Honda Akhirnya Akui Kegagalannya dan Stop Produksi Crosstour

Honda Akhirnya Akui Kegagalannya dan Stop Produksi Crosstour
0  komentar
Honda-Crosstour

AutonetMagz.com – Awalnya, Honda sangat keras kepala untuk tetap menjual Crosstour di Amerika meskipun mobil ini sudah masuk kategori mobil gagal karena penjualannya amat sangat sedikit, 10 kali lipat lebih kecil dibanding rival terdekatnya, Subaru Outback. Alasan lain yang mendasari predikat kegagalan Crosstour adalah bentuknya yang aneh dan harganya yang terlalu mahal.

Akhirnya setelah berbulan-bulan, Honda memutuskan mengikuti langkah Toyota Venza yang  sudah mengaku kalah dan stop produksi dengan mengibarkan bendera putih untuk mengakui kekalahannya, dan akhirnya memutuskan untuk berhenti membuat Crosstour sebelum mereka makin merugi di pasar yang dihinggapi oleh Ford Edge, Subaru Outback dan Nissan Murano.

BMW-seri-3-gran-turismo

Ironisnya, ketika Honda tergolong gagal membuat mobil dengan bentuk aneh seperti ini, BMW malah baik-baik saja dengan Seri 3 Gran Turismo alias GT, padahal bentuknya tak jauh berbeda dibanding Crosstour, terutama di sektor buritannya yang agak nyentrik.

John Mendel, executive vice president American Honda Motor Co. menyatakan kalau setelah matinya Crosstour, mereka akan main aman dengan fokus di mobil-mobil mainstream saja seperti SUV, crossover dan beberapa double cabin seperti CR-V, HR-V, Pilot dan Ridgeline.

Honda-Crosstour-belakang

Selain itu, Honda juga akan memindahkan basis produksi Accord hybrid dari Marysville Auto Plant (MAP) ke pabrik Sayama di Jepang. Ini dimaksudkan agar pabrik MAP bisa diarahkan untuk fokus memproduksi mobil-mobil Honda dan Acura seperti Accord Sedan, Accord Coupe, Acura TLX dan Acura ILX.

Wah, ternyata hanya dengan mengandalkan brand image tidak cukup ya untuk konsumen yang sudah smart seperti di Amerika, harus dengan produk yang bagus dan masuk akal juga. Sampaikan opini anda di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next: