Huawei Berencana Merilis Autonomus Car Pada 2025

Huawei Berencana Merilis Autonomus Car Pada 2025
0  komentar

AutonetMagz.com – Beberapa perusahaan start-up, produsen mobil atau perusahaan teknologi besar seperti Apple sedang merencanakan proyek pada sistem kendaraan self-driving yang diharapkan membawa perubahan besar pada industri transportasi. Apple sendiri diisukan sedang memiliki rencana untuk bekerja sama dengan berbagai produsen mobil serta pemasok baterai untuk Project Titan Autonomus EV. Tetapi itu jauh sebelum adanya isu tersebut, Sudah diketahui bahwa Huawei akan merambah pasar otomotif dan berencana merilis kendaraan otonom ke pasaran dalam waktu dekat ini. Dikutip dari Automotive News Europe, Eksekutif senior di unit kendaraan pintarnya, Wang Jun, mengungkapkan betapa ambisiusnya rencana kendaraan otonom tersebut. “Tujuan tim kami adalah untuk mencapai mobil penumpang tanpa pengemudi yang sebenarnya pada tahun 2025,” katanya

Rencana Huawei dalam Pengembangan Autonomus Car

Dilansir dari carscoops, Huawei juga menjalin kerja sama dengan BAIC Group, Chongqing Changan Automobile Co. dan Guangzhou Automobile Group Co. untuk mengembangkan kendaraan self-driving. Eric Xu selaku Chairman Huawei mengklaim bahwa para insinyur perusahaan telah mengembangkan sistem mengemudi semi-otonom yang dapat bekerja tanpa campur tangan manusia hingga 1.000 km (621 mil). Nantinya kendaraan ini akan menggunakan logo Huawei dalam rangka menyaingi sesama perusahaan raksasa teknologi di Tiongkok, Xiaomi yang dikabarkan telah menginvestasikan $ 10 miliar ke dalam pembuatan mobil listrik.

“Unit bisnis mobil otonomus menerima salah satu investasi terberat dari Huawei. Kami akan menginvestasikan lebih dari $ 1 miliar dalam pengembangan komponen mobil tahun ini, ”ucap Eric Xu dalam Bloomberg. “Di China 30 juta mobil bertambah setiap tahunnya dan akan terus bertambah. Bahkan jika kami tidak bisa memanfaatkan pasar di luar China, sebenarnya kami dapat memperoleh keuntungan rata-rata 10.000 yuan dari setiap mobil yang dijual di China, itu sudah menjadi bisnis yang sangat besar bagi Huawei.”

Perusahaan riset Canalys memperkirakan penjualan EV di China mungkin naik lebih dari 50% tahun ini karena konsumen menginginkan mobil yang lebih bersih emisinya dan biaya operasional yang jauh lebih ekonomis. Model pertama di bawah kemitraannya dengan pembuat EV Cina, Arcfox S HBT, akan diluncurkan di Auto Shanghai pada bulan April. “Saya tidak tahu apakah mereka bercanda, tetapi tim saya mengatakan bahwa mereka dapat memiliki mobil yang mengemudi sendiri tanpa campur tangan manusia sejauh 1.000 kilometer. Itu jauh lebih baik daripada Tesla,” Terang Eric Xu dalam sebuah pernyataan.

Huawei tadinya tidak ingin jadi pembuat mobil, ia ingin menjadi “Bosch” versi China

Dilansir Techcrunch, Satu demi satu, raksasa teknologi Tiongkok telah mengumumkan rencana mereka untuk membuat mobil selama beberapa bulan terakhir. Beberapa perusahaan internet, seperti search engine Baidu, memutuskan untuk merekrut bantuan dari pembuat mobil asal Tiongkok untuk memproduksi mobil. Xiaomi, yang membuat smartphone , juga ikut-ikutan dalam pembuatan mobil. Selanjutnya, Huawei dinilai cocok untuk mengikuti apa yang dilakukan Xiaomi.

Huawei tampaknya sangat cocok untuk membuat mobil — setidaknya lebih berkualitas daripada beberapa perusahaan berbasis internet murni, seperti Baidu — berkat sejarahnya di bidang manufaktur, manajemen supply chain, pengenalan merek, dan jaringan ritel yang luas. Tetapi pembuat perusahaan telekomunikasi dan smartphone itu berulang kali membantah laporan yang mengklaim meluncurkan merek mobil. Sebaliknya, ia mengatakan perannya adalah menjadi pemasok Tier 1 untuk komponen mobil atau OEM (Original Equipment Manufacturing)

Ada tiga peran utama dalam produksi mobil: produsen kendaraan bermerek seperti Audi, Honda, Tesla dan, nantinya Apple. Perusahaan tingkat 1 yang memasok suku cadang dan sistem mobil langsung ke pembuat mobil, termasuk yang sudah mapan seperti Bosch dan Continental, dan nantinya Huawei; dan terakhir, pemasok chip termasuk Nvidia, Intel dan NXP, yang perannya akan semakin penting seiring berkembangnya teknologi yang diadopsi produsen mobil. Huawei juga membuat chip mobil in-house yang sejauh ini telah memasok ke tiga produsen : BAIC, Chang’an Automobile dan Guangzhou Automobile Group. Jadi, bagaimana menurut kalian, kawan?

Read Prev:
Read Next: