi kalau merek kia,sunatannya parah amat,ingat saat kia masukin kia carens ke indonesia,desain doang yg dibanggain tapi fitur berbanding terbalik dgn spek di luar negeri.sebenarnya mobil dari pabrikan korea itu bagus malah kualitasnya bisa lebih bagus dari merek jepang,terbukti di eropa dan AS,hanya saja di indo merek korea suka sunat2tan masih mending dgn merek jepang.udah gak selaku merek jepang suka sunat2tan lagi

    • subaru

      kalo dikasi fitur full harganya bakalan melambung tinggi diatas jepang padahal dimari jepang dianggap > korea padahal sekarang kan engga. selama mindset orang indonesia jepang > korea maka saat harga korea lebih dari harga mobil jepang untuk kelas yang sama maka ga bakalan laku blass

      • aku&kamu

        nah gmn mau rubah mindset klo dari segi harga+fitur nya aja tidak bersaing …

  • khayla almira

    Sebetulnya kenaikan harga itu utk semua brand kendaraan. mengingat nilai tukar rupiah thd USD makin tak terkendali. Gimana biar murah? ya jadilah bangsa mandiri. Pabrik baja punya, masa bikin pesawat bisa bikin mobil gak bisa?? Semuanya tergantung niat, niat jadi bangsa mandiri/tidak!!

    • farid

      bikin mobil,maksudnya apa?,kalau produksi tentu saja indonesia adalah adalah salah satu produsen mobil terbesar di asean selain thailand,tapi kalau mobil merek lokal belum ada perusahaan lokal yg mau terjun di industri otomotif,namun untuk motor indonesia punya merek viar.bikin mobil itu yg terpenting adalah RnD nya,bagaimana SDM indonesia bisa mengembangkan mobil sendiri,bikin pabrikan sendiri, bukan sekedar jadi produsen bagi pabrikan luar

      • khayla almira

        Bikin Brand sendiri, negara tetangga aja bisa bikin Proton knapa kita tidak?? Sebetulnya kita mampu utk seperti itu, hanya saja otak kita masih seperti kepiting yg dimasukn dalam ember. Lihat temannya naik, dicapit sama yg dibawah buat turun lagi. Lihat mobil listrik buatan kita yang “dipinang” Malaysia, kan itu konyol? Lihat juga Es Em Ka, yg gak jelas kabarnya, seolah-olah jadi kendaraan politik. Malah itu jauh lebih konyol..

        • farid

          ini gak bicara masalah SDM apalagi nyebut”otak kita masih seperti kepiting yg dimasukin ke dalam ember”,ini masalah birokrasi,percuma kan berinovasi atau berkarya tapi hasilnya kacau karena pemerintah kita

          • Juko Tholee

            Maksudnya yg otaknya ky kepiting itu, adalah otak2 org yg duduk di kursi jabatan sana.

          • Hillarius Satrio

            aduh aduh… ya memang, beberapa hal adalah fakta, mastermind mobil listrik kita dipinang negara lain, merek mobil esemka jadinya nggak jelas dan berbagai polemik lain.. kecewa sih, tapi ayo kita sama-sama mikir gimana baiknya…

            … dan diskusinya yang baik ya, jangan ampe keluar kata-kata penghuni kebun binatang

          • Rizki

            bagus nih, komen2nya diawasin langsung, jadi tetep enak kalo dibaca hehe

  • rizki

    bukannya semua produk Hyundai disini impor India ya, kecuali H-1 / Starex yang emang Hyundai Indo dikasih hak ekslusif buat ngerakit dan mengekspor?