Ford Dan Google Ajak Pengemudi Rasakan Dampak Distracted Driving

by  in Berita&Ford&Hi-Tech
Ford Dan Google Ajak Pengemudi Rasakan Dampak Distracted Driving
0  komentar

AutonetMagz.com – Pernah mendengar istilah Distracted Driving? Kalau kalian pembaca setia kami, pasti kalian tahu apa yang kami maksudkan. Baru beberapa waktu lalu kami mengangkat artikel terkait bahayanya sebuah sistem infotainment yang menyebabkan pengendara teralihkan fokusnya dari setir dan jalan. Dan kini Ford dan Google telah bekerja sama untuk membuat jera, atau setidaknya mengajarkan bagaimana rasanya jika kalian berkendara, namun fokus kalian teralihkan.

Ya, Ford dan Google bekerja sama untuk membawa sensasi dan konsekuensi yang harus dihadapi oleh seorang pengendara saat dirinya teralihkan fokusnya dari jalan. Namun tenang saja, Ford dan Google tak akan mengajak anda untuk mengendarai mobil secara sungguhan, melainkan menggunakan teknologi Virtual reality alias VR. Teknologi yang dikembangkan Ford dan Google ini sendiri menggunakan basis Google Daydream VR untuk menggiring penggunanya sebagai seorang pengendara yang perhatiannya dialihkan oleh beberapa hal.

Jalan ceritanya adalah anda seorang pengemudi, dan anda sedang menjemput seorang teman anda untuk pergi ke sebuah pesta. Dan selam perjalanan tersebut, akan ada sejumlah gangguan yang berusaha mengalihkan perhatian anda dari jalan, antara lain adalah SMS, Chat, panggilan telepon, hingga teman disamping anda yang senantiasa mengajak anda untuk berbincang. Dan jika anda teralihkan, akan ada skenario yang menyebabkan mobil yang anda kendarai di program ini berada di kondisi hampir menabrak obyek lain. Dan di ujung dari program ini akan menunjukkan dampak paling fatal dari fokus yang teralihkan.

Jim Graham, Manager dari Ford Driving Skills For Life mengatakan bahwa tabrakan sebenarnya akan memberikan pelajaran yang berharga terkait keseriusan berkendara. Namun sayangnya tak sedikit yang tak bisa belajar lebih lanjut tentang keseriusan berkendara karena tabrakan yang mereka alami merenggut nyawa mereka. Sehingga melalui program VR inilah para pengendara bisa belajar untuk lebih fokus ke jalan dan mengabaikan faktor – faktor yang bisa mengalihkan perhatian mereka. VR sendiri bisa dikatakan cukup tepat, karena bisa mengakomodir indra pengelihatan dan indra pendengaran untuk merasakan sensasi langsungnya, lihat saja berapa banyak orang yang menjerit saat menggunakan VR untuk game roller-coaster.

Ford sendiri mengklaim bahwa di akhir dari penggunaan program ini, sebanyak 90% dari pengguna mengatakan bahwa mereka akhirnya sadar dan mau mengubah perilaku berkendara mereka, terlebih karena momen seram yang mereka rasakan di VR tentunya. Program bernama Ford Reality Check ini sendiri akan dipajang di event Ford Driving Skills for Life di ExCel pada 17 hingga 19 November mendatang, dan akan dibuat versi aplikasi android-nya oleh Google setelahnya. Penasaran mencoba? Tunggu aplikasinya dirilis saja ya. Yuk sampaikan pendapat kalian kawan.

Read Prev:
Read Next: