First Impression Review Toyota Fortuner 2016 Indonesia

First Impression Review Toyota Fortuner 2016 Indonesia
0  komentar
all new toyota fortuner 2016 indonesia

AutonetMagz.com – Akhirnya sekarang kita bisa menyimak tulisan review Toyota Fortuner baru yang masih hangat dari oven. Otomatis, Ford Everest baru sudah tidak jadi kandidat tunggal lagi karena sudah punya 2 pesaing yang kuat di kelas SUV ladder frame, yakni Mitsubishi Pajero Sport baru yang sudah kami review tapi belum diluncurkan dan Toyota Fortuner. Terus, apa sih bagus dan buruknya pada saudara kandung Kijang Innova dan Hilux ini? Nah, sekarang saatnya anda untuk tahu.

Eksterior

eksterior toyota fortuner 2016

Sangat mudah untuk menerima tampilan keseluruhan Fortuner baru ini, utamanya karena pengaplikasian chrome di eksteriornya tidak sebanyak rival yang chrome-nya bikin silau mata. Di depan, chrome hanya ada di gril, logo Toyota, aksen housing foglamp dan garis yang menghias di sekitar headlamp, membentuk alis. Tidak ada lagi nuansa sporty via air scoop di kap mesin seperti pada Fortuner VNT lawas, karena lubang udara untuk intercooler sekarang ada di bumper depan.

headlamp led toyota fortuner 2016 indonesia

Lampu depannya kini bentuknya sipit, sedikit ada nuansa ala-ala Range Rover Evoque karena sipitnya itu. Ingat, sedikit doang ya. Biar tidak kalah dengan pesaing, tipe SRZ dan VRZ sudah punya lampu projector dan LED DRL, berikut bohlam LED yang tidak hanya melayani fungsi lampu jauh, tapi juga berfungsi untuk lampu dekat. Jika dibandingkan dengan Pajero Sport Dakar, Fortuner minus headlamp washer, namun Fortuner pun sudah memiliki headlamp otomatis.

pelek toyota fortuner 2016 indonesia

Beranjak sedikit, kita ke fendernya. Jika Fortuner lama fendernya gembung, fender Fortuner baru sudah ikut program liposuction alias sedot lemak sehingga ukurannya mengecil dan lebih rata, tapi dipermanis dengan over fender warna hitam. Untuk tipe yang mahal, pelek 17 inci palang 6 jadi standar, sementara untuk tipe yang lebih mahal akan mendapat pelek 18 inci two-tone yang menurut kami proporsinya pas antara diameter pelek dengan ukuran ban. Waktu peluncuran, kami perhatikan ada Fortuner yang pakai Bridgestone, tapi ada juga yang pakai Dunlop.

spion toyota fortuner 2016 indonesia

Selain lampu sein, spion Fortuner punya welcome light yang akan menyala saat kita mendekat dan membuka kunci via remote. Jika sudah memperhatikan atap Fortuner, maka kelihatan lagi bahwa Fortuner tidak punya sunroof maupun panoramic roof di tipe tertentu, padahal Pajero Sport dan Everest punya. Keyless entry dengan tombol start-stop sih ada, tapi untuk tipe SRZ dan VRZ saja, tapi side step sudah ada di tipe manapun.

desain toyota fortuner 2016 indonesia

Toyota sangat bangga memamerkan tarikan desain ala Gunung Rinjani di garis kaca bawahnya, tapi memang unik sih, karena dicampur dengan aksen floating roof di pilar C dan D. Hasilnya oke, tidak norak sama sekali. Di bagian samping, chrome hanya bisa kita temukan di lis jendela serta door handle pada tipe SRZ dan VRZ. Dibanding Kijang Innova, bagian dalam spakbor Fortuner jauh lebih terlindung dengan baik dan tidak kopong, meski rem belakangnya masih teromol. ABS, EBD dan BA sudah standar di semua varian.

sensor parkir toyota fortuner 2016 indonesia

Semua Fortuner sudah punya sensor parkir di depan dan belakang, tapi hanya tipe VRZ dan SRZ yang punya kamera parkir, tapi tetap saja tidak ada garis-garis panduan saat kameranya aktif. Perlu diingat, mobil ini besar, jadi memarkirkannya bakal jadi isu tersendiri, terutama kalau baru pertama kali membawa mobil sebesar Fortuner. Jika Pajero Sport terkesan gundul karena tidak ada roof spoiler, Fortuner lebih pas karena benda tersebut sudah ada, tapi baik Fortuner maupun Pajero Sport sudah punya lampu LED di belakang.

Bedanya, desain lampu Fortuner jauh lebih wajar dan masuk ke selera banyak orang dibandingkan desain lampu Pajero Sport yang bikin batin teriris dan hati miris serta mata ingin menangis karena desainnya seperti mata lagi nangis. Fortuner sudah punya pintu bagasi elektrik di tipe VRZ dan SRZ, lengkap dengan memori ketinggian serta sensor safety anti terjepit. Jika sewaktu-waktu fitur ini tidak diperlukan, motor listriknya bisa dimatikan, tombolnya ada di sisi kanan pengemudi di bawah cup holder.

bagian belakang toyota fortuner 2016 indonesia

Menurut kami, power back door itu jauh lebih berguna dan proper daripada hanya sekedar vacuum door pada pintu belakang Kijang Innova. Overall, desain Fortuner baru ini jatuhnya lumayan cakep, dan seperti yang kami bilang tadi, desain ini bakal lebih klik ke selera mayoritas karena belum melenceng terlalu jauh dari desain yang wajar dan aman untuk sebuah SUV ladder frame, tapi tetap semua ada gaya masing-masing. Ford Everest itu gagah dan tangguh, Toyota Fortuner itu simpel dan elegan, Pajero Sport itu futuristik dan anti-mainstream, tapi tetap kembali ke selera individual saja.

Interior

Begitu membuka pintunya, kami jelas tidak kaget kalau desain keseluruhan interiornya sama dengan Kijang Innova maupun Hilux, mengingat mereka bertiga sejatinya adalah mobil yang sama. Itu baru secara visual, tapi saat kami mengandalkan indera peraba kami, ketahuan kalau ada yang beda. Jika Kijang Innova masih didominasi bahan plastik dan fabric bahkan hingga tipe termahal, maka tipe termahal Fortuner dipersiapkan dengan baik, karena mayoritas panel yang masih kelihatan mata penumpangnya sudah dilapis kulit sehingga terkesan mewah. Tipe termahalnya saja ya, sisanya mah tetap plastik dan fabric.

interior toyota fortuner 2016 indonesia

Ingat, itu hanya panel yang dilapis kulit, bukan soft touch seperti Mercedes Benz misalnya. Plastik keras pun masih ada, contohnya pada bagian dashboard atas dan doortrim depan-belakang, tapi upaya seperti ini layak diapresiasi. Sementara varian terendah hanya mendapatkan jok fabric, tipe yang mahal sudah mendapat jok kulit berwarna cokelat tua. Oh ya, kami suka doortrim-nya, desainnya tidak aneh dan kita bisa mengistirahatkan lengan kita di situ, jauh lebih proper daripada doortrim Kijang Innova yang sama sekali tidak bisa dijadikan sandaran tangan secara penuh.

setir dan jok toyota fortuner 2016 indoensia

Pengemudi Fortuner baru kini punya banyak mainan. Bukan hanya tombol-tombol setir yang terdiri dari tombol MID, audio, telepon dan paddle shift saja, namun pengaturan setir tilt dan telescopic kini sudah bisa dinikmati. Tambahan untuk tipe VRZ adalah jok pengemudi elektrik, supaya sepantaran dengan Pajero Sport Dakar dan Everest Titanium. Di balik setirnya, duduk manis sebuah panel instrumen yang identik dengan Kijang Innova dan Hilux. Tidak seperti lampu kabin mobil lain yang berwarna kuning, lampu kabin Fortuner SRZ dan VRZ bertipe LED yang bersinar putih.

head unit toyota fortuner 2016 indonesia

Mengandalkan head unit yang sama dengan Kijang Innova dan Hilux, kami suka layar sentuhnya yang responsif serta menu yang lengkap. Sebut saja MiraCast, MirrorLink, iPod, Bluetooth,media player, dan lain-lain. Tidak seperti Kijang Innova, Fortuner punya fitur navigasi yang tergolong fleksibel. Fungsi air gesture masih ada, tapi kami agak bingung di sebelah mana sensor geraknya. Turun sedikit, ada AC digital dengan pengaturan putar, tapi bukan putar-putaran murahan dan sudah tersedia mode Auto juga. Ventilasi AC tersedia sampai baris ketiga dengan pengaturan AC penumpang depan dan belakang terpisah.

penyimpanan toyota fortuner 2016 indonesia

Cooling box yang terletak di atas glove box penumpang depan masih sama dengan Kijang Innova, menjadi salah satu poin pemikat yang ada padanya. Kompartemen penyimpanan lain ada di depan-belakang tuas transmisi, kantong di doortrim, 4 cup holder di kabin depan dan console box yang semuanya cukup praktis. Transmisi manual dan otomatis Fortuner sama-sama 6 percepatan, dan di belakang tuas transmisinya barulah dijumpai tombol ECO mode dan PWR mode untuk memilih mode berkendara.

isofix toyota fortuner 2016 indonesia

Fitur keselamatan? Well, Toyota masih suka setengah-setengah dalam menyajikan fitur keselamatan, sebab jika ingin Fortuner yang punya 7 airbags, stability control, tracion control, hill start assis dan asisten pendukung keselamatan aktif maupun pasif lainnya, itu hanya ada di Fortuner 2.4 VRZ 4×4 yang harganya sangat mahal. Tipe di bawah itu airbag-nya hanya 3 dan tidak dapat stability control, traction control dll. Bukan apa-apa, soalnya fitur keselamatan varian bawah-menengah dan atas benar-benar kontras, sama seperti di Kijang Innova.

kabin baris kedua toyota fortuner 2016 indonesia

Masuk ke kabin baris kedua, bagaimana rasanya? Ruangan yang disajikan memang cukup, tapi entah mengapa rasanya bukan yang terlega di kelasnya,tidak leluasa, bahkan desain plafon bubble roof hanya sedikit memperlega ruang kepala. Untuk postur 178 cm, ruang kepala dan kaki yang tersisa tidak bisa dibilang leluasa, tapi jika tinggi anda di bawah itu, rasanya bakal nyaman-nyaman saja. Hal baiknya, jok baris tengah sudah punya pengaturan sliding dan reclining, dan penumpang juga berhak atas armrest ber-cup holder, power outler 12V dan pengait untuk menggantungkan barang bawaan.

roof monitor all new toyota fortuner 2016 indonesia

Fortuner tidak punya meja lipat maupun ambient lighting seperti Innova, tapi Fortuner punya roof monitor untuk penumpang belakang. Boleh juga, tapi monitor ini tidak rigid, karena saat disenggol-senggol dengan jari, gampang sekali mengayun atau bahasa kasarnya, masih ngewer-ngewer. Tidak hanya Fortuner saja lho yang begini, bahkan Toyota Alphard juga punya roof monitor yang ngewer-ngewer. Lampu kabin LED putih di tipe SRZ dan VRZ letaknya berdekatan dengan kontrol AC untuk penumpang belakang.

baris ketiga toyota fortuner 2016 indonesia

Fortuner tidak punya captain seat di tipe manapun, jadi sejak awal memang didesain untuk memuat 7 orang di kabinnya. Seperti standar mobil dengan banderol setengah miliar, joknya sudah ISOFIX, dan akses bangku belakang mudah karena sudah one touch tumble. Yah, seperti biasa, duduk di bangku baris ketiga amat sangat tidak baik bagi orang dewasa, karena mentok di kaki dan kepala, tidak ada alasan kuat untuk orang dewasa duduk di sana jika benar-benar terpaksa. Tidak seperti Kijang Innova yang didesain untuk mengangkut 3 orang di baris ketiga, Fortuner hanya didesain untuk 2 orang saja di baris itu. Paling tidak, penumpangnya masih dapat ventilasi AC, tempat penyimpanan dan sabuk pengaman.

bagasi toyota fortuner 2016 indonesia

Bagasi Fortuner sedikit lebih lega daripada yang lama, dan lagi-lagi sama seperti Innova, bangku baris ketiganya dilipat menyamping dan bangku baris keduanya dilipat ke depan, namun kini ada power outlet 12V di sisi kiri bawah bagasi. Pekerjaan melipat bangku belakang Fortuner sangat mudah dan enteng, bahkan anak kecil bisa melakukannya. Ban serep Fortuner diletakkan di kolong mobil, namun beberapa tipe sudah mendapat cover ban serep supaya terlihat lebih rapi.

Mesin

mesin toyota fortuner 2016 indonesia

Mesin diesel Fortuner setali tiga uang dengan Innova, yakni mesin berkode GD dengan spesifikasi 2.400 cc 4 silinder turbo yang tenaga dan torsinya sedikit dinaikkan dari Innova supaya kuat membawa bodi Fortuner yang mengidap obesitas. Sementara mesin dieselnya baru, mesin bensinnya masih versi jadul, 2.700 cc 4 silinder yang hanya dilengkapi teknologi Dual VVT-i. Kami bilang “hanya” soalnya perbedaan tenaga dan torsinya kecil sekali. Tidak sampai 3 PS dan 5 Nm.

Kesimpulan

Dengan harga varian termurah yang beda tipis dengan Kijang Innova Q hingga varian 4×4 yang harganya sudah tembus 600 jutaan, ada kesan kemahalan pada Fortuner 4×4, namun dengan varian yang lain, kenaikan harganya tergolong wajar dengan harga yang terkatrol sekitar 17-28 juta menurut Toyota. Perubahan desainnya sendiri bagus untuk sebuah generasi baru, tidak terlalu aneh dan tidak terlalu datar.

eksterior toyota fortuner 4wd 2016 indonesia

Desain interiornya meski mirip Innova, tapi lebih mewah dengan lapisan kulit di beberapa bagian biar plastik murah yang ada di dashboard dan doortrim bisa dimaafkan. Fitur-fiturnya cukup oke untuk sebuah generasi baru dibanding versi lama yang kosongan, biarpun tidak ada sunroof. Tapi kami agak bingung mengenai kabinnya yang tidak mengalami penambahan luas berarti, belum lagi roof monitor yang terkesan murahan karena masih mudah goyang-goyang.

dashboard toyota fortuner 2016 indonesia

Jangan lupakan rem belakang yang masih teromol, padahal Fortuner versi Australia rem belakangnya sudah cakram, dan mesin bensinnya tidak ada perubahan yang drastis. Jika ingin tahu reputasi mesin bensinnya, silakan tanya pengguna Fortuner bensin lawas. Catat juga bahwa Toyota tidak menyematkan fitur keselamatan yang sama di tiap trim, karena hanya tipe VRZ diesel 4WD matik yang punya 7 airbags, HSA, VSC, traction control dan lain-lain. Keselamatan di varian lain tergolong standar, yakni 3 airbags, ABS, EBD, BA, dan lain-lain. Agak bikin bingung untuk mobil yang harganya setengah miliar, karena standar fitur keselamatannya kok sama dengan mobil lain yang lebih murah?

toyota fortuner 2016 4wd indonesia

Sekilas waktu test drive juga, terasa kalau Fortuner baru ini lebih stabil daripada yang lama, karena saat bermanuver dan melintasi jalan jelek, kami merasa mobil ini lebih kaku, terutama di bagian kaki-kaki. Jangan senang dulu, itu bisa jadi berarti kenyamanan berkurang, tapi karena itu baru sekilas di arena test drive, kami sih tidak puas, kami harap bisa mengendarai full mobil ini untuk tahu apa saja perubahannya.

Okesip, jadi tinggal menunggu peluncuran Pajero Sport baru dari Mitsubishi, maka arena tempur SUV ladder frame antara Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner akan dimulai di pasar, aspal dan tanah. Ford Everest? Nanti dulu, kami ingin tahu kelanjutan Ford di Indonesia via kabar resmi yang ada. Apa opinimu mengenai Toyota Fortuner baru ini? Sampaikan di kolom komentar.

Agar lebih jelas, yuk saksikan video review All New Toyota Fortuner 2016 dibawah ini

Read Prev:
Read Next:
  • T_Boggard

    Muka depan mirip storm trooper

    • Always35

      Jahhh storm tropper wkwk untung gak kyk darth vader yakk ??

      • Aryo Wicaksono

        justru kalau mirip darth vader lebih keren lagi.
        “the dark side of this car is very strong.” :v

        • Levi

          ” Join the dark side, we have Fortuner ” :v

          • farid

            Wkwkwkwkwk….tagline nya keren sekali,buat strategi marketing iklan fortuner nya harus bertema star wars kalau bisa :v

          • Levi

            Betul”, apalagi HU’nya bisa dikendalikan By The Force of Jedi, alias gak pake nyentuh ?

          • farid

            Kalau itu mah air gesture

  • Aryo Wicaksono

    justru bagus sekarang pakai FMIC (Front Mounted Intercooler) daripada dulu TMIC (Top Mounted Intercooler) karena lebih anti “heat soak” walaupun sedikit lebih nge-lag karena pipa intercooler agak lebih panjang sedikit. Tapi, Bang, apa warna jok nggak ada pilihan lain selain warna cokelat? Ada jok warna hitam atau merah, nggak? (bisa aja sih jahit sarung ke tukang jok, tapi keluar duit lagi)

  • dik

    Saya mantan pengguna fortuner 2.7 v 4×4 tenaganya sangat sangat kurang bahkan untuk dari 0-120 km/h aja lama banget padahal dr baru isi shell super terus, dan yg bikin saya jual nih mobil karna borosnya itu ga tahan. Kemaren saya spk yg vrz 4×2 lux dpt 497,6 jt inden 3 bulan rencana mobil dateng bulan april, pengen nyoba yg diesel

    • Aryo Wicaksono

      ya namanya juga 4×4 pakai mesin bensin, Gan, mau merk apa aja wajar boros. anggaplah Agan sudah berjasa dalam mengurangi polusi karsinogenik asap mesin diesel, tapi bagus, Gan, sekarang udah ganti lagi. (padahal masalah akselerasi dan boros bisa diakali dengan piggyback)

      • kabe kabe

        Bisa beli mobil ky bgini msh mikirin boros apa gak.. wkwwkk .. ngelawak apa gimana dia tuh…

        • dik

          Kalo boros tapi tenaga nya pas mah masih bisa dimaklumin dah

      • dik

        Kalo saya sih lebih seneng maen standaran untuk mesin, ga berani ngotak ngatik

    • kalau udah sampe pinjem ya gan :v

      • dik

        Oke siap

    • farid

      Dan itu mesin diesel kode 2GD lho alias mesin diesel baru,jadi soal tenaga dan torsi lebih beda dgn mesin lama 2KD.buat fortuner baru mesin bensin nya masih tersedia yg 2700cc dari mesin lama,hanya saja buat mesin bensin udah diupgrade pake dual vvti dan kalau bicara performa masih sedikit terasa sama dgn mesin 2TR 2700cc lama

      • dik

        Nah iya justru itu yg bikin saya penasaran makanya itu saya beralih ke diesel

    • Astaga

      warna apa gan?

      • dik

        Warna hitam

  • Anonymity

    model eksterior sih oke, tapi dengan bertambah melar nya dimensi, malah panjang kap mesin yang bertambah, tapi interior makin sempit ya?

    • njk888 nik

      Kalau ane sih mending exterior compact, biar gampang manuver, parkir, lewat jalan sempit saat mau hindari macet di jalan utama, tapi interior lega. Lah jika badan gede, dalamnya sempit, ane sih rasa agak ” rugi ” ya. Cuman gaya doang seperti naik gajah, tapi nggak nyaman di dalam, dan itu dia, akan merepotkan saat manuver, cari parkir dan saat lewat gang sempit yang banyak sekali di Jakarta. Dan kota besar lain di Indonesia.

      Singkat kata, mobil ini ” kurang praktis “, kecuali pakai supir (itupun jika supirnya kurang pintar, ya risiko senggolan ama mobil lain karena agak susah parkirnya), atau jarang main ke gedung parkir / mall dimana banyak tempat parkir designnya pas pasan.

      Itulah kenapa orang bule di Eropa yang badannya gede gede aja tetap doyan mobil compact, karena di kota seperti Paris dll, mereka sadar pakai mobil gede itu amat tidak praktis. Jauh lebih enak pakai mobil medium size, dan juga City car.

      • Mika

        Jadi ente itu ngetik artikel ini lagi di london ya? 🙂

      • putra

        Ya itu resiko beli suv full size kaya pasport atau fortie ini gan. Tiap jenis kendaraan kan punya kapasitasnya masing2, gak mungkin dong lo punya smart for two terus lo mau ajak nge track, ngelibas batuan , nyebrang sungai yang ada keseret dan kelelep.
        Tapi sebaliknya smart for two enak banget dibawa ke jalan2 sempit dan gampang parkir.
        Mau praktis pake city car atau hatchback bisa muat banyak orang gak? Bisa buat jadi mobil tambang gak ? Nah itu balik lagi semua punya kapasitasnya masing2 🙂

        • abadi

          belum full size ini gan, full size itu setara land cruiser VX, nissan patrol, chevy tahoe dkk

      • Nurwan Farid

        Btw,betul gan orang Eropa senang mobil compact.jarang mereka pake mobil jumbo,dikarenakan jalan2 dlm kota banyak yg kecil2.

      • Aryo Wicaksono

        sejak kapan mobil suv segede gaban praktis untuk di dalam kota, ya? hehehe.

  • Levi

    Tetep yg disayangkan adalah rem tromol dan roof monitor yg konon katanya mudah ditutup

    Tp overall oke lah dgn banderol segitu, kalau masalah fitur mmg nggak banyak spy durability’nya bagus

    • Oki Ngew

      Kurang vsc doang. Airbag 7 nanti bakalan mahal, ebs & hsa kayaknya gk begitu berguna. Agak disayangkan kabinnya agak sempit

      • Levi

        Betul, ternyata masih legaan Innova kayaknya

        • farid

          Kalau melihat harga,mending pilih innova Q diesel yg udah punya VSC,7 airbag,HSA,smart entry dan start-stop button tapi dgn harga masih 400jutaan

          • Levi

            Tapi sayangnya model captain seat gan, dan joknya msh fabric, mana bs itu dipasangi cover jok, scra ada airbag sampingnya ?

          • Oki Ngew

            Airbag samping lengan depan? Emang gk bisa diakali ya? Liat di youtube jok kulit innova q 2.0 keren juga

          • Levi

            Emang bs ya gan ? Tmn gw kerja di bengkel variasi SJS, bilang kalau Q kagak bs diapa-apain gan, penghalangnya ya Airbagnya itu

          • Alfian

            kayaknya gan itu jok kulit bagian sampingnya dikasih gap
            sedikit gan

      • farid

        HSA(hill start assist) lumayan berguna,kan fungsinya mencegah mobil menggelinding kebelakang ketika rem dilepaskan dan fitur ini paling berguna kalau pas macet2tan di tanjakan,dan yg paling penting HSA bisa mengurangi beban hidup pengemudinya kalau stres macet ditanjakan :v

        • Astaga

          kyknya bisa ditahan pake rem tangan gan…agan saat mau jalan, posisikan dulu transmisi di D, lalu injak gas ke rpm yg pas utk torsi maksimal, trus langsung lepas rem tangannya, nanjak deh..dijamin ga bakal mundur deh gan

        • putra

          Berguna banget (bagi yang baru belajar mobil) mobil ane gak ada HSA tapi karena udh lancar jadi gak khawatir dan lancar2 aja gan 🙂

        • Oki Ngew

          Agak gk guna juga, karena hsa itu cuma nahan beberapa detik aja. Kalo tanjakannya curam, tinggal pasang handbrake

          • Yonathan Mp

            Gk guna HSA, bagi yg baru belajar mobil emang guna soalnya grogi di tanjakan. Kalau yg udah ahli ya pakai rem tangan dan lancar2 aja

  • kabe kabe

    Cukup varian termurah aja klo fortuner (bagi w) . Fitur safety dah >cukup , fitur2 kosmetik gk ada ya ora popo, gk gtu guna jg.. diesel manual bikin ngiler,

    • Levi

      Diesel Triptonic lah gan, aman nyaman sporty, tp IMHO ya ?

      • kabe kabe

        MT lah gan.. wkwkwkwk

        • Levi

          Tapi paha gede sebelah ntar gan ?

          • kabe kabe

            gak donk , msh aman kok.. yg gede malah yg lain klo w sih hahahahahayyy

          • Aryo Wicaksono

            kan pedal kopling berguna agar tetap fit di atas ranjang. :v

          • kabe kabe

            No komen ah hahahayyy

  • Vatoziz

    Kekurangan fatal, interior sempit,nyaman? rem tromol, no panoramic roof malah dikasih monitor roof yg ga guna, fascia depan kaya vampir kurang modip dikit, baiknya pake bodykit tuner2 new fortie di thai, power mesin kalah ama tetangga

    • Levi

      Tapi utk banderol harganya kayaknya lbh murah deh gan,

      Setuju, fatal utk tromol dan roof monitornya

      Tidak setuju utk mesinnya, power blh kalah tp utk konsumsi bbm dia lbh oke dr rivalnya, rata” Fortie dipake utk mobil dinas gan, bukan utk offroad

  • njk888 nik

    Salut ama team AM, seperti biasa, detail banget, dan cukup fair. Yang bagus di bilang bagus, kekurangannya juga di bahas jelas. Beda banget ama autobild Indonesia, media otomotif lain, yang kerjaannya cuman berani memuji semua mobil toyota, nggak berani bahas bagian kekurangannya, karena tujuan mereka bukan mau edukasi rakyat, tapi mau bikin pembacanya SENANG. Dan tentu nggak berani sentil toyota yang duit iklannya gede.

    Sekali lagi, well done crew AM !!! You are the BEST di Indonesia !!! Semoga jangan berubah !!!

    • putra

      Baca autobild mah kaya baca cerpen. Gajelas gabanget tapi lebih update

  • Astaga

    koreksi,BA hanya di varian VRZ 4×4, yg 4×2 cuma ABS dan EBD

    • farid

      Dapat info darimana gan?

      • Astaga

        dari brosur dan specnya gan, kalo varian yg kecuali VRZ 4×4 cuma ABS dan EBD, belum BA gan

    • Andy

      Buset dah. Ini Atoyot main sunatnya tetap parah..
      Boil2 yang lebih murah sudah pake, ini fitur safety tetap pelit.. Padahal local content sudah 75%. Ambil marginnya benar2 gede..

      • njk888 nik

        Inilah akibat konsumen di Indonesia tidak kritis. Mikirinnya resale value melulu…Padahal jaman sekarang resale value merek macam Ford, Mazda, Hyundai dll. udah jago juga dan ada berapa model yang kalahkan toyota malah…

        Pasar jadi sangat tidak balanced. Lihat aneka merek di negara maju seperti USA, Eropa, China, mana ada merek yang berani spekdown gila gilaan ? Karena kekuatan para merek besar nggak beda jauh.

        Di USA misalnya, penjualan Ford, GM, toyota, Honda, Hyundai, Kia, Nissan, dll tidak beda terlalu jauh. Di Eropa pun juga, meski VW dan Ford jago, tapi penjualan mobil Korea sudah cukup besar di sono. Dan mobil jepang juga masih lumayan, belum di depak.

        Jadi saat Ford tinggalkan Indonesia, yang fanatik mobil Jepang jangan senang dulu. Karena makin dikit merek di sini, nanti sangat risiko merek semi monopoly toyota dan honda spekdownnya akan makin ” kejam “. Karena nggak ada checks and balances seperti di negara maju.

        Seperti dulu kasus saat belum ada Shell, SPBU Pertamina gimana ? Juga dulu mau beli mobil keluarga ? Cuman ada kijang, panther dan kuda doang….Di negara lain banyak banget pilihan yang menarik..

        Peta saingan di Indonesia sudah seperti monopoly atau duopoly. Tidak menguntungkan untuk konsumen. Yang tau spek mobil di negara maju pasti tau deh betapah menyedihkan di Indonesia. Mobil 500 juta cuman dapat itu doang ? Jangan bilang pajak di Indonesia, di negara lain juga ada pajak, termasuk Eropa.

        Jelas merek yang dominan di Indonesia profitnya sangat besar. Contoh classic aja, silahkan banding fitur / harga Mazda CX-5 yang CBU Jepang vs honda crv dan fortuner yang CKD di sini.

  • ydsputra

    Tetap menanti review ford new everest

    • Aryo Wicaksono

      buat nostalgia, ya, Gan?

      • njk888 nik

        Jangan terlalu ungkit kasus Ford terus deh. Meski sangat di sayangkan dan tidak perlu sebenernya, tapi toh tau kah bahwa ada 1 anak perusahaan toyota, merek cukup terkenal, dia adalah si jagoan (di Indonesia) yang ciptakan dan memproduksi mobil avanza, agya dan rush, sudah hengkang sejak dulu dari banyak negara.

        Lebih lengkap adalah, dia hengkang dari USA di tahun 1992, berikutnya tahun 2012 mulai kabur dari Eropa, dan nggak lama kemudian hengkang lagi dari pasar mobil terbesar di dunia, China. avanza di sono di rebadge jadi mobil Tiongkok merek FAW.

        Jadi merek ini sudah hilang dari 3 pasar mobil utama di dunia : USA, Eropa, China. The BIG 3. Pasar lain kecil….

        Dia juga tinggalkan Afrika Selatan dan New Zealand di tahun sekitar 2013. Entah negara mana lagi yang sudah di tinggalkan dia. Namun anehnya saat ane mau komentar hal ini di detikcom, biar beritanya lebih fair dan berimbang, orang detik nggak tayangkan tuh. Aneh kan ? Kenapa info bahwa merek jagoan di Indonesia ini sejak dulu sudah lakukan apa yang Ford barusan lakukan, dan berapa kali pula, di sensor ?

        Sekali lagi, ane sangat tidak setuju, dan menurut ane sangat premature Ford tinggalkan Indonesia. Short sighted banget. TAPI, gimana pun juga langkah ini bukan yang pertama di lakukan sebuah merek otomotif.

        Jadi jangan kesannya Ford tindakannya kriminal kasus parah gitu. Kita harus fair juga kan ? Semoga nanti saat Ford ganti CEO di kemudian hari, mereka akan comeback lagi, seperti jaman dunia perang kedua, saat USA dan MacArthur di usir dari Filipina dan Asia Tenggara ama Jepang,

        MacArthur ucapkan kata terkenal ” I will Return ! “. Kadang ginian tergantung CEOnya. Jika nanti ganti, bisa jadi kembali lagi, meski tentu akan lebih sulit bangun kepercayaan lagi. Tapi intinya, hal macam ini TERJADI di negara lain. Kita harus sadar hal ini. Biar balanced.

  • Farrel

    Akhirnya keluar juga reviewnya. Soal desain aku sependapat sama mas Satrio, Fortuner ini elegan dan ya keren.

  • nusantara nusantara

    makin mahal aj, tapi yang pasti selagi masih pake sasis ipah, gak bakal menang lawan PJS klo main lumpur

  • njk888 nik

    Ada kabar baik dari Mitsubishi Pajero Sport. Jika fortuner rem belakangnya tromol meski versi paling mahal pun (padahal di Australia cakram semua), ane sempat mikir pasti Pajero bisa jadi ikut ikutan.

    Ternyata pagi ini lihat unit dan brosurnya. Yang Dakar sudah VENTILATED DISC (cakram) semua !!! Cuman exceed doang yang seperti fortuner. Dan udah pasti Dakar akan jadi top sellernya banding exceed anyway.

    Dan menurut ane, pajero lebih cakep di lihat langsung banding di foto / internet. Meski lampu belakangnya belum biasa lihatnya, tapi nggak sampai seperti di foto. Mungkin nanti akan jadi biasa, seperti lampu belakang alphard yang juga aneh.

    Meski Dakar belum di pasang rear spoiler, dan ane rasa pasti lebih gagah jika ada, tapi spoiler ini sudah bisa di pasang sendiri, karena Mitsu jadikan spoiler sebagai accesory optional.

    Cuman ane lihat exceed yang di pajang. Nanti siang tinggal ke Central Park lihat Dakar deh ! Sesudah lihat exceed dan mulai tau package Dakar, mulai rasa Dakar bisa jadi lebih worth it banding fortuner.

    Oh ya, ruang kaki baris 3 pajero juga lebih lega banding fortuner, dengan aturan baris 2 yang sama, meski nggak beda jauh. Tapi beda berapa centi lumayan juga. Ane duga jika Dakar di pasang rear spoiler, akan lebih bagus dan bantu neutralize lampu belakangnya yang untuk sebagian orang masih ” controversial “.

    Dan karena track record pajero lama vs fortuner lama sudah cukup panjang, yang masih ragukan nilai jual kembali pajero, ane sih ketawa aja. Please, cek sendiri sekarang harga pasaran Dakar lama vs fortuner lama di mobil123 misalnya. Jangan lupa konservatif, pilih misalnya tahun 2011, dan di urut dari harga termurah sampai keatas. Filter juga lihat iklan dari dealer only (showroom mobkas aja). Takutnya ada orang pribadi / kompetitor asal pasang iklan spoiler.

    Apakah Dakar kalah ? Coba deh cek sendiri. Awal Pajero lama keluar OK lah orang ragu, kan sekarang sudah ada track record harga jual kembali masing masing 10 tahun ada kan ?

    Tinggal sekarang evaluasi package masing masing dengan plus dan minusnya. Jangan lagi ragukan harga jual kembali Pajero Sport. Terutama DAKAR.

    Cuman terus terang, jika untuk ane sekarang, dulu pernah pakai pajero lama, sekarang malah sudah lebih suka SUV yang lebih medium size. Karena lebih praktis dan lincah, gampang parkir / manuver. Lagi doain BMW X1 baru nanti 600 jutaan. Lumayan juga nombok 100 jutaan pindah dari toyota / Mitsu ke BMW. Meski X1 lebih kecil, tapi interiornya lega. Lihat aja saudaranya sesama platform, BMW Active Tourer.

    Ane dah kirim email langsung ke BMW AG pusat Global. Semoga di baca dan si setujui untuk harga X1 baru di Indonesia April nanti. Karena ada sales BMW yang estimasi akan 800 jutaan, jelas gila, lompat dikit udah X3, siapa yang mau X1 harga segitu ? BMW akan rugi (karena salesnya pasti super sepi, rakyat Indo juga rugi, nggak bisa dapat X1 dengan harga yang make sense).

  • Yonathan Mp

    Pajaknya berapa ya itu ckckckckc……yg duit banyak ini yg beli

  • Afat Mitsubishi

    Paket Kredit all new pajero sport dakar 4×2 AT :
    DP/Bayar pertama: Rp. 195.754.000,
    angsuran per bulan : Rp. 9.390.000 x 47.

    DP/Bayar pertama : Rp.204.143.000,
    angsuran per bulan : Rp. 8.057.000 x 59.
    paket kredit all new pajero sport dakar 4×2 AT sudah termasuk asuransi All Risk 4 dan 5 tahun.

    PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) sebagai distributor meluncurkan Mitsubishi all new Pajero Sport dalam empat varian

    Daftar Harga All New Pajero Sport 2016 plat.B jakarta :

    1. GLX 4×4 MT Rp.495 juta

    2. Exceed 4×2 AT Rp.446 juta

    3. Dakar 4×2 AT Rp.496 juta

    4. Dakar 4×4 AT Rp.623 juta.
    *Wilayah Bogor plat.F BBN 3,5juta.
    *Garansi Mesin 3 Tahun / 100.000Km.

    Harga tersebut merupakan on the road Jakarta plat.B.
    Ada lima pilihan warna pada all new Pajero Sport :
    white pearl, sterling silver, black mica, titanium grey metalic, dan deep bronze metalic.

    *Promo Bonus kaca film Vkool dan Free Biaya Jasa Service s/d 50.000Km.

    PT KTB sudah membuka pemesanan unit melalui dealer resmi sejak 18 Januari 2016. Sebanyak 1.000 pemesan pertama berhak mendapat undian dengan hadiah satu unit all new Pajero Sport Dakar atau paket genuine accessories.
    1.Front Under Garnish.
    2.Rear Under Garnish.
    3.Side window Reflector.
    4.Tailgate Spoiler.
    Undian dibatasi sampai 18 Februari 2016.!!!

    informasi pemesanan hubungi Marketing Executive
    PT.Srikandi Diamond Motors
    Afat Patria : 082122261879 / 081908705902.
    Zainul Abror : 081310109339 / 0818798729.

    www. mitsubishipajerosport .net
    Penjualan All New Mitsubishi Pajero Sport keseluruh indonesia.
    #hargaallnewpajerosport2016 , #harganewpajerosport2016 #hargaallnewpajerosportdakar2016 , #paketkreditallnewpajerosport2016, #hargaallnewpajerosportexceed2016 ,#paketkreditnewpajerosport2016