BMW Indonesia Sanggup Bertahan Kuat Meski Didera Perlambatan Ekonomi

by  in Berita&BMW&International
BMW Indonesia Sanggup Bertahan Kuat Meski Didera Perlambatan Ekonomi
0  komentar
bmw 7 series white

AutonetMagz.com – Lebih susah pastinya untuk mempertahankan kinerja perusahaan di tengah situasi yang tidak menentu, bahkan cenderung merugikan. Tapi BMW adalah satu dari sekian perusahaan yang sanggup berdiri di saat-saat seperti tadi. Mereka mengalami pertumbuhan penjualan hingga 5,7% dan berhasil menjual 3.638 unit mobil BMW dan MINI, dengan rincian sebagai berikut, 2.700 unit BMW, 477 unit MINI dan 461 unit BMW Premium Selection dan MINI NEXT.

Karen Lim, selaku Presiden Direktur BMW Group Indonesia mengatakan “Angka ini mengukuhkan posisi kami sebagai satu-satunya brand otomotif premium Eropa di Indonesia yang secara konsisten mencapai hasil positif selama 5 tahun terakhir. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa BMW dan MINI, baik produk maupun layanan purna jual kami terus memenangkan hati pelanggan yang kian bertambah.

bmw-m3-sedan

Penjualan terlaris mobil BMW sudah bisa ditebak, pastinya berasal dari sedan BMW Seri 3 yang legendaris dengan angka penjualan sebesar 1.217 unit. Mengikuti di belakangnya, kakaknya yakni BMW Seri 5 pun mengalami pertumbuhan sebesar 11%. Sementara itu, BMW X5 juga makin laris 64% dan X4 bisa terjual dua kali lipat lebih banyak daripada penjualan sebelumnya. Segmen performa tinggi BMW M juga tidak luput dari kue manis itu, dengan peningkatan penjualan sebanyak 40%.

Di lain pihak, MINI bisa menjual 477 unit berkat adanya Cooper 3 pintu sebagai mobil terlaris MINI di Indonesia, lalu disusul Cooper 5 pintu dan Countryman di tempat kedua dan ketiga. Tahun 2016 ini akan spesial untuk BMW, karena tahun inilah BMW genap berusia 100 tahun. Efeknya bisa kita nikmati di Indonesia nantinya, karena BMW Group Indonesia akan membawa mobil-mobil baru di pasar kita.

mini cooper s 5 doors carbon edition front

Kami akan memasarkan model-model baru yang memikat, termasuk all new BMW X1 dan BMW M2 yang masih baru. Untuk MINI, akan segera datang MINI Clubman baru serta MINI Convertible,” ujar Karen. Oke, berarti catat model-model baru yang akan datang dari BMW ini, karena X1 bisa bersaing di kelas SUV – atau SAV kalau kata BMW – dan M2 baru akan menjadi rival kuat di kelas performance coupe. MINI juga, karena Clubman dan Convertible punya gaya unik yang tak bisa ditampik pesonanya.

Selain mobil, program pemanja pelanggan seperti BMW Driving Experience dan BMW Elite Card juga akan dilancarkan, di samping pemerataan layanan purna jual yang memang sudah wajib dilakukan merek mobil manapun. Apa komentarmu mengenai penjualan BMW Indonesia ini? Sampaikan di kolom komentar!

Read Prev:
Read Next:
  • T_Boggard

    BMW secara brand udah kuat, dibanding Mercy pun BMW memiliki karakteristik tersendiri… Apalagi disini BMW masih dibawah Astra, aman lah masbro…

    • Andy Ikha

      Bener bro… Lagian yg beli BMW itu kalangan yg secara materi berada di atas rata2 dengan asumsi tingkat pendidikan dan pemahaman terhadap mobil di atas rata2 pula… Mereka lebih mementingkan kualitas di atas harga… Hehehhe

    • er satria

      BMW masi dibawah astra ya? katanya dah pisah dr astra..astra jd dealer aja dan dipegang sm BMW Indonesia?

  • ekkyfir

    BMW makin memanjakan pelanggan nya… good job
    coba BMW tua bisa di manjakan jg ya… wkakak

  • Aryo Wicaksono

    ah, coba aja BMW nggak jualan sirion. #eh

  • loin

    BMW masih aman” gw rasa, soalnya target pasar mereka berbeda dengan ford

  • mas boy

    bmw ya pasti bertahan wong yg megang astra

  • tioz

    bmw lemahnya kalau keluar produk baru produk lamanya pasti lgsng kebanting kyk jatuh modelnya..beda dgn mercedez benz utk yg skrng2 ini produk baru kekuar tdk terlaku menjatuhkan model sebelumnya…

    • Aryo Wicaksono

      bagus deh. secara pribadi aku memang lebih suka mercedes dibanding BMW jadi kalau harga jual masih bagus kan enak.

      • njk888 nik

        Mercy GLA sayang banget. Ane sempat harap banyak dari calon SUV ” termurah ” Mercy ini, namun sayangnya, meski designnya lumayan, tapi wah interior cabinnya, terutama baris keduanya sempit banget. Udah jelas X1 akan menang dalam hal ini.

        Lihat interior Active Tourer, saudara sesama chassis X1 ini, lumayan lega interiornya. Headroom juga jauh lebih lega banding GLA.

        • Aryo Wicaksono

          kalau GLA mah memang salah satu produk gagal mercedes.

  • reyhan apriathama

    Merek Eropa sekaliber BMW Mercy udah pernah ngalamin masa sulit dalam penjualan dan mereka masih mampu bertahan karena customer nya amat sangat loyal sekali, skrg BMW harus mampu ngangkat nama mesin diesel nya aja karena mesin diesel nya punya kehematan setara mesin hybrid

    • Aryo Wicaksono

      tapi karsinogen, Gan.

      • njk888 nik

        Tergantung tipe dan standard BBM yang di pakai juga. Contoh SUV diesel seperti Mercy ML250 CDI, BMW diesel, Hyundai Santa Fe CRDi dll yang wajib pakai DEX vs diesel innova fortuner yang para pemiliknya hobi isi solar busuk, meski udah mampu beli SUV setengah Milliar, apakah emisinya SAMA ? Jelas beda dong.

        • Aryo Wicaksono

          Lha di Eropa solar semua udah pakai setingkat Dex masih tetap karsinogen, Gan, tapi memang kalau tiap hari minum biodiesel yang udah basi jelas bakal lebih parah.

  • njk888 nik

    Jika ada orang BMW yang baca topic ini, saran ane, nanti saat jual X1 model baru di bulan April IIMS, jangan bodoh dan ambil untung terlalu tinggi. Misalnya harga X1 baru 800 juta gitu. Bodoh. Kenapa ? Harga segitu untuk orang kaya mah nambah dikit udah bisa naik class ke X3 !!! Selisihnya tanggung. Atau pindah ke Mercy ML250.

    Buktinya Active Tourer dan Mercy GLA yang sama 1500 cc, harga 700 jutaan aja kagak laku. Siapa yang mau bayar harga mahal untuk mobil nggak terlalu besar, 1500 cc ??? Pada lari ke X3 / ML class.

    Buktinya X1 lama akhirnya di obral sampai 599 juta kan ? Artinya selama ini jual X1 lama, tiap mobil untungnya 100 juta lebih, kegedean itu untuk mobil medium size. Dari pada jual mahal nggak laku, terus akhirnya toh cuci gudang diskon gila gilaan, lebih masuk akal dari awal harganya udah masuk akal, volume besar, tetap ada profit, dan saat akhir tahun sisa stok juga nggak banyak, nggak perlu diskon 100+ juta gila gitu untuk habisin stok, yang rusak pasar bekasnya.

    Saran ane, nanti harga X1 model baru fairnya 600+ juta. Jangan 700, apalagi 800 juta lebih. Pasti banyak yang rela nambah 100 jutaan lompat dari SUV Jepang yang udah +- 500 juta ke BMW. Meski lebih compact, X1 tetap adalah BMW !! Ada keunggulan dan gengsinya sendiri.

    Apalagi X1 baru lebih besar dan lega ruang interior dan bagasinya banding yang lama. Lebih cakep pula. Dan jelas sangat praktis kemana mana. Body nggak terlalu bongsor, namun interior lega, mesin kencang hemat, fitur berlimpah, safety nggak usah di ragukan, harga 600+ juta, Dan BMW bok !! Lambangnya tetap beda ama agya…..

    Pasti BOOMING. Tapi jika 700+ atau 800+ juta, siap siap gagal…Pada ambil X3, dan itupun karena harga 1M, jaman resesi gini volume juga kecil. X1 model baru adalah kesempatan emas untuk BMW Indonesia. Set harga perlu cermat. Jangan pikir asal BMW pasang harga seenak jidat pasti laku.

    Mercy GLA, BMW Active Tourer 700+ juta aja gagal….Yang kenal orang BMW pusat jika setuju, mohon sampaikan saran ane ini….Rakyat Indonesia akan di untungkan jika bisa beli SUV compact X1 model baru ini nanti di harga +- 600 jutaan. Benar benar SUV yang sangat praktis dan berguna dalam banyak hal…

    Jika jual yang lama 599 juta aja mampu (nggak mungkin mereka jual rugi), jelas model barunya 600+ masuk akal kok. fortuner baru aja naik harganya cuman puluhan juta….Tinggal BMW pusat sadar nggak kesempatan emas ini. Calon volume maker, atau kegagalan kedua setelah seri Active Tourer…