Honda RC213V-S Road Legal Diluncurkan, Indonesia Dapat Satu Unit

by  in Mobil Baru
Honda RC213V-S Road Legal Diluncurkan, Indonesia Dapat Satu Unit
0  komentar
honda-rc213v-s-road-legal-released-cover

AutonetMagz.com – Sebelum race MotoGP berlangsung, akhirnya Honda merilis juga MotoGP’s Road Legal Bike bernama Honda RC213V-S ini. Motor ini mempunyai spesifikasi nyaris sama dengan kembarannya yang dipakai saat Marc Marquez dan Dani Pedrosa di MotoGP Catalunya kemarin. Sepertinya honda merilisnya karena ingin menjual brand racing yang terkandung di dalamnya. Sebab motor ini dijual terbatas dan harganya pun fantastis, yap bakal menjadi collector item tentunya.

Mari saya ajak untuk melihat suguhan spesifikasi motor yang mempunyai cita rasa racing MotoGP jalan raya ini. Pertama data spesifikasi menunjukkan bahwa power motor ini 156,8 hp, hem agak lucu mengingat Fireblade saja mencetak tenaga lebih dari ini. Melihat banderol harganya yang berlebih membuat saya bertanya-tanya kenapa tenaga yang dikeluarkan cuma segitu ya?

honda-rc213v-s-road-legal-released-front

Rupanya ini disebabkan karena Honda mencoba membuat mesin MotoGP ini mempunyai durabilitas yang tinggi, toh motor ini dijual untuk konsumen. Sangat tidak lucu jika ia kencang namun banyak trouble, apa anda harus memboyong kru pitsop MotoGP ke garasi rumah anda? Selain itu penggunaan knalpot dengan catalytic conventer agar lolos uji emisi juga turut menjadi penyebab.

Namun rupanya ada juga paket modifikasi jika anda menginginkan motor ini hanya dijalankan di sirkuit. Paket ini lumayan menambah tenaga signifikan menjadi 212 hp. Ekstra power ini akan bekerja saat kita bermain di 11.000RPM hingga 13.000RPM. Well untuk soal power mari kita bandingkan dengan RC213V ala MotoGP, melihat dari rincian spek yang dijabarkan VisorDown estimasi tenaga dari motor si Baby Alien ini adalah 235 hp dan mungkin bisa lebih.

honda-rc213v-s-road-legal-released-front-tubular

Untuk torsi, motor ini mempunyai 102 nm, untuk yang versi track only sedikit penambahan signifikan dengan 118 nm. Kedua-duanya bekerja di putaran 10.500RPM, well sebenarnya ini angka yang cukup bagus untuk mesin 1000 cc superbike.

Masalah perkara berat badan, sebenarnya berat dari RC213V ini juga tidak terlalu wow. Apabila RC213V MotoGP aslinya mempunyai berat badan 158 kg, maka di RC213V-S menambah bobot menjadi 170 kg dan RC213V-S Track only mempunyai bobot 160 kg. So ada penambahan 10 kg untuk parts yang disematkan agar layak berjalan di jalan raya.

honda-rc213v-s-road-legal-released-back

Oh ya, jangan berharap parts yang menjadi harta kirun dari Honda Racing ada di RC213V-S ini seperti pneumatic valve system, seamless-shift transmission yang menjadi resep rahasia MotoGP dan normal cassette transmission. Ketiadaan benda-benda inilah juga termasuk menjadi sumbangsih kenapa tenaga RC213V-S turun drastis.

Honda mengklaim 80% parts yang digunakan di RC213V-S ini adalah parts yang sama dengan RC213V MotoGP. Walaupun tanpa harta kirun peningkat performa, tapi untuk bodi, sasis, mesin, fork, suspensi, swingarm, rims, dan pengereman mirip dengan RC213V kok. Sebagai “bonus” Honda melengkapi motor ini dengan headlamp LED, lampu sein, spion, tempat plat nomer, stoplamp, kunci stang dan klakson biar anda nyaman saat ketemu cegatan dari pak Polisi.

honda-rc213v-s-road-legal-released-muffler

Ah belum bicara soal harga ya kita? motor ini dibanderol dengan harga $ 184,000 alias 2,4 Miliar. Well fantastis ya harganya, konon dari 213 unit produksi per tahun Indonesia dapat jatah satu unit. Yah satu unit ini sayangnya untuk internal AHM saja sih, mungkin untuk pajangan saat ada event.

Harga sekian dengan motor berbasis MotoGP, tentu kita tidak meragukan perpaduan tenaga dan handling yang superb, tapi kalaupun dijual umum kok saya masih milih H2R ya. Bagaimana menurut pemirsa? sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next:
  • ojon

    Mungkij honda mengejar hemat bbm nya, biar bs masuk tabloit….

  • maculmania

    dengan duid segono mah..saya mending pilih Yamaha R1M, upgrade pake part2 premium..touh sepertinya R1M lebih user firendly dibandingkan dengan H2R apalagi RC..imo loch