Audi Gandeng Huawei Dalam Merancang Mobil Pintar

by  in Audi&International
Audi Gandeng Huawei Dalam Merancang Mobil Pintar
0  komentar

AutonetMagz.com – Dewasa ini, banyak benda-benda yang bermunculan dengan diawali kata “Smart”. Smartphone, smartwatch, smart TV, smart camera dan masih banyak lagi. Smart car? Sekarang sih ada kalau bicara merek mobil, dan tentu saja maksudnya adalah Smart buatan Daimler. Smart car nantinya akan lebih berorientasi kepada intelligent connected vehicle yang mengandalkan cloud computing dan autonomous driving.

Audi sendiri termasuk sebagai pihak yang ingin duduk sebagai produsen terdepan dalam hal mengembangkan intelligent connected vehicle buat masa depan. Audi merasa perlu partner dalam hal ini, dan untuk itulah kini Audi resmi menggandeng Huawei untuk menjadi pemasok produk dan layanan untuk pasar otomotif. Sayangnya, belum jelas produk-produk apa yang akan dipasok raksasa China tersebut untuk merek mobil premium Jerman yang terkenal soal teknologi ini.

Akan tetapi Audi memang mengatakan kolaborasinya dengan Huawei telah menjadikannya sebagai pabrikan mobil pertama dari luar China yang disertakan dalam penyebaran awal teknologi LTE-V tahun lalu. LTE-V adalah salah satu standar komunikasi terbaru yang dibuat khusus untuk mobil yang ingin mengadopsi teknologi connected cars. Sistem ini membantu menyediakan informasi lalu lintas real-time melalui koneksi ke sistem lampu lalu lintas dan pemantauan video CCTV di persimpangan.

Audi yakin Huawei akan memberikan koneksi data berkualitas tinggi dan stabil, di mana itu merupakan kunci untuk membuat kendaraan cerdas yang terhubung menjadi kenyataan. “Kami memasuki era baru dari intelligent connected vehicle yang akan memunculkan sinergi teknologi baru antara teknologi informasi dan komunikasi dan industri otomotif,” kata Veni Shone, presiden Huawei LTE Solution.

Dengan peningkatan inovasi dalam konektivitas nirkabel, Huawei berkomitmen untuk mengubah pengalaman berkendara,”tambahnya. Selain berusaha mengembangkan standar LTE-V, Huawei juga berusaha keras untuk menyiapkan hardware yang diperlukan untuk integrasi protokol internet mobile generasi berikutnya, jaringan 5G.

Jaringan 5G sangat penting untuk mobil self-driving level 5, karena dapat mengarah pada pelacakan yang lebih tepat dan update yang lebih cepat untuk penerimaan dan pengiriman informasi atau data. Agar mobil self-driving dapat beroperasi secara efektif, penentuan posisi yang ditargetkan melalui teknologi ini dipatok di bawah 1 meter, jadi level melesetnya harus seminim mungkin. Apa opinimu? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: