Investor Tesla : Kapan Cybertruck & Model 2 Dirilis?

Investor Tesla : Kapan Cybertruck & Model 2 Dirilis?
0  komentar

AutonetMagz.com – Tahun 2021 adalah tahun yang cukup menggembirakan bagi Tesla, dimana pabrikan asal Amerika Serikat ini membukukan penjualan yang sangat positif, bahkan hampir 1 juta unit secara global. Alhasil, Tesla bisa dikatakan mendapatkan panen profit yang cukup besar sepanjang tahun lalu. Nah, investor di balik pabrikan mobil listrik ini pun turut bahagia dengan capaian ini. Namun, ada sebuah pertanyaan yang muncul dari kalangan penyandang dana tersebut, “Kapan Tesla Cybertruck dan Tesla Model 2 akan dijual massal?”. Yuk kita bahas lebih lanjut.

Tesla Model 2 Akan Mainkan Peran Penting

Sebenarnya, kalau kita melihat beberapa mobil konsep dan juga selentingan dari founder Tesla yaitu Elon Musk, ada beberapa model yang nampaknya akan diperkenalkan di masa depan. Yang pertama dan terutama adalah Tesla Cybertruck yang kehadiran versi konsepnya beberapa tahun silam sempat mengundang banyak perhatian. Belum lagi sosok Tesla Roadster generasi berikutnya dan juga Tesla Semi. Belum selesai sampai di sana, Musk juga pernah berkata bahwa dirinya akan menghadirkan versi kompak dari mobil Tesla dan posisinya akan ada di bawah Tesla Model 3 dan Tesla Model Y. Banyak orang beranggapan mobil ini akan diberi nama Tesla Model 2. Musk sendiri sempat menyatakan hal ini pada tahun 2020 silam, dan menyatakan bahwa Model 2 akan hadir dalam kurun waktu 3 tahun. Sayangnya, kondisi pandemi dan juga chip shortage nampaknya jadi halangan besar bagi kehadiran Model 2. Vice Presiden Tesla, Lars Morav pun sempat membuat pernyataan di bulan Oktober 2021 kemarin bahwa Tesla tidak akan menambah model baru selama jumlah sel baterai masih terbatas.

Padahal, isu mengenai Tesla Model 2 ini sudah menarik banyak investor yang berminat menginvestasikan uang mereka pada Tesla. Mobil ini menjadi favorit bagi para investor jangka panjang karena kans-nya untuk menjadi volume maker bagi Tesla. Yap, dengan Tesla Model 3 dan Tesla Model Y saja, pabrikan mobil listrik ini sudah bisa dikatakan moncer secara penjualan, apalagi jikalau ada opsi mobil yang lebih murah meriah. Kabarnya, Tesla Model 2 akan dijual di kisaran 25 ribu USD atau setara 350 hingga 360 jutaan Rupiah. Sebuah deal yang menarik untuk mendapatkan sebuah mobil listrik dengan segala kelebihan khas Tesla. Gene Munster, Managing Partner di salah satu perusahaan modal menyatakan bahwa kehadiran Tesla Model 2 adalah hal yang penting. Dan tanpa model 2, maka akan cukup susah bagi Tesla untuk meningkatkan volume penjualan mereka sebesar 50% setiap tahunnya. Artinya? Tesla butuh volume maker, namun pabrik mereka nampaknya belum siap untuk memenuhi produksinya berdasarkan kondisi yang ada sekarang. Jangan sampai kasus bottleneck di Tesla Model 3 terjadi lagi kan?

Modal & Tantangan Tesla

Sebenarnya, jika melihat manuver Tesla beberapa waktu terakhir, pabrikan asal US ini punya modal yang berharga. Pertama, penjualan dan produksi mereka di China bisa dikatakan telah settle dan mampu menyumbang angka penjualan dan produksi yang cukup besar. Kedua, Tesla juga memiliki pabrik perakitan baru di Texas dan Berlin yang tentunya akan membantu memperbesar kapasitas produksi mereka. Produksi banyak, maka lebih banyak pesanan kendaraan yang bisa diterima dan terpenuhi. Dan terakhir, Tesla memiliki baterai 4680 baru yang mana produksinya akan dibantu oleh duet perusahaan besar di bidang elektronik yaitu LG dan Panasonic. Nah, namun tiga modal itu juga dihadapkan pada masalahnya masing – masing. Pertama, pabrik di Texas dan Berlin masih diragukan bisa beroperasi maksimal. Kedua, baterai 4680 baru yang diharapkan Tesla bisa digunakan tahun ini pada kenyataannya baru akan diproduksi pada tahun 2023 mendatang. Belum lagi masalah pandemi dan chip shortage yang melanda dunia. Tak mudah, namun bukan Musk kalau menyerah. Kita lihat saja apa kejutan baru dari Musk dan Tesla.

Jadi, bagaimana menurut kalian?

Read Prev:
Read Next: