First Impression Review MINI Cooper JCW : Exciting British Pocket Rocket!

First Impression Review MINI Cooper JCW : Exciting British Pocket Rocket!
0  komentar
mini-cooper-jcw-eksterior

Lombok, AutonetMagz – Merek mobil MINI yang kita kenal adalah MINI yang punya pengendaraan lincah, gesit, dan sangat fun to drive. Kedengarannya tiga hal tadi sudah cukup untuk menjamin kepuasan pemilik MINI yang doyan berkendara, tapi bagaimana jika tiga unsur kepuasan tersebut ditambah satu, yakni performa yang memompa adrenalin? Itulah yang bakal anda dapat di MINI Cooper John Cooper Works (JCW), MINI terkencang yang hadir di pasaran saat ini.

Berkat kesempatan yang disediakan oleh MINI Indonesia, kami pun bisa mencoba MINI Cooper JCW di Lombok selama tiga hari. Jadi, bagaimana sih rasanya mengendarai si kecil-kecil cabe rawit ini? Silakan simak artikel First Impression Review MINI Cooper John Cooper Works persembahan kami!

Eksterior

Desain MINI Cooper JCW masih sangat khas MINI, tampil dengan gaya yang menggemaskan. Tapi karena ini varian JCW, harus ada sejumlah treatment khusus supaya penampilannya lebih punya wibawa sebagai Cooper termahal dan terkuat. Contohnya ada di bumper depannya, sepasang air intake besar di bumper sudah duduk manis menggantikan posisi fog lamp yang ada di Cooper standar.

bumper-depan-mini-cooper-jcw

Pada bagian grilnya, ada emblem John Cooper Works terpasang sebagai penanda edisi khusus. Sedikit sejarah, John Cooper Works adalah tuner yang didirikan oleh putra dari John Cooper, yakni Mike Cooper yang mengabdi untuk memodifikasi dan menyediakan custom parts khusus untuk MINI. Sebagai penguat kesan sporty, ada garis merah yang melintang di gril.

Sisanya, front fascia MINI JCW masih mirip MINI lainnya, utamanya dengan headlamp bulat, bingkai chrome pada gril dan lampu depan serta beberapa unsur lain. Pada MINI JCW, ada kelengkapan tambahan berupa air scoop pada kap mesin dan cornering light pada lampu depan mobil. Sangat membantu untuk meningkatkan visibilitas di jalan berliku seperti di Lombok saat mulai gelap.

headlamp-mini-cooper-s-jcw

Penempatan emblem JCW dilakukan juga di area fender. Di unit yang kami tes, peleknya berdiameter 18 inci dengan desain yang sangat stylish dan sporty, spesial dari JCW dan dilabur kelir two tone. Jika anda mau melihat katalog yang disediakan MINI, anda akan menemukan 3 model pelek lain berukuran 17 inci yang mungkin pas dengan selera anda.

Ruang rodanya pun padat berisi, berkat hadirnya rem 4 piston berwarna merah cerah dan berlogo JCW. Rem tersebut menjamin British Pocket Rocket ini bisa anda jinakkan performanya, terutama di kecepatan tinggi.

pelek-mini-cooper-jcw

Bumper belakang MINI JCW juga tak luput dari sentuhan sporty, terima kasih kepada aksen bumper bermotif sarang lebah dan twin muffler yang diposisikan di bagian tengah. Emblem JCW di pintu bagasi menjadi pamungkas identitas JCW di luar. Di atap mobil ini, sebuah roof spoiler besar siap menjalankan tugasnya untuk menambah downforce saat mobil melaju kencang agar ia makin stabil.

mini-cooper-jcw-rear-eksterior

Warna spesial untuk MINI Cooper JCW yang kami jajal di Lombok adalah Rebel Green. Saat kondisi cahaya terang, warna ini tidak kelihatan hijau, malah kelihatan seperti warna hitam. Akan tetapi, warna ini pas dengan kombinasi warna atap dan spionnya yang dilabur kelir Chili Red. Apa lagi kalau bukan karena kesan imut dan menggemaskan dari MINI malah menjadi sporty dan tegas. Serius, kami sangat suka paduan warna dan karakter eksteriornya.

Interior

Layout dan desain MINI JCW masih tipikal MINI pada umumnya, stylish dan fungsional. Bukalah pintunya, maka yang pertama kali menyambut kita adalah door sill bertuliskan John Cooper Works di pintu, lengkap dengan aksen checkered flag supaya aura balapnya sedikit mencuat.

kabin-mini-cooper-jcw

Jok MINI JCW benar-benar sangat klop dengan gaya dan konsep utamayang diusung MINI JCW. Sepasang jok Recaro sport di depan siap mendekap tubuh pengemudi dan penumpang depan, lengkap dengan aksen jahitan merah dan lapisan kulit berkualitas. Pengaturannya lengkap sekali, mulai dari sliding, reclining, height adjuster, thigh support hingga lumbar support semuanya bisa diatur.

Kami sedikit menyayangkan akan absennya pengaturan jok elektrik dan memory seat di MINI ini, andai saja dihadirkan, tentu akan menjadi nilai plus lagi bagi MINI Cooper tersadis ini. Setidaknya, sekali duduk di jok ini rasanya pasti sudah asik dan langsung ingin segera menjajal mobil ini.

setir-mini-cooper-jcw

Di balik setir MINI JCW, ada panel insturmen yang didesain serba membulat. Mirip mobil-mobil mahal lainnya, fitur standar sudah termasuk MINI head up display yang akan menampilkan info-info yang berguna saat berkendara. Oh ya, setir MINI ini sudah dilapisi bahan kulit, penuh dengan tombol-tombol untuk mengatur audio, cruise control dan telepon. Sama seperti joknya, ia juga punya aksen jahitan merah.

mini-jcw-mini-connected

Sudah khas pada MINI baru, center cluster-nya dilengkap dengan lampu LED yang dapat diubah warnanya tergantung mood pemiliknya. Ada juga sih di MINI Cooper dan Cooper S, tapi di MINI Cooper JCW didesain eksklusif dengan bingkai logo dan aksen JCW di sekelilingnya. Layar di tengah ternyata punya banyak fungsi, yakni untuk multimedia dan performance monitoring.

Fungsi multimedianya diwakili via MINI Connected yang akan menampilkan info tentang radio, media player, navigasi, koneksi dan bahkan anda yang punya kamera action GoPro bisa dihubungkan ke sistem MINI Connected. Fungsi kedua, yakni performance monitoring bisa menunjukkan seberapa besar tenaga dan torsi yang kita pakai saat berkendara di jalanan dengan MINI. Tambah asik saja ya?

tombol-ac-mini-cooper-jcw

Di bawah lingkaran center cluster, ada pengontrolan AC digital dan beberapa tombol untuk pengoperasian driving aids semisal stability control, traction control, head up display dan start stop system, sementara tombol yang berwarna merah berfungsi untuk menyalakan dan mematikan mesin. Desainnya cantik, apalagi tata letaknya seperti tombol di kokpit pesawat terbang.

upper-switch-mini-cooper-jcw

Area sekitar spion tengah mobil pun ramai akan tombol. Tombol-tombol yang tersedia berfungsi untuk mengatur mekanisme buka-tutup panoramic sunroof, lampu kabin serta ambient lighting yang bisa disesuaikan dengan kemauan pengendaranya.

mini-cooper-jcw-iphone-docking

Armrest depan MINI JCW akan menjadi tempat yang pas untuk menaruh gadget seperti iPhone, karena sudah ada dock yang didesain khusus untuk smartphone buatan Apple tersebut. Sekali dikoneksikan via dock yang tersedia, aplikasi dan segala media yang ada di iPhone anda bisa juga diakses via MINI Connected.

speaker-mini-cooper-jcw

Kalau kualitas suaranya bagaimana? Ya memang sih, menu utama mobil ini adalah deru mesin 2.000 cc 4 silinder turbonya yang menggugah selera, tapi bukan berarti soal audio dikesampingkan. Seperangkat audio berkualitas dari Harman/Kardon siap melantunkan lagu kesukaan anda untuk menambah tingkat excitement saat berkendara dengan kualitas suara kelas wahid.

Tapi pastinya ada pertanyaan yang pasti muncul kalau sudah membahas MINI 3 pintu : Apa kabar kabin belakangnya? Sebenarnya biasa saja, akses keluar masuknya pun pas-pasan, tapi karena ini 3 pintu ya kami jadi maklum saja. Kabin belakangnya menawarkan sepasang jok, lengkap dengan cup holder dan sabuk pengaman. Sudah ISOFIX kah? Pastinya.

mini-cooper-jcw-rear-seat

Tapi ya kami ingatkan kembali, memangnya siapa yang mau beli MINI 3 pintu dan duduk di belakang? Lagipula ini MINI Cooper John Cooper Works, mobil yang dimiliki untuk dirasakan fun to drive-nya, bukan untuk duduk di pintu belakang dan menyuruh supir bayaran mengemudikan untuk kita. Kalau mau MINI yang kabin belakangnya lega dan aksesnya gampang, ada MINI Cooper dan Cooper S 5 pintu yang pernah kami review sebelumnya.

Mesin dan Performa

Di sinilah inti dari mobil ini. Apabila anda membeli MINI Cooper JCW, maka anda cenderung membayar lebih dari MINI Cooper S untuk mendapat mesin dan kaki-kaki yang sudah diramu khusus oleh ahlinya dari John Cooper Works. Spek boleh sama dengan MINI Cooper S, yakni 2.000 cc 4 silinder TwinPower Turbo, tapi berkat racikan tuner JCW, tenaga mobil ini bisa mencapai 231 hp di 4.750 rpm.

mesin-mini-cooper-jcw

Torsinya lebih menarik, karena jumlahnya sangat besar, bisa mencapai 320 Nm yang mulai terasa sejak 1.250 rpm. Wait, salah ketik ya? Tidak kok, memang sejak putaran segitu anda sudah bisa merasakan torsi besar tersebut, apalagi karena putaran idle mobil pada umumnya ada di sekitar 800-1.000 rpm, anda tinggal injak sedikit pedal gas mobil ini, dan respon akselerasi instan sudah bisa anda dapatkan.

Karena bobot MINI Cooper JCW tidak sampai 1.300 kg, lari dari 0-100 km/jam dalam waktu 6,1 detik itu hanya perkara kecil, pasti bisa dilakukan. Kecepatan tertingginya pun sanggup menorehkan angka 245 km/jam. So, bobot ringan, tenaga besar, torsi badak, transmisi sigap, sungguh paket yang sempurna untuk MINI JCW ini dijuluki British Pocket Rocket!

mini-cooper-jcw-lombok-sirkuit

Meski performanya sadis dan sudah layak untuk dipakai track day di sirkuit, konsumsi BBM yang dicapai mobil ini masih tergolong hemat. Berkat teknologi seperti start-stop system dan torsi raksasa, pengemudinya tidak perlu sering gaspol untuk mendapatkan akselerasi yang cukup untuk pemakaian sehari-hari. Oleh karena itu, MINI JCW sanggup menempuh 17,5 kilometer di rute kombinasi dengan 1 liter bensin. Irit juga bukan?

Kesimpulan

Jadi, ini dia puncak dari penelusuran kita kali ini. Apakah semua yang ditawarkan MINI Cooper JCW seharga 829 juta Rupiah ini benar-benar sangat worth di setiap rupiah yang kita bayar? Mungkin perlu anda tahu, MINI bukan hanya sekedar mobil. Mungkin bukan soal fungsionalitas atau nyamannya yang kita cari saat membahas dan mengendarai MINI, tapi kata yang paling cocok untuk menggambarkan MINI adalah UNIQUE dan FUN.

wallpaper-mini-cooper-s-jcw

Gaya sebuah MINI selalu punya keunikan yang khas, interior dan kualitasnya sangat layak dipuji, performanya pun salah satu yang paling sadis di kelasnya, dan rasa berkendaranya benar-benar menggambarkan apa itu F.U.N (akan kami bahas di artikel esok hari mengenai driving impressionnya). Apa yang kami maksud adalah, MINI sudah resmi menjadi Big Boys/Girls Toys, khususnya untuk mereka yang suka berkendara. Butuh lebih dari sekedar akal sehat dan uang untuk menikmati sebuah MINI, karena anda harus memiliki passion dan ketertarikan akan berkendara dengan mobil ini, dan itulah yang penting.

Stay tune terus di AutonetMagz untuk artikel Driving Impression MINI Cooper JCW, yang sangat benar-benar mendefinisikan apa itu rasa berkendara sebuah go-kart. Sampaikan pula komentarmu di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next:
  • AUTOMOTIVE

    BOOM!

  • zul ari

    829 juta off the road atau on the road??

  • Rafli Santosa

    kenapa g di videoin

    • Hillarius Satrio

      yang boleh pergi cuman 1 orang, dan agak kesulitan buat bikin video… minimal kalo mau bikin video kayak biasa, harus lebih dari 1 orang

  • ///AMG

    pesaingnya BMW M235i bukan?

    • Hillarius Satrio

      nggak lah, ini pesaingnya golf gti

  • gilang

    GCnya berapa ya om? Kompleks saya banyak poldur ngeri gasruk

    • Hillarius Satrio

      sekitar 142 mm.. asal poldurnya nggak sadis mah nggak akan gasruk pake mobil ini

  • farid

    merek MINI walau sejak jaman ketika merek ini dipegang oleh austin morris dari inggris hingga kemudian merek ini dibeli dari pabrikkan jerman BMW,tapi mobil ini sangat berkarakter,bernilai historis,rasa inggris,dan tentu saja fun to drive dimana sebagian orang pasti sangat suka menyetir mobil ini.hanya saja faktor harga yg menjadi kendala :’)

  • seseorang

    video in dong. kan lebih seru