Geely Kembali Ke Filipina Dengan Distributor Baru, Kalau di Indonesia?

by  in Berita&Geely&International
Geely Kembali Ke Filipina Dengan Distributor Baru, Kalau di Indonesia?
0  komentar

AutonetMagz.com – Dalam beberapa tahun terakhir ini merk Geely sempat beberapa kali membuat dunia terkejut, apalagi saat pabrikan asal China ini memutuskan untuk membeli saham Daimler, serta mengakuisisi beberapa merk beken seperti Volvo, Lotus, dan Proton. Namun, ada pengalaman kurang menyenangkan yang sempat ditinggalkan Geely di beberapa negara ASEAN, salah dua diantaranya adalah Filipina dan Indonesia. Nah, kabar terbaru, Geely ternyata telah memutuskan untuk kembali berjualan di Filipina.

Mengutip dari Visor Philippines, Sojitz G Auto Philippines (SGAP) telah didapuk sebagai distributor baru untuk merk Geely di Filipina. Nah, pihak SGAP bakal bertugas untuk melakukan impor, distribusi, dan juga layanan 3S Geely di kawasan Filipina. Agak mundur sedikit, sebenarnya merk Geely sendiri pertama kali hadir di Filipina pada tahun 2011 silam. Kala itu, Geely ditangani oleh AutoChina, dan menjadikan Geely Panda sebagai salah satu jagoan mereka. Nah, Pihak SGAP sendiri sejatinya sudah mendapatkan hak untuk menjadi APM Geely di Filipina sejak bulan Maret 2019 silam, dan pihak SGAP memilih kota Quezon sebagai head office mereka.

Saat ini, pihak SGAP sendiri dipimpin oleh seorang executive asal Jepang bernama Mikihisa Takayama. Pihak SGAP sendiri kabarnya sedang mempersiapkan relaunch dari brand Geely di Filipina yang dijadwalkan pada kuartal keempat tahun 2019 ini. Untuk diler pertama dari Geely di bawah naungan dari SGAP akan dibuka di Epifanio de los Santos Avenue, Quezon City walaupun belum jelas kapan diler ini akan diresmikan. Nah, SGAP sendiri sudah berkecimpung di pasar otomotif Filipina sejak tahun 1960-an. SGAP sendiri juga menjadi APM dari merk Fuso di Filipina. SGAP juga sebelumnya memiliki shaam 49% dari Mitsubishi Filipina.

Sejauh ini, belum ada informasi terkait produk apa yang bakal dipasarkan oleh pihak SGAP Geely di Filipina. Nah, kasus yang sebenarnya cukup mirip juga terjadi di Indonesia, dimana merk Geely di bawah Geely Mobil Indonesia (GMI) sempat berjualan, bahkan merakit mobil secara lokal di Indonesia. GMI sendiri sempat melakukan assembly pada Geely MK dan MK2 di fasilitas produksi milik Astra di Gaya Motor sejak tahun 2010. Sayangnya, merk asal China tersebut kini tinggal kenangan. Lantas, jikalau Geely sudah menunjukkan ‘momen kebangkitan’ di Malaysia melalui Proton dan di Filipina melalui SGAP, maka bagaimana dengan pasar Indonesia?

Sejatinya sempat ada selentingan bahwa Geely akan menggandeng Proton untuk kembali mengarungi pasar Indonesia. Namun kabar tersebut menguap begitu saja dan tidak ada kelanjutannya hingga saat ini. Jadi, bagaimana menurut kalian, kawan?

Read Prev:
Read Next: