First Drive BMW 218i GranCoupe : Cocok Sebagai BMW Pertamamu!

by  in Berita&BMW&BMW
First Drive BMW 218i GranCoupe : Cocok Sebagai BMW Pertamamu!
0  komentar

Surabaya, AutonetMagz.com – Beberapa waktu lalu, BMW Indonesia sempat mengejutkan publik di Indonesia dengan keberanian mereka memperkenalkan BMW 218i dalam bentuk Grancoupe dan dirakit lokal pula. Alhasil, mobil ini menjadi BMW paling affordable yang bisa kalian beli saat ini, bahkan lebih affordable ketimbang BMW X1 sekalipun. Nah, kali ini tim AutonetMagz Surabaya mendapatkan kesempatan untuk mencoba singkat BMW 218i GranCoupe. Lantas, bagaimana rasanya? Yuk ikutin terus artikel ini.

Handling Lincah, Tenaga Cukupan

Saat kami masuk ke dalam kabin BMW 218i GranCoupe, sebenarnya nuansa sebuah BMW memang sudah terasa, walaupun memang tidak semewah seri 3 apalagi seri 5. Kalau diperhatikan, dashboard BMW 218i GranCoupe memiliki desain yang driver oriented, khas BMW. Saat duduk di belakang kemudinya, kami juga bisa merasakan bahwa posisi berkendaranya bisa cukup rendah, khas sebuah sedan atau lebih tepatnya grancoupe. Mulai berjalan, mobil ini terasa sangat lincah. BMW 218i GranCoupe terasa kecil saat bermanuver di padatnya kota Surabaya bagian barat. Setirnya cukup presisi walaupun rasanya memang agak hambar, khas EPS.

Peredaman kabin mobil ini juga tergolong bagus, kalaupun ada suara yang masuk adalah suara kolong saat jalanan tidak terlalu mulus. Bagaimana peformanya? Well, mesin yang digunakan mobil ini adalah mesin 1.500cc 3 silinder turbo yang punya tenaga maksimal 140 hp dan torsi 220 Nm. Saat kami kickdown dari keadaan rolling, masih terasa turbo lag beberapa saat hingga mobil bereaksi. Kabar baiknya, torsi maksimal sudah bisa didapatkan di 1.480 rpm, dimana kami merasa tendangan tenaga baru terasa saat mesin berputar di atas 2.000 rpm. Sayangnya, getaran khas mesin 3 silinder masih tidak bisa disembunyikan rapat – rapat, walaupun pada dasarnya masih lebih teredam ketimbang mobil 3 silinder non premium.

Bisa Jadi BMW Pertamamu

Sebuah fitur yang kami kurang sukai adalah sistem BMW Auto Start Stop yang terbilang cukup sensitif saat akan menyala-matikan mobil. Namun, di sisi lain, sistem auto hold di mobil ini sangat halus, bahkan kesannya seamless. Bagasi di BMW 218i GranCoupe juga terbilang lega, walaupun ruang di bangku baris keduanya tidak terlalu wow. Wajar saja karena mobil ini masuk di segmen mobil kompak. Overall, BMW 218i GranCoupe bisa menjadi opsi yang menarik bagi kalian yang ingin mencicipi sebuah BMW, namun enggan membeli BMW X. Unit yang kami gunakan merupakan pinjaman dari Astra BMW Surabaya, jadi kalian bisa kontak mereka jikalau kepo dengan rasa berkendaranya.

Bagaimana menurut kalian, kawan??

Read Prev:
Read Next: